web analytics
  

Berdaya di Tengah Pandemi: Dari Sales Motor ke Pengusaha Masker Kain Bermotif

Selasa, 29 Desember 2020 15:43 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Berdaya di Tengah Pandemi: Dari Sales Motor ke Pengusaha Masker Kain Bermotif, Masker Kain Bermotif,UMKM Kota Bandung

Warga memakai masker di Terminal Cicaheum, Jalan Jendral Ahmad Yani, Kota Bandung, Selasa (3/11/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BANDUNG KULON, AYOBANDUNG.COM -- Cerita Dendi Sopandi (41) adalah cerita orang yang terdampak hebat oleh pandemi Covid-19. Tiba-tiba saja ia harus kehilangan pekerjaan sebagai sales di salah satu perusahaan otomotif yang dijalani selama tiga tahun terakhir.

Pada bulan Juli 2020 lalu, perusahaan tempat Dendi bekerja mengirimkan surat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepadanya. Sempat dibuat syok, Dendi berusaha menerima kenyataan mengingat situasi pandemi yang melumpuhkan segalanya.

"Bulan Juli saya dapat uang pesangon. Awalnya saya bingung uang ini akan dikemanakan, akan dibuat apa supaya tidak cepat habis," ujarnya kepada Ayobandung.com, Sabtu (18/12/2020).

Suatu hari sang istri pulang dari pasar menggunakan masker kain. Dedi tertarik dengan keunikan masker kain bermotif tersebut.

"Saya tanya ke istri saya: Mah itu maskernya lucu, beli dimana? Sini coba lihat bahannya lembut, gak?," tutur menceritakan kembali kejadian di hari penting itu.

Sebelumnya tidak ada tebersit sedikit pun ide di pikiran Dendi untuk memulai usaha berdagang masker kain. Ia dan istri bahkan sudah berencana untuk membuka warung masakan di depan rumahnya.

"Awalnya saya mau buka warung nasi. Ya jualan masakan gitu. Istri saya yang masak. Ga kepikiran buat buka usaha masker ini," katanya.

Dendi mulai memberanikan diri untuk mencoba peruntungannya di dunia bisnis. Sebagian uang pesangon yang ia dapat digunakan untuk modal awal pembuatan masker kain bermotif.

"Ya bismillah aja, saya juga kan gak paham banget bisnis. Jadi awalnya sempat ragu, tapi alhamdulillah ada jalannya," ucap Dendi.

Saat ini Dendi telah memiliki toko berukuran sedang yang terletak di Cigondewah, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung. Ia juga telah memiliki mesin pemotong kain berukuran besar.

"Alhamdulillah setelah kena PHK saya sekarang jadi buka usaha masker. Apa-apa susah saat pandemi ini. Gak kerasa udah hampir 5 bulan saya usaha masker ini," katanya.

Penghasilan Dendi sebagai produsen masker kain terbilang cukup fantatis. Ia mengaku pendapatannya saat ini 2 kali lipat dari upah sebelumnya saat menjadi sales motor.

"Kalo sekarang omset sebulannya bisa hampir Rp 10 juta, tapi tergantung pemesannya. Kan kita kirim-kirim juga ke Jakarta lalu ke luar pulau Jawa juga ada. Namanya juga usaha kadang di atas, kadang di bawah," ujarnya.

Dendi memiliki tiga orang pegawai. Semuanya adik perempuan sang istri yang memiliki kemampuan di bidang garmen.

"Dulu mereka kerja di pabrik garmen. Ya nasibnya sama seperti saya, kena PHK. Ya setidaknya mereka punya dasar kemampuan di bidang garmen. Saya dan istri juga ikut turun tangan," tuturnya.

Dalam sehari, Dendi bisa memproduksi 1.000 masker kain bermotif. Masker yang diproduksi akan dikirim ke berbagai wilayah Indonesia.

Di toko milik Dendi, pembeli akan terlebih dahulu dipersilakan untuk memilih jenis kain. Harga setiap kain berbeda-beda tergantung kualitasnya.

"Untuk yang senasib dengan saya, yang kena PHK juga, ya jangan putus asa karena kesempatan di depan masih terbuka lebar asalkan kita mau usaha. Itu saja. Kalau dipikir-pikir saya punya anak dua masa iya saya nganggur. Nanti anak makan apa," ujar Dendi.

Lebih Baik dari Scuba

Di masa pandemi Covid-19 sempat muncul tren pemakaian masker scuba dengan harga yang murah. Namun belakangan terbit larangan resmi dari pemerintah karena penggunaan masker jenis ini terbukti tidak cukup memberikan perlindungan.

Sebagai gantinya, muncul tren penggunaan masker kain bermotif. Macam-macam tampilannya, dari batik hingga garis-garis. Tidak hanya di pinggiran jalan, masker kain bermotif juga laris dijajakan di lapak daring (online). Meski harga sedikit lebih mahal, masker jenis ini memberikan perlindungan yang lebih baik bagi penggunanya.

Imas Purwati (56) mengaku memesan 300 buah masker kain bermotif di toko milik Dendi. Dia berencana membagikan masker-masker itu ke rekan-rekan kantornya.

Imas mengakui kualitas masker kain lebih baik ketimbang masker scuba. Meskipun harga masker kain lebih mahal, yang paling utama adalah kesehatan.

"Ini saya beli yang motif batik dan motif salur. Harga satuanya ini Rp 15 ribu, tapi karena saya beli banyak jadi dapat diskon jadi Rp 12 ribu per buah. Ya tidak masalah sedikit lebih mahal, yang penting kita sehat pakai masker di pandemi saat ini," jelasnya.

Imas menuturkan, kain yang digunakan Dendi untuk masker motif memiliki tekstur yang lembut dan tidak kaku. Terlebih, Imas sangat menyukai masker dengan motif batik.

"Ini loh kainnya lembut dan tidak kaku. Jadi ga eungap dan ga sakit juga di wajah. Enak adem saat dipakai juga," katanya.

Imas sangat peduli dengan kesehatannya. Dia juga berharap agar pandemi dapat segera berlalu.

"Penginnya cepet-cepet selesai pandeminya. Ya normal lagi seperti dulu, kita kan capek kalau gini-gini terus. Kasihan masyarakat yang susah nyari kerja," ucapnya. 

Editor: Tri Joko Her Riadi

terbaru

Cuaca Bandung Berpotensi Cerah Berawan hingga Siang Nanti

Bandung Minggu, 28 Februari 2021 | 05:49 WIB

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberi informasi prakiraan cuaca untuk wilayah Bandung, Minggu (28...

Bandung Raya - Bandung, Cuaca Bandung Berpotensi Cerah Berawan hingga Siang Nanti, BMKG,Cuaca Bandung Hari Ini,Cuaca Bandung,ramalan cuaca

Pengelola Kafe dan Tempat Hiburan Malam Kota Bandung Wajib Tes Covid-1...

Bandung Sabtu, 27 Februari 2021 | 15:11 WIB

Pengetesan Covid-19 diberikan diberikan baik kepada pegawai maupun pengunjung. Metode pengetesan yang dilakukan minimal...

Bandung Raya - Bandung, Pengelola Kafe dan Tempat Hiburan Malam Kota Bandung Wajib Tes Covid-19 Pengunjung, pengusaha wajb lakukan pengetesan Covid-19,pengetesan Covid-19 secara berkala,Rapid Test Antigen, Ahyani Raksanagara,Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna

Dinkes Kota Bandung: Belum Ada Laporan Efek Samping Berat Vaksinasi Co...

Bandung Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:43 WIB

Kota Bandung tengah melangsungkan vaksinasi Covid-19 tahap kedua, menyasar lansia hingga pedagang pasar.

Bandung Raya - Bandung, Dinkes Kota Bandung: Belum Ada Laporan Efek Samping Berat Vaksinasi Covid-19, Efek Samping Berat Vaksinasi Covid-19,Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua,Dinas Kesehatan Kota Bandung,peserta vaksinasi,gangguan kesehatan pascapenyuntikan,Vaksinasi Pedagang Pasar,vaksinasi Pedagang Pasar Kota Bandung,Vaksinasi Lansia

Vaksin Covid-19 untuk Pedagang Pasar Kota Bandung Dimulai di Pasar Sed...

Bandung Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:11 WIB

Pasar Sederhana menjadi tempat perdana digelarnya vaksinasi massal bagi pedagang pasar.

Bandung Raya - Bandung, Vaksin Covid-19 untuk Pedagang Pasar Kota Bandung Dimulai di Pasar Sederhana, Vaksin Covid-19 untuk Pedagang Pasar,vaksinasi Pedagang Pasar Kota Bandung,vaksinasi massal bagi pedagang pasar,Pasar Sederhana,Vaksinasi di pasar,Vaksinasi Covid-19,pedagang pasar di Kota Bandung,Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Kota Bandung 27 Februari 2021

Bandung Sabtu, 27 Februari 2021 | 05:23 WIB

Lokasi SIM Keliling Online Kota Bandung, Sabtu (27/2/2021) berada di 2 lokasi.

Bandung Raya - Bandung, Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Kota Bandung 27 Februari 2021, SIM Keliling Kota Bandung,Lokasi SIM Keliling Kota Bandung,Jadwal SIM Keliling Kota Bandung,lokasi perpanjangan SIM di Kota Bandung,Lokasi perpanjangan SIM Bandung hari ini,Polrestabes Bandung,syarat memperpanjang SIM,biaya perpanjangan SIM di Bandung

Prakiraan Cuaca Kota Bandung Hari Ini 27 Februari 2021

Bandung Sabtu, 27 Februari 2021 | 04:41 WIB

Cuaca Bandung hari ini, Sabtu (27/2/2021) diprediksi hujan ringan siang hingga malam.

Bandung Raya - Bandung, Prakiraan Cuaca Kota Bandung Hari Ini 27 Februari 2021, Cuaca Kota Bandung,prakiraan cuaca Kota Bandung,prakiraan cuaca Kota Bandung hari ini,Cuaca Bandung Hari Ini,Cuaca Bandung,cuaca Bandung BMKG,Prakiraan Cuaca Bandung,Cuaca Bandung Terkini

Waktu Salat Bandung dan Sekitarnya 27 Februari 2021

Bandung Sabtu, 27 Februari 2021 | 01:08 WIB

Berikut jadwal salat Kota Bandung dan sekitarnya, Sabtu (27/2/2021)

Bandung Raya - Bandung, Waktu Salat Bandung dan Sekitarnya 27 Februari 2021, Waktu salat Bandung,Waktu salat Bandung dan sekitarnya hari ini,waktu salat Bandung Hari ini,jadwal salat Kota Bandung,Zikir sesudah salat,salat lima waktu,salat tepat waktu

5 Kepala Daerah di Jabar Hasil Pilkada Serentak 2020 Resmi Dilantik

Bandung Jumat, 26 Februari 2021 | 20:01 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik lima kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2020 di Gedung Merdeka, Kota Bandung...

Bandung Raya - Bandung, 5 Kepala Daerah di Jabar Hasil Pilkada Serentak 2020 Resmi Dilantik, Pelantikan 5 Kepala Daerah di Jabar,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Ridwan Kamil Lantik 5 Kepala Daerah,Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak
dewanpers