web analytics
  

Libur Natal 2020, Kunjungan Kebun Binatang Bandung Turun Drastis

Jumat, 25 Desember 2020 15:38 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Libur Natal 2020, Kunjungan Kebun Binatang Bandung Turun Drastis, Kebun Binatang Bandung,Bandung Zoo,Tempat Wisata di Bandung,Wisata di Bandung

Pengunjung Kebun Binatang Bandung. (Ayobandung.com)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM -- Sebelum pandemi Covid-19 melanda, momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) biasanya menjadi saat dimana kunjungan ke Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo melonjak. Wisatawan dari dalam dan luar Kota Bandung berbondong-bondong menjadikan kebun seluas 14 hektare tersebut sebagai tujuan rekreasi.

Ramainya kunjungan ke Bandung Zoo juga kerap berimbas pada kemacetan lalulintas di kawasan Jalan Tamansari dan sekitarnya. Para pedagang kaki lima mulai dari penjaja makanan hingga suvenir ramai berjualan di sepanjang ruas jalan tersebut.

Pemandangan itu berubah 180 derajat tahun ini. Di libur Natal saat ini, Jumat (25/12/2020), hingga siang hari ruas jalan Tamansari terpantau lengang bahkan cenderung sepi.

Pasalnya, kunjungan ke salah satu tempat wisata primadona Kota Bandung tersebut juga merosot tajam. Berdasarkan data yang dimiliki Humas Bandung Zoo Sulhan Syafi'i, kunjungan hingga siang hari ini bahkan tidak sampai 1/10 dari total kunjungan di Natal tahun kemarin.

"Di tanggal 25 tahun kemarin kunjungan itu sampai 6.095 orang. Tahun ini kita tidak pasang target, tidak berharap banyak. Operasional tidak ditutup saja sudah bersyukur," ungkap Aan, sapaan Sulhan saat ditemui di Bandung Zoo.

Dia mengatakan, hingga pukul 12.00 WIB hari ini, kunjungan ke Bandung Zoo baru mencapai 554 orang. Dia memprediksi, angka tersebut tidak akan bergerak signfikan hingga tutupnya jam operasional di pukul 16.00 WIB.

"Prediksi saya sih tidak akan lebih dari seribu orang hari ini. Dalam satu hari bisa lebih dari seribu kunjungan itu sudah bagus sekali," ungkapnya.

Aan juga menyebut angka kunjungan sehari-hari selalu berada di bawah 30% dari total kapasitas pengunjung. Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Bandung saat ini menerapkan aturan maksimal keterisian tempat wisata sebanyak 30% dari kapasitas aslinya.

"Mau dibatasi maksimal 30% pun, sebenarnya dalam sehari-hari angka kunjungan kita tidak sampai segitu. Tidak pernah dalam satu waktu angka kunjungan itu lebih dari 30% sampai orang harus menunggu. Lebih sering sepi," paparnya.

Situasi tersebut terjadi sejak Covid-19 melanda dan tidak membaik selepas PSBB dicabut pada akhir Juni. Sejak saat itu, kunjungan ke Kebun Binatang Bandung hampir tidak pernah menembus angka hingga 2.000 orang per-hari.

"Kecuali pada saat libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW kemarin. Itu dalam satu hari kita kunjungan mencapai 3.000 orang. Kemarin itu rekor kunjungan paling banyak setelah PSBB. Libur Natal sekarang adalah yang paling sepi dibanding libur panjang lainnya tahun ini," ungkapnya.

Dia juga menyebut Kebun Binatang Bandung sebenarnya memiliki sejumlah fasilitas dan wahana anyar tahun ini. Namun hal tersebut tidak dapat dipublikasikan secara masif mengingat angka penyebaran Covid-19 di Kota Bandung yang masih terus meningkat setiap harinya.

Aan juga menyebut pihaknya berupaya memperketat penerapan protokol kesehatan di libur panjang kali ini. Meskipun, dia mengaku pihaknya belum mampu menyediakan rapid test antigen bagi pengunjung sebagaimana yang disarankan pemerintah.

"Pengunjung diminta cuci tangan pakai sabun, pakai masker, cek suhu tubuh dan mengisi barcode data kunjungan. Untuk antre tiket maksimal satu orang per-rombongan agar tidak menumpuk," ungkapnya.

"Tapi kita jujur saja belum bisa sediakan rapid test antigen karena keterbatasan dana. Kalau dibebankan pada pengunjung juga berat," jelasnya.

Namun, dia menyebutkan, pihaknya telah dihubungi oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung untuk memperoleh bantuan rapid test antigen. Terkait jumlah alat tes yang diberikan hal tersebut masih didiskusikan.

"Belum tahu persisnya akan dikasih berapa, dan apakah gratis atau berupa subsidi. Petunjuk teknis dan pelaksanaanya belum dibahas lebih lanjut," ungkapnya. 

Editor: Andres Fatubun

terbaru

Pangdam Siliwangi Pimpin Rapim 2021

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 22:44 WIB

Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, membuka rapat pimpinan tahun 2021 di Aula Graha Tirta Jalan Lom...

Bandung Raya - Bandung, Pangdam Siliwangi Pimpin Rapim 2021, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto,Rapim TNI AD 2021,penanganan Covid-19

Jumlah Pengangguran di Kota Bandung Meningkat

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 19:58 WIB

Jumlah pengangguran di Kota Bandung pada 2020 disebut meningkat dari tahun sebelumnya. Kondisi pandemi Covid-19 menjadi...

Bandung Raya - Bandung, Jumlah Pengangguran di Kota Bandung Meningkat, Jumlah Pengangguran di Kota Bandung,Angka Pengangguran Kota Bandung,Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung

Jadi Korban Hipnotis di Area ATM Japati, Wanita Kehilangan Uang Rp3 Ju...

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:45 WIB

Rani mengaku kehilangan uang sekitar Rp3,4 juta yang merupakan hasil kerjanya selama satu bulan.

Bandung Raya - Bandung, Jadi Korban Hipnotis di Area ATM Japati, Wanita Kehilangan Uang Rp3 Juta, Penipuan,Hipnotis,ATM,Korban,Kehilangan,Uang

Sering Langgar Aturan PSBB, Izin 2 THM di Bandung Disarankan Dicabut

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:33 WIB

Perizinan dua tempat hiburan di wilayah Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung disarankan dicabut lantaran sering melangg...

Bandung Raya - Bandung, Sering Langgar Aturan PSBB, Izin 2 THM di Bandung Disarankan Dicabut, Hiburan malam di Bandung,tempat hiburan malam di bandung,Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),PSBB Bandung,PSBB

Langgar Prokes, Izin Operasional 2 Tempat Usaha Terancam Dicabut

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:28 WIB

Hal itu terpaksa dilakukan karena dua tempat usaha tersebut sudah melakukan pelanggaran secara berulang.

Bandung Raya - Bandung, Langgar Prokes, Izin Operasional 2 Tempat Usaha Terancam Dicabut, Bandung Wetan,Izin Operasional,protokol kesehatan (prokes),Pelanggaran

Wakil Wali Kota Acungkan Jempol Buruan Sae Komplek Rafflesia

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:25 WIB

Yana memberikan apresiasi kepada warga RW 14 karena dapat menghidupkan Buruan Sae dengan baik. 

Bandung Raya - Bandung, Wakil Wali Kota Acungkan Jempol Buruan Sae Komplek Rafflesia, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,Buruan Sae Komplek Rafflesia,Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan),CSR PT. Pindad,Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar

Peringati HPN, PWI Kota Bandung Laksanakan Donor Darah

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:03 WIB

Ketua PWI Kota Bandung Hardiyansyah mengatakan, dari total 30 anggota PWI Kota Bandung yang hadir, sebanyak 10 anggota m...

Bandung Raya - Bandung, Peringati HPN, PWI Kota Bandung Laksanakan Donor Darah, donor darah PWI Kota Bandung,Hari Pers Nasional PWI Kota Bandung,Ketua PWI Kota Bandung Hardiyansyah,PWI Kota Bandung

Kota Bandung Terima Bantuan 440 Unit Perbaikan Rutilahu

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:00 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerima bantuan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari senilai Rp7,7...

Bandung Raya - Bandung, Kota Bandung Terima Bantuan 440 Unit Perbaikan Rutilahu, Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu),Pemerintah Provinsi Jawa Barat,Program Pemulihan Ekonomi Nasional,Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung,Wali Kota Bandung Oded M. Danial

artikel terkait

dewanpers