web analytics
  

4 Manfaat Beras Basmati, Pilihan untuk Menyehatkan Jantung

Jumat, 25 Desember 2020 08:35 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Gaya Hidup - Sehat, 4 Manfaat Beras Basmati, Pilihan untuk Menyehatkan Jantung, Beras Basmati,sakit jantung,pemicu sakit jantung,gagal jantung,gula darah,Cara Menurunkan Gula Darah,Kadar gula darah,gula darah tinggi

Ilustrasi beras. (white kim dari Pixabay )

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Beras basmati sering digunakan dalam nasi briyani dan terkenal karena rasa dan aromanya yang sedap. Di balik itu, beras basmati juga menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan tubuh yang sayang untuk Anda lewatkan.

Dikutip dari alodokter.com, Beras basmati telah dibudidayakan sejak ribuan tahun silam di India dan Pakistan. Namun, kini beras basmati telah dinikmati oleh banyak masyarakat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Berbeda dari beras biasa, beras ini memiliki ukuran yang lebih panjang dan ramping.

Beras basmati tersedia dalam 2 jenis, yaitu beras basmati putih dan beras basmati cokelat. Keduanya memiliki cita rasa dan aroma yang seperti kacang dan nilai gizi yang tinggi, sehingga cocok untuk menjadi pilihan yang lezat untuk menu pola makan sehat Anda.

Berkat kandungan gizinya yang cukup beragam, ada segudang manfaat beras basmati bagi kesehatan yang bisa Anda peroleh, di antaranya:
1. Mengontrol kadar gula darah
Sebagian besar jenis beras, terutama beras putih, memiliki indeks glikemik yang tinggi. Artinya, konsumsi nasi putih bisa dengan cepat meningkatkan kadar gula darah. Gula darah yang tinggi dan tidak terkontrol lama-kelamaan bisa meningkatkan risiko gangguan metabolisme, seperti diabetes dan obesitas.

Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi beras basmati cokelat. Beras ini diketahui memiliki indeks glikemik yang lebih rendah daripada jenis beras lainnya. Selain itu, serat dan protein di dalamnya juga dapat menjaga kadar gula darah.

Dengan khasiatnya ini, beras basmati cokelat dinilai lebih ramah bagi penderita diabetes, dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2, sekaligus bisa menjadi alternatif sumber karbohidrat kompleks yang lebih baik bagi semua orang.

2. Menyehatkan jantung
Kandungan serat beras basmati cokelat diketahui 20% lebih banyak daripada jenis beras lainnya. Serat memiliki peran penting untuk menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi risiko terjadinya tekanan darah tinggi, yang merupakan dua faktor risiko utama penyakit jantung.

Ditambah lagi, kandungan arseniknya yang lebih rendah daripada jenis beras lainnya menjadikan beras basmati pilihan yang lebih sehat bagi penderita penyakit jantung.

3. Mencegah penyakit kanker
Selain menyehatkan jantung, mengonsumsi makanan yang banyak mengandung serat, seperti beras basmati, terbukti dapat mengurangi risiko terkena kanker tertentu, terutama kanker kolorektal.

4. Meningkatkan kesehatan otak
Setiap porsi nasi basmati mengandung sekitar 22% dari kebutuhan harian vitamin B1 atau tiamin. Nutrisi ini berperan penting untuk menjaga kesehatan otak dan mengurangi risiko penyakit ensefalopati Wernicke.

Selain itu, kandungan selenium dan folat yang tinggi pada beras basmati juga bisa membantu meningkatkan fungsi otak pada penderita gangguan mental dan mengobati penyakit Alzheimer.

Tips Mengonsumsi dan Mengolah Beras Basmati
Meski memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, Anda tetap perlu hati-hati dalam mengonsumsi beras basmati. Pasalnya, asupan nasi basmati putih yang berlebihan tetap bisa berdampak buruk terhadap kadar gula darah dan meningkatkan risiko obesitas.

Oleh karena itu, mungkin akan lebih baik Anda memililih beras basmati cokelat untuk konsumsi nasi sehari-hari. Beras basmati bisa diolah layaknya beras biasa. Berikut adalah tips memasak yang bisa Anda coba untuk mendapatkan manfaat beras basmati:

  • Cuci beras basmati 2–3 kali dengan air dingin.
  • Rendam beras basmati selama setidaknya 15–20 menit sebelum menanak agar lebih lembut.
  • Masukkan beras basmati ke dalam panci.
  • Masukkan air dengan takaran 1,5 cangkir untuk setiap satu cangkir beras basmati.
  • Tutup panci dan masak beras basmati hingga matang.
  • Setelah matang, matikan api dan diamkan nasi basmati terlebih dahulu sekitar 5 menit sebelum disajikan.

Jika Anda ingin mengubah pola makan menjadi lebih sehat, cobalah untuk mengonsumsi beras basmati, terutama yang berwarna cokelat. Anda bisa menyantapnya dengan berbagai hidangan tambahan, layaknya menyantap nasi biasa.

Untuk memaksimalkan berbagai manfaat beras basmati, Anda juga disarankan untuk menjalani pola hidup sehat, misalnya dengan memperbanyak makan buah dan sayur, menghentikan kebiasaan merokok, serta berolahraga secara rutin.

Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, lebih baik Anda berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter terkait konsumsi beras basmati dan jumlah asupan yang tepat, sesuai dengan kondisi Anda.

Editor: Andres Fatubun

terbaru

Ini 8 Hal yang Bisa Meningkatkan Imunitas

Sehat Jumat, 7 Mei 2021 | 22:44 WIB

Lebih dari setahun setelah pandemi COVID-19, vaksin diluncurkan dan rasanya akhirnya ada cahaya harapan. Namun, bagi ban...

Gaya Hidup - Sehat, Ini 8 Hal yang Bisa Meningkatkan Imunitas, Imunitas,Cara Meningkatkan Imun,Cara Kuatkan Imun,Cara Mendorong Imun

6 Makanan Ajaib Ini Turunkan Tekanan Darah Tinggi dalam Sekejap!

Sehat Jumat, 7 Mei 2021 | 15:39 WIB

Sejumlah penelitian telah membuktikan makanan tertentu dapat menurunkan tekanan darah tinggi, baik secara langsung maupu...

Gaya Hidup - Sehat, 6 Makanan Ajaib Ini Turunkan Tekanan Darah Tinggi dalam Sekejap!, Turunkan Tekanan Darah Tinggi dalam Sekejap,Makanan Ajaib untuk atasi Hipertensi,menurunkan tekanan darah tinggi,perubahan gaya hidup,mengurangi tekanan darah tinggi,menurunkan risiko penyakit hipertensi

Bahagia Bisa dari Makanan, Ini Rahasianya!

Sehat Jumat, 7 Mei 2021 | 15:30 WIB

Kandungan makanan tertentu bisa meningkatkan rasa bahagia. Hal ini disebabkan karena beberapa makanan mampu memengaruhi...

Gaya Hidup - Sehat, Bahagia Bisa dari Makanan, Ini Rahasianya!, Bahagia Bisa dari Makanan,Rahasia Bahagia Bisa dari Makanan,cara meningkatkan rasa bahagia,makanan mampu memengaruhi suasana hati,Pola Makan,menurunkan risiko depresi

Jarang Diketahui, Ini Fungsi dan Efek Samping Pengencer Darah

Sehat Jumat, 7 Mei 2021 | 15:18 WIB

Pengencer darah umumnya sangat diperlukan oleh orang dengan kondisi medis tertentu seperti penyakit jantung koroner, pen...

Gaya Hidup - Sehat, Jarang Diketahui, Ini Fungsi dan Efek Samping Pengencer Darah , Pengencer darah,melancarkan aliran darah,sumbatan darah,Risiko mengonsumsi pengencer darah,Bahaya mengonsumsi pengencer darah

Catat! Ini Cara Ampuh Atasi Bisul dengan Cepat

Sehat Jumat, 7 Mei 2021 | 14:40 WIB

Cara mengatasi bisul ada bermacam-macam, mulai dari pengobatan yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah hingga pengobatan...

Gaya Hidup - Sehat, Catat! Ini Cara Ampuh Atasi Bisul dengan Cepat, Cara Ampuh Atasi Bisul,Atasi Bisul dengan Cepat,Cara mengobati bisul,Bisul,Pengobatan bisul,infeksi pada kulit,Cara Mengatasi Bisul dengan Bahan Alami

Awas! Mandi Pakai Lensa Kontak Berisiko 7 Kali Sebabkan Kebutaan

Sehat Jumat, 7 Mei 2021 | 14:32 WIB

Orang yang menggunakan lensa kontak saat mandi lebih berisiko tinggi mengalami kebutaan.

Gaya Hidup - Sehat, Awas! Mandi Pakai Lensa Kontak Berisiko 7 Kali Sebabkan Kebutaan, Pakai Lensa Kontak,Cara Aman Pakai Lensa Kontak,Cara menggunakan lensa kontak,Tips Pakai Lensa Kontak,Pakai Lensa Kontak Sebabkan Kebutaan,bahaya menggunakan lensa kontak saat mandi,Lensa Kontak,kebutaan,penyebab kebutaan

Cara Mudah dan Menyenangkan untuk Turunkan Hipertensi

Sehat Jumat, 7 Mei 2021 | 14:31 WIB

Banyak orang mencari cara untuk menurunkan hipertensi. Dari mulai mengonsumsi obat sampai yang alami.

Gaya Hidup - Sehat, Cara Mudah dan Menyenangkan untuk Turunkan Hipertensi, hipertensi,Tanda Hipertensi,menurunkan hipertensi,cara menurunkan hipertensi,Mencegah hipertensi

Waspada Hipertensi, Kolesterol, dan Asam Urat Saat Lebaran

Sehat Jumat, 7 Mei 2021 | 14:16 WIB

Kesulitan mengontrol pola makan saat Lebaran membuat masyarakat sering terserang penyakit. Setidaknya ada tiga penyekit...

Gaya Hidup - Sehat, Waspada Hipertensi, Kolesterol, dan Asam Urat Saat Lebaran, penyakit idulfitri,penyakit lebaran,hipertensi,Kolesterol,Asam Urat
dewanpers