web analytics
  

Kabupaten dan Kota Cirebon Dikepung Banjir

Rabu, 23 Desember 2020 10:30 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Kabupaten dan Kota Cirebon Dikepung Banjir, banjir Cirebon,Berita Cirebon,Bencana Cirebon,Cirebon Hari Ini

Ilustrasi banjir. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Banjir mengepung puluhan rumah di Kabupaten Cirebon sampai menggenangi infrastruktur jalan di Kota Cirebon setelah hujan mengguyur selama beberapa jam.

BPBD Kabupaten Cirebon mendata, banjir merendam pemukiman warga di 2 desa di Kecamatan Plered, masing-masing Desa Gamel dan Desa Sarabau. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa pada Selasa (22/12/2020) malam ini.

Di Desa Sarabau, banjir merendam rumah warga sejak sekitar pukul 18.00 WIB. Air menggenangi setidaknya 21 rumah yang dihuni 26 KK di Blok Beringin Kulon RT 02/02, 8 rumah yang dihuni 14 KK di RT 03/02, dan 5 rumah yang dihuni 5 KK di RT 03/01.

Banjir terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan sekitar sejak pukul 16.00 WIB, telah menyebabkan Sungai Sikenanga meluap. Air diketahui mulai naik ke permukaan sekitar pukul 18.00 WIB.

Ketinggian air berkisar 40-60 cm. Petugas BPBD kemudian mengupayakan penyedotan air di dalam rumah untuk mengurangi volume air. Air dilaporkan surut sekitar pukul 23.15 WIB.

Selain di Desa Sarabau, banjir juga merendam 7 rumah yang dihuni 7 KK di Blok H Perumahan Telaga Pelangi, Desa Gamel. Kondisi di Gamel, tak ubahnya dengan Sarabau, banjir merendam pukul 19.10 WIB usai hujan pada sore hari kemarin.

Ketinggian air berkisar 20-40 cm. Petugas pula menyedot air yang menggenangi bagian dalam rumah, sebelum kemudian air dilaporkan surut pada Rabu (23/12/2020) pukul 01.15 WIB.

Secara umum, ancaman banjir masih membayangi Kabupaten Cirebon selama musim penghujan, terutama di bagian timur dan barat. Terlebih, saat ini Wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) akan memasuki puncak musim hujan.

Bupati Cirebon Imron Rosyadi sempat menilai 3 faktor penyebab banjir di Kabupaten Cirebon. Salah satunya kurangnya area resapan air. Kondisi itu dapat terjadi akibat masifnya pembangunan yang tak memperhatikan aspek resapan air.

"Masih ada juga masyarakat yang sembarangan membuang sampah ke sungai," ujarnya.

Beberapa kawasan di Kabupaten Cirebon secara geografis berada di dataran rendah. Karena itu, dia pun membuka kemungkinan banjir pula disebabkan kiriman air dari wilayah yang lebih tinggi.

Terlepas dari itu, dia menjamin kehadiran pemerintah bagi masyarakat. Hanya, di sisi lain, masyarakat pun harus aktif dan lebih disiplin menjaga lingkungan sekitar.

"Harus ada sinergitas antara masyarakat dan pemerintah untuk mencegah banjir," tegasnya.

Banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan di Kota Cirebon, di antaranya Jalan Cipto Mangunkusumo, Jalan Evakuasi, Jalan Terusan Pemuda, hingga kawasan pemukiman GSP, Kecamatan Kesambi, maupun di kawasan Penyuken, Kelurahan/Kecamatan Harjamukti, Selasa (21/12/2020) petang hingga malam.

Kondisi itu menyebabkan gangguan bagi pengendara yang melintas. Di Jalan Cipto Mangunkusumo, beberapa kendaraan bahkan nyaris terendam.

Sejumlah pelintas pun memilih putar arah ketimbang terjebak dalam genangan air. Banjir terjadi setelah hujan berintensitas tinggi di Kota Cirebon.

"Tadi saya lewat Cipto banyak kendaraan yang putar arah menghindari jalan Cipto," kata Agus, warga sekitar.

Kepala Seksi Penanggulangan Bencana KPBD Kota Cirebon, Suana meyakinkan, meski banjir mengepung beberapa kawasan, sejumlah sungai di Kota Cirebon masih aman. 

"Tidak ada banjir, hanya genangan air saja. Kondisi sungai aman," ujarnya.

Beberapa kawasan yang tergenang air, jelasnya, lebih karena topografi kawasan bersangkutan, seperti di Jalan Terusan Pemuda di mana terdapat titik tanah yang cekung.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Plt Bupati Cianjur: Suplaier Nakal BPNT, Ganti Saja

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 18:47 WIB

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman menegaskan untuk mengganti suplaier nakal pada program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT...

Umum - Regional, Plt Bupati Cianjur: Suplaier Nakal BPNT, Ganti Saja, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman,Suplaier Nakal BPNT,BPNT Kemensos,BPNT di Cianjur

Warga Batulawang Cianjur Terdampak Pergeseran Tanah Siap Direlokasi, A...

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 16:25 WIB

Sebanyak 80 kepala keluarga terdampak pergeseran tanah di Kampung Lengis Desa Batulawang Kecamatan Cipanas Kabupaten Cia...

Umum - Regional, Warga Batulawang Cianjur Terdampak Pergeseran Tanah Siap Direlokasi, Asalkan..., Warga Batulawang Cianjur,Pergeseran Tanah di Cianjur,Relokasi Warga Terdampak Pergeseran Tanah

Kota Tasik Mulai Vaksinasi Covid-19 Pelayan Publik Besok

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 14:51 WIB

Vaksinasi Covid-19 untuk pelayanan publik selain tenaga kesehatan (nakes) di Kota Tasikmalaya rencana dilaksanakan pada...

Umum - Regional, Kota Tasik Mulai Vaksinasi Covid-19 Pelayan Publik Besok, tasikmalaya,Vaksinasi Covid-19,vaksinasi pelayan publik

Pemkab Cianjur Cari Lahan Relokasi untuk 800 KK Terdampak Longsor

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 14:40 WIB

Pemerintah Kabupaten Cianjur masih mencari lahan untuk merelokasi sekitar 800 kepala keluarga yang menjadi korban perger...

Umum - Regional, Pemkab Cianjur Cari Lahan Relokasi untuk 800 KK Terdampak Longsor, cianjur,cipanas,Longsor Cianjur,Pergerakan Tanah Cianjur,Herman Suherman

Mama Koko Wafat, Warga Nahdiyin Cianjur Kehilangan Sosok Ulama Besar

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 14:21 WIB

Rois Syuriah PC Nahdlatul Ulama Kabupaten Cianjur, KH Koko Abdul Qodir Rozy bin KH Fakhruk Rozy meninggal dunia di usia...

Umum - Regional, Mama Koko Wafat, Warga Nahdiyin Cianjur Kehilangan Sosok Ulama Besar, cianjur,Nahdlatul Ulama (NU),Mama Koko,ulama wafat,ulama cianjur,Nahdliyin

Kasus Selesai, Santri Pesantren Persis 67 Benda Tasik Bebas Covid-19

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 13:09 WIB

Klaster Pesantren Persis 67 Benda Kota Tasikmalaya sudah selesai. Kini semua santri dan pengajar yang terkonfirmasi posi...

Umum - Regional, Kasus Selesai, Santri Pesantren Persis 67 Benda Tasik Bebas Covid-19, persatuan islam (persis),Covid-19 di pondok pesantren Persis 67 Benda,tasikmalaya,santri terinfeksi covid-19,Klaster pesantren Covid-19,klaster pesantren Tasikmalaya

Puluhan Miras Diduga Milik Tukang Parkir Diamankan Polisi

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 11:47 WIB

Polsek Tawang Polresta Tasikmalaya mengamankan puluhan plastik bening minuman keras (miras) jenis tuak dari halaman gedu...

Umum - Regional, Puluhan Miras Diduga Milik Tukang Parkir Diamankan Polisi, miras,Miras Tasikmalaya,tasikmalaya,polsek tawang,alun-alun kota tasikmalaya

Jawa Barat Sudah Punya 26 Pengurus Cabang Esport

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 11:34 WIB

Tersisa satu pengcab esport di Jawa Barat yang belum diresmikan. Rencananya pekan depan.

Umum - Regional, Jawa Barat Sudah Punya 26 Pengurus Cabang Esport, esport,esport jawa barat,Priangan Timur,tasikmalaya,Garut,banjar,Pangandaran,ciamis,KONI,KNPI
dewanpers