web analytics
  

Alun-alun Seunik Ini Hanya Ditemukan di Depok

Selasa, 22 Desember 2020 11:14 WIB Netizen Naufal Abrisam
Netizen, Alun-alun Seunik Ini Hanya Ditemukan di Depok, Alun-alun Depok

Alun-alun Depok. (Instagram/@alun_alundepok)

Naufal Abrisam

Program Studi Televisi dan Film, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran.

AYOBANDUNG.COM -- Pada awal tahun 2020, tepatnya pada tanggal 12 Januari, salah satu projek terbesar di Depok, yaitu Alun-alun Kota Depok, resmi dibuka. Terletak di Jalan Boulevard Grand Depok City No 25, Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat. Lokasi yang cukup mudah ditempuh oleh mobil ataupun motor.

Dengan lahan seluas 3,9 hektare, lokasi rekreasi yang berambisi itu digunakan oleh masyarakat se-Depok sebagai ruang interaksi. Tak hanya itu, mereka juga memanfaatkan alun-alun sebagai tempat untuk berolahraga, refreshing, dan untuk menunjang kelestarian tanah air.

Rasa antusias dan kesabaran dari warga Depok tidak dapat tertahan lagi ketika akan ada peresmian alun-alun.

Dengan total anggaran pembangunan sejumlah Rp82, 2 miliar, kerja yang bersusah payah dan pengeluaran yang diberikan kepada alun-alun ini sangat sepadan dengan hasil yang berhasil dikemukakan. Keunikan dan lengkap merupakan kata-kata yang cocok untuk mendeskripsikan fasilitas alun-alun ini.

Pintu masuknya yang terhubung oleh sebuah jembatan utama merupakan pandangan pertama ketika masuk ke alun-alun ini. Terdapat sebuah sungai kecil di bawahnya dan juga pepohonan hijau sekitarnya. Memberikan sebuah hawa yang sejuk dan segar ketika masuk dan di dalam alun-alun.

Alun-alun Depok direncakan sangat terbuka dan hijau. Selain segar dan sejuk, manfaat lain dari alun-alun yang terbuka ini adalah kantong parkir yang cukup luas. Terhitung sebanyak 200 kendaraan roda dua dan 30 kendaraan roda empat dapat ditampung di parkiran tersebut.

Sesuai dengan deskripsi keunikannya, hal yang menjadikan ciri khas Alun-alun Kota Depok ini adalah Menara Pandang. Dengan bentuk menyerupai sayap kupu-kupu, bangunan tegap tinggi ini yang berwarna perunggu sangat cocok untuk dijadikan spot foto bersama keluarga ataupun kerabat. Dengan nilai estetika tersendiri, objek tersebut sangat instagramable.

Untuk yang ingin mencari lokasi olahraga, atau dalam situasi ini untuk bermain futsal atau basket, alun-alun kota ini sudah siap dengan kedua lapangan masing-masing. Lebih lagi untuk menggunakan lapangan ini tidak dipungut biaya sama sekali. Sudah tersedia tribun juga untuk menyaksikan pertandingan

Kemudian untuk anak-anak muda yang mencari spot atau area untuk melakukan hobi skateboarding, objek wisata baru di kota ini sudah menyediakan area skateboard atau skatepark bagi penggemar.

Lalu tidak hanya skatepark, Alun-alun Kota Depok juga menyediakan jalur sepeda BMX. Semua hasrat untuk melakukan dan mengasah kemampuan feeestyle BMX dapat terpenuhi di sini. Arena ini dapat digunakan oleh semua pengunjung, asalkan mereka mengenakan alat pelindung diri. Seperti helm dan pelindung lutut dan siku.

Penggemar olahraga ekstrem tidak perlu jauh-jauh mencari tempat. Medan panjat tebing yang berada di alun-alun kota ini siap untuk memacu adrenalin kita saat datang ke Depok. Dengan tujuan mencari ketegangan dan keseruan yang tak dapat ditemukan di alun-alun kota lainnya.

Begitu pula dengan fasilitas selanjutnya ini. Sebuah outdoor gym yang tak kalah unik. Tepat disediakan untuk kita yang kemari dan ingin refreshing sekaligus berolahraga atau menyehatkan badan. Lengkap dengan beberapa atribut yang dapat ditemukan di gym di mana-mana, dan dengan lokasi yang luas dan terbuka. Cocok untuk melakukan pemanasan, lifting, cardio, pendinginan. maupun hanya bersenang-senang.

Suatu hal yang dapat diapresiasi dari pembangunan tempat wisata ini yaitu kenyataan bahwa tempatnya sangat ramah anak. Sedikit sekali ataupun sampai tidak ada objek apapun yang dapat membahayakan jiwa anak cilik kita. 

Alun-alun ini sangat cocok untuk membawa keseluruhan keluarga kita untuk berkumpul dan bersenang-senang. Apalagi dengan Kawasan selanjut ini. Ialah Taman Lansia dan Anak-anak. Dengan spot yang terbuka sehingga orangtua mudah untuk menjaga dan mengawasi anak-anak mereka disaat sedang bermain.

Tetapi selalu persiapkan diri dengan pakaian ganti untuk anak-anak, karena taman ini bukan taman biasa. Taman ini terdapat sebuah air mancur yang berada tepat di tengah lokasi ini. Tak aneh lagi ketika usai anak-anak bermain mereka kembali dengan keadaan basah kuyub dan penuh kenangan yang menyenangkan.

Selanjutnya merupakan lokasi yang manfaatnya pada pertama kali yaitu untuk mengumumkan peresmian alun-alun ini. Pendopo Alun-alun.

Area yang luas dan dan terbuka, pendopo ini bisa digunakan untuk mewadahi berbagai macam acara. Begitupula area yang beratap dapat dijadikan tempat singgah untuk kita yang sedang berkunjung. Untuk beristirahat atau hanya untuk melihat galeri yang tersedia di pendopo tersebut.

Alun-alun Kota Depok dapat dimanfaatkan dengan berbagai macam oleh warga setempat, ataupun yang berkunjung dari luar kota. Pembangunan lokasi yang sederhana, namun memiliki keunikannya tersendiri. Dengan sambutan kabar baik dari masyarakat pada saat pertama kali dibuka, sudah tidak aneh lagi apabila Alun-alun Kota Depok akan selalu ramai akan pengunjung.

"Alun-Alun Kota Depok akan menjadi ikon Kota Depok. Pastinya warga Kota Depok akan bangga memiliki RTH yang sangat bagus dan modern," ujar sang wali kota. Dirinya pun meninggalkan tanda tangannya di batu hitam bagai prasasti dalam tinta emas.

Untuk yang berada di sekitar daerah Jabodetabek, wajib untuk mengunjungi tempat ini. Untuk traveling, mencari spot foto, ataupun hanya untuk refreshing. Kita bisa mengunjunginya setiap hari, mulai dari jam enam pagi, sampai tujuh malam WIB. Ditunggu kedatangannya di Kota Depok.

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Penyebab Makin Pedasnya Harga Cabai

Netizen Sabtu, 6 Maret 2021 | 20:13 WIB

Akhir-akhir ini di berbagai daerah, masyarakat mengeluhkan melambungnya harga cabai rawit merah hingga Rp.120.000, samp...

Netizen, Penyebab Makin Pedasnya Harga Cabai, Harga Cabai Naik,Harga Cabai Tanjung Naik,BPS

Sektor Infokom Tumbuh Pesat di Tengah Pandemi

Netizen Jumat, 5 Maret 2021 | 09:25 WIB

Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia genap berusia setahun. Sejak ditemukan kasus perdana di awal Maret tahun 2020, h...

Netizen, Sektor Infokom Tumbuh Pesat di Tengah Pandemi, Infokom,COVID-19,PSBB

Kapan Situ Aksan Ada?

Netizen Kamis, 4 Maret 2021 | 14:25 WIB

Dalam Peta Topografi tahun 1904-1905, tempat yang kemudian menjadi Situ Aksan, masihlah perkampungan kecil.

Netizen, Kapan Situ Aksan Ada?, Sejarah,Kota Bandung,Topografi,Desa,Abad ke-20,Bandung Baheula

Tiga Terjemahan Pertama

Netizen Kamis, 4 Maret 2021 | 10:20 WIB

Pada 1872, Raden Kartawinata sudah bisa menerbitkan tiga judul terjemahan dari bahasa Belanda.

Netizen, Tiga Terjemahan Pertama, raden kartawinata,Sunda,Jawa,Bahasa,Penerjemah,Belanda,R.H. Moeh. Moesa,K.F. Holle,buku,Literatur,Literasi

Mencabut Industri Dosa Berkedok Perpres Investasi Miras

Netizen Rabu, 3 Maret 2021 | 14:15 WIB

Ada yang bilang bahwa industri dosa sejatinya merupakan usaha mentransfer dana publik ke tangan swasta dengan cara yang...

Netizen, Mencabut Industri Dosa Berkedok Perpres Investasi Miras, Minuman Keras (Miras),Perpres investasi miras,Presiden Joko Widodo,Indonesia,Investasi,World Health Organization (WHO),Papua,minuman beralkohol

Gang 'Sarebu Punten' Itu Disulap Jadi Kampung Kreatif

Netizen Rabu, 3 Maret 2021 | 13:40 WIB

Pada era tahun 90-an, jalan-jalan atau gang-gang kecil di daerah Cicadas juga terkenal dengan sebutan gang "sarebu punte...

Netizen, Gang 'Sarebu Punten' Itu Disulap Jadi Kampung Kreatif, Cicadas,Desa Kreatif,Bandung,Gang ,Kampung Kreatif

Khawatir Kini Kina Tinggal Nama

Netizen Selasa, 2 Maret 2021 | 15:00 WIB

Pohon kina peninggalan tahun 1855 itu sudah sangat tua, keadaannya sudah dalam posisi bungkuk atau miring, dan kini suda...

Netizen, Khawatir Kini Kina Tinggal Nama, Kina,Pohon,Bandung,Chincona,Chincon,Franz Wilhelm Junghuhn,Karl Justus Hasskarl

Virtual Police, Polisi Bahasa Gaya Baru

Netizen Selasa, 2 Maret 2021 | 13:50 WIB

Kita tidak boleh hanya menekankan kebenaran berbahasa yang diukur oleh kebakuan KBBI, tetapi harus memperhatikan situasi...

Netizen, Virtual Police, Polisi Bahasa Gaya Baru, Polisi,Bahasa,Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),Santun
dewanpers