web analytics
  

Perjalanan PSBB Kota Bandung 2020, dari AKB sampai PSBB Proporsional

Senin, 21 Desember 2020 14:35 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, Perjalanan PSBB Kota Bandung 2020, dari AKB sampai PSBB Proporsional, PSBB Bandung Raya,PSBB Bandung,PSBB Kota Bandung,Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Bandung, PSBB Proporsional Bandung,Perjalanan PSBB Bandung

PSBB Kota Bandung. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Salah satu kebijakan yang paling populer adalah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Istilah PSBB dicetuskan pertama kali oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menggantikan istilah lockdown, meski pengertiannya berbeda. DKI Jakarta jadi kota pertama yang menerapkan PSBB.

Bandung Raya baru menerapkan PSBB satu setengah bulan setelah kasus Covid-19 pertama muncul di Indonesia. Berikut Ayobandung.com rangkum perjalanan PSBB di Kota Bandung.

 

1. PSBB pertama, 22 April-5 Mei 2020

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil resmi mengeluarkan Pergub No.30/2020 terkait PSBB Bandung Raya. Pemkot Bandung kemudian mengeluarkan Perwal Bandung No.14/2020 yang memuat aturan mengenai PSBB pertama yang berlaku dari 22 April sampai 5 Mei 2020.

Dalam Perwal tersebut disebutkan sejumlah aturan dalam PSBB. Aktivitas masyarakat dibatasi dan yang diperbolehkan hanya layanan kesehatan serta kebutuhan pangan. Para pekerja diminta untuk work from home (WFH).

Dalam PSBB ini juga muncul istilah check point, yakni titik-titik lokasi razia pengendara untuk menjaring pelanggar protokol kesehatan. Check point Kota Bandung dibagi menjadi 3, yaitu:

Ring 1:
- Jalan Ir.H Juanda
- Jalan Diponegoro
- Jalan Merdeka
- Jalan Braga
- Jalan Asia Afrika
- Jalan Purnawarman

Ring 2:
- GT. Buah Batu
- GT. Moch Toha
- GT. Pasirkoja
- GT. Pasteur
- Jalan Sersan Bajuri
- Jalan Gegerkalong Hilir
- Jalan Gunung Batu

Ring 3:
- Jalan Setiabudhi (Eldorado)
- Cibeureum
- Bundaran Cibiru
- Jalan Cibaduyut
- Jalan Kopo
- Terusan Buahbatu
- Jalan Moh.Toha
- Jembatan Derwati

PSBB pertama ini sempat menuai pro kontra di tengah masyarakat. Ojek daring tidak diperbolehkan beroperasi. Perwal juga meminta pengendara motor pribadi untuk tidak berboncengan bahkan dengan anggota keluarga yang tinggal serumah.

Selain itu, pengendara motor juga harus dilengkapi dengan masker, sarung tangan, dan baju lengan panjang. Jika melanggar, maka para pengendara tersebut diminta untuk berputar arah.

Petugas memeriksa kendaraan yang hendak memasuki wilayah Kota Bandung di cek point perbatasan Kota Bandung-Cimahi saat pemberlakuan PSBB, Rabu (22/4/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Pengendara roda empat juga banyak mendapat teguran jika penumpang duduk di kursi depan. Seharusnya penumpang duduk di kursi belakang dengan tidak melebihi 50% total kapasitas mobil yang bersangkutan.

Hal kontroversial lainnya di PSBB kali ini adalah penutupan pusat perbelanjaan dan masjid. Tiga mal pertama yang menyatakan tutup sementara adalah Paris Van Java (PVJ), Cihampelas Walk (Ciwalk), dan Kings Shopping Centre.

PSBB yang diberlakukan selama 14 hari ini diklaim berjalan efektif. Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar menegaskan memperpanjang PSBB meski Pemkot Bandung pada awalnya tak akan meneruskan kebijakan ini.

 

2. PSBB kedua, 6-19 Mei 2020

Mengikuti instruksi Pemprov Jabar, PSBB Kota Bandung kembali diperpanjang hingga 19 Mei 2020. Aturan dalam PSBB kali ini diatur dalam Perwal No.21/2020 dan Kepwal No. 443/Kep. 373_Dinkes/2020.

Berikut aturan yang berlaku di PSBB kedua ini:

1. Pengaturan penghentian semua sekolah, dan sekolah agama Islam serta sekolah keagamaan lainnya, pendidikan keagamaan lainnya dan pendidikan non formal lainnya.

2. Pengendara motor pribadi secara prinsip umum tidak diperkenankan membawa penumpang, kecuali:
- pengemudi dan penumpang memiliki alamat rumah yang sama
- untuk melakukan kegiatan yang berkaitan dengan penanggulangan Covid-19
- bagi kondisi gawat darurat kesehatan.

3. Motor berbasis aplikasi hanya untuk mengangkut barang, kecuali:
- untuk kegiatan yang berkaitan dengan penanggulangan Covid -19
- bagi kondisi gawat darurat kesehatan.

4. Toko bahan bangunan dan material dibolehkan buka. Syaratnya adalah pembatasan jam operasional mulai pukul 08.00-14.00 serta wajib menerapkan standar kesehatan maksimal termasuk physical distancing.

5. Perluasan wewenang Gugus Tugas Kecamatan dan Gugus Tugas Kelurahan dalam penegakkan hukum. Pihak tersebut berwenang untuk melakukan:
a. teguran lisan;
b. peringatan;
c. catatan kepolisian terhadap para pelanggar;
d. penahanan Kartu Identitas bila diperlukan;
e. pembatasan/penghentian/pembubaran kegiatan; dan
f. penutupan sementara.

6. Kantor kecamatan dan kelurahan tetap melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Sejumlah toko tutup selama pemberlakuan Pelaksanaan PSBB di Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Selasa (5/5/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Namun PSBB kedua ternyata belum secara signifikan menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Bandung. Di periode ini, Wali Kota Bandung mengatakan 30 kecamatan tercatat masih dalam zona hitam dan merah.

 

3. PSBB ketiga, 20-29 Mei 2020

Pemkot Bandung memutuskan memperpanjang PSBB selama 10 hari. Aturannya masih tertulis dalam Perwal No 21/2020.

Sampai dengan PSBB ketiga ini, pusat perbelanjaan dan tempat wisata masih belum diizinkan beroperasi.

Petugas Dispangtan Kota Bandung saat memeriksa kendaraan bermuatan makanan di cek poin PSBB Gerbang Tol Buah Batu, Jalan Buah Batu, Kota Bandung, Rabu (20/5/2020) (Ayobandung.com/Kavin Faza)

Toko-toko di dalam pusat perbelanjaan yang diperbolehkan buka hanya toko makanan, alat kesehatan, serta obat-obatan.

 

4. PSBB proporsional, 30 Mei-12 Juni 2020

Kota Bandung memutuskan untuk menerapkan PSBB proporsional mengingat wilayahnya yang masih masuk zona kuning. Aturan PSBB proporsional ini tertuang dalam Perwal No.32/2020.

Ada sejumlah relaksasi yang diberikan. Toko-toko sudah mulai diperbolehkan buka sampai pukul 18.00 WIB. Check point pun sudah ditiadakan dan sejumlah ruas jalan mulai dibuka dari sistem buka-tutup.

Kendaraan melintas di Jalan Ir H Djuanda yang mulai dibuka saat PSBB proporsional di Kota Bandung, Selasa (2/6/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Selain itu, tempat makan juga sudah boleh dibuka untuk layanan makan di tempat hingga pukul 18.00 WIB dengan syarat protokol kesehatan lengkap dan kapasitas hanya 30%, serta take away hingga pukul 20.00 WIB.

Meski pusat perbelanjaan belum bisa dibuka, sejumlah penyekatan jalan tetap diberlakukan untuk meminimalisasi mobilitas warga yang tidak berkepentingan beraktivitas di luar rumah.

Sekolah pun belum diperbolehkan untuk beroperasi. Akan tetapi masjid sudah bisa digunakan untuk salat berjemaah dengan protokol kesehatan.

 

5. PSBB proporsional, 13 Juni-26 Juni 2020

PSBB proporsional kedua diberlakukan di Kota Bandung sampai 26 Juni 2020. Perpanjangan ini disebabkan oleh masih masuknya Kota Bandung ke dalam zona kuning Covid-19.

Di masa ini, pusat perbelanjaan dan sekolah masih belum dibuka, tempat makan masih dibatasi 30%, dan jalan masih dibuka tutup. Relaksasi diberikan kepada area yang memiliki potensi penyebaran Covid-19 rendah.

Pusat perbelanjaan Paris van Java masih ditutup selama PSBB proporsional di Kota Bandung. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

 

6. AKB pertama, 27 Juni-10 Juli 2020

Setelah dua bulan menerapkan PSBB dan PSBB proporsional, Kota Bandung akhirnya beralih ke Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Di periode ini, relaksasi diberikan secara bertahap.

1. Tempat ibadah dan restoran dinaikkan kapasitasnya menjadi 50% dan pusat perbelanjaan sudah boleh dibuka
2. Jam malam yang semula sampai pada pukul 21.00 WIB
3. Sekolah, car free day, tempat hiburan, gym, dan bioskop belum boleh dibuka
4. Resepsi pernikahan diperbolehkan dengan pembatasan

Suasana Simulasi Pernikahan Masa Adaptasi Baru di Graha Batununggal Indah, Kota Bandung, Rabu (24/6/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

 

7. AKB kedua, 11 Juli 2020

Mengingat ada sejumlah kecamatan yang masuk zona hitam, Kota Bandung kembali melanjutkan AKB. Relaksasi masih diberikan, tetapi penyekatan sejumlah ruas jalan masih dilakukan.

Semua relaksasi hanya untuk rumah ibadah, pusat perbelanjaan serta beberapa sarana olahraga dan tempat wisata yang berbasis luar ruangan atau outdor.

Suasana Salat Jumat di Masjid Raya Bandung, Kota Bandung, Jumat (11/9/2020). (Ayobandung.com/Ryan Suherlan/Magang)

 

8. AKB yang diperketat, 11 September 2020

Pemkot Bandung masih meneruskan AKB dengan memperketat pelaksanaannya. Di periode ini, pelanggar protokol kesehatan akan dikenakan sanksi sesuai dengan Perwal Bandung No.37/2929.

Tempat usaha yang sudah diberikan relaksasi tetapi masih membandel akan dibubarkan paksa dan dicabut izin operasionalnya.

Akibat langgar protokol kesehatan kafe dan restoran di sekitaran jalan L.L.R.E Martadinata Kota Bandung disegel sementara. (dok. Humas Pemkot Bandung)

 

9. AKB yang diperketat, 7 Oktober 2020

Meski masuk ke dalam zona merah, Kota Bandung masih tetap mempertahankan AKB yang diperketat. Pemkot belum akan berpindah ke Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK).

Karena dianggap efektif mencegah kerumunan, penutupan ruang publik dilakukan. Buka tutup jalan juga masih dilanjutkan.

Petugas memasang tali rafia pada fasilitas bermain anak di Taman Tongkeng, Kota Bandung, Kamis (26/11/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Penutupan jalan dilakukan pada pagi pukul 09.00 sampai dengan pukul 11.00 WIB, siang hari pada pukul 14.100 sampai 16.00 WIB dan pada malam hari mulai pukul 22.00 sampai dengan pukul 06.00 pagi.

Ruas jalan yang akan ditutup adalah ruas Jalan Simpang Otista-Suniaraja sampai dengan Otista-Asia Afrika, Simpang Asia Afrika - Tamblong sampai dengan Asia Afrika-Cikapundung Barat, Purnawarman-Riau sampai dengan Purnawarman-Wastukencana. Selain itu mulai dari Merdeka-Riau hingga Merdeka-Aceh dan Merdeka-Aceh hingga Merdeka-Jawa.

 

10. PSBB Proporsional, 4 Desember 2020

Wali Kota Bandung Oded M.Danial menyatakan Kota Bandung kembali menerapkan PSBB proporsional berkenaan dengan status zona merah. Aturan tersebut akan mulai berlaku sejak perwal soal PSBB proporsional ini ditandatangani pada 4 Desember 2020.

Dalam perwal tersebut, akan diatur pembatasan aktivitas warga di berbagai sektor sebagai berikut:

1. Relaksasi pusat pembelanjaan, restoran, cafe akan direvisi. Dari sebelumnya buka maksimal pukul 21.00 WIB, menjadi maksimal pukul 20.00 WIB.  Kapasitas pengunjung dikurangi dari semula 50% menjadi 30%.

2. Kapasitas maksimal tempat wisata, tempat hiburan, tempat ibadah, operasional gedung, dan pesta pernikahan dikurangi menjadi maksimal 30% dari semula 50%.

3. WFH di sektor swasta maupun pemerintahan akan diberlakukan kembali dengan formasi 70% WFH dan 30% bekerja dari kantor.

 4. Penutupan fasilitas publik akan diberlalukan, mulai dari alun-alun kota hingga berbagai taman tematik.Penerapan protokol kesehatan di pasar tradisional akan diperketat.

5. Ruas jalan yang menimbulkan potensi keramaian akan ditutup. Penutupan sejumlah ruas jalan ini berlaku mulai 8 Desember 2020 hingga 14 hari ke depan.

Petugas melakukan penutupan di Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Senin (7/12/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

Terus meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Bandung tak dapat dipungkiri bisa membawa wilayah ini kembali ke PSBB total di tahun depan. Untuk menekan laju kasus, perlu sinergi dari pemangku kebijakan dengan masyarakat.

Satu-satunya cara untuk mengeluarkan Kota Bandung dari zona merah adalah disiplin menerapkan 3M. Seperti yang selalu digaungkan pemerintah, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan merupakan kunci untuk bisa keluar dari belenggu pandemi. (Nur Khansa Ranawati, Fichri Hakiim)

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Cuaca Bandung Berpotensi Cerah Berawan hingga Siang Nanti

Bandung Minggu, 28 Februari 2021 | 05:49 WIB

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberi informasi prakiraan cuaca untuk wilayah Bandung, Minggu (28...

Bandung Raya - Bandung, Cuaca Bandung Berpotensi Cerah Berawan hingga Siang Nanti, BMKG,Cuaca Bandung Hari Ini,Cuaca Bandung,ramalan cuaca

Pengelola Kafe dan Tempat Hiburan Malam Kota Bandung Wajib Tes Covid-1...

Bandung Sabtu, 27 Februari 2021 | 15:11 WIB

Pengetesan Covid-19 diberikan diberikan baik kepada pegawai maupun pengunjung. Metode pengetesan yang dilakukan minimal...

Bandung Raya - Bandung, Pengelola Kafe dan Tempat Hiburan Malam Kota Bandung Wajib Tes Covid-19 Pengunjung, pengusaha wajb lakukan pengetesan Covid-19,pengetesan Covid-19 secara berkala,Rapid Test Antigen, Ahyani Raksanagara,Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna

Dinkes Kota Bandung: Belum Ada Laporan Efek Samping Berat Vaksinasi Co...

Bandung Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:43 WIB

Kota Bandung tengah melangsungkan vaksinasi Covid-19 tahap kedua, menyasar lansia hingga pedagang pasar.

Bandung Raya - Bandung, Dinkes Kota Bandung: Belum Ada Laporan Efek Samping Berat Vaksinasi Covid-19, Efek Samping Berat Vaksinasi Covid-19,Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua,Dinas Kesehatan Kota Bandung,peserta vaksinasi,gangguan kesehatan pascapenyuntikan,Vaksinasi Pedagang Pasar,vaksinasi Pedagang Pasar Kota Bandung,Vaksinasi Lansia

Vaksin Covid-19 untuk Pedagang Pasar Kota Bandung Dimulai di Pasar Sed...

Bandung Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:11 WIB

Pasar Sederhana menjadi tempat perdana digelarnya vaksinasi massal bagi pedagang pasar.

Bandung Raya - Bandung, Vaksin Covid-19 untuk Pedagang Pasar Kota Bandung Dimulai di Pasar Sederhana, Vaksin Covid-19 untuk Pedagang Pasar,vaksinasi Pedagang Pasar Kota Bandung,vaksinasi massal bagi pedagang pasar,Pasar Sederhana,Vaksinasi di pasar,Vaksinasi Covid-19,pedagang pasar di Kota Bandung,Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Kota Bandung 27 Februari 2021

Bandung Sabtu, 27 Februari 2021 | 05:23 WIB

Lokasi SIM Keliling Online Kota Bandung, Sabtu (27/2/2021) berada di 2 lokasi.

Bandung Raya - Bandung, Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Kota Bandung 27 Februari 2021, SIM Keliling Kota Bandung,Lokasi SIM Keliling Kota Bandung,Jadwal SIM Keliling Kota Bandung,lokasi perpanjangan SIM di Kota Bandung,Lokasi perpanjangan SIM Bandung hari ini,Polrestabes Bandung,syarat memperpanjang SIM,biaya perpanjangan SIM di Bandung

Prakiraan Cuaca Kota Bandung Hari Ini 27 Februari 2021

Bandung Sabtu, 27 Februari 2021 | 04:41 WIB

Cuaca Bandung hari ini, Sabtu (27/2/2021) diprediksi hujan ringan siang hingga malam.

Bandung Raya - Bandung, Prakiraan Cuaca Kota Bandung Hari Ini 27 Februari 2021, Cuaca Kota Bandung,prakiraan cuaca Kota Bandung,prakiraan cuaca Kota Bandung hari ini,Cuaca Bandung Hari Ini,Cuaca Bandung,cuaca Bandung BMKG,Prakiraan Cuaca Bandung,Cuaca Bandung Terkini

Waktu Salat Bandung dan Sekitarnya 27 Februari 2021

Bandung Sabtu, 27 Februari 2021 | 01:08 WIB

Berikut jadwal salat Kota Bandung dan sekitarnya, Sabtu (27/2/2021)

Bandung Raya - Bandung, Waktu Salat Bandung dan Sekitarnya 27 Februari 2021, Waktu salat Bandung,Waktu salat Bandung dan sekitarnya hari ini,waktu salat Bandung Hari ini,jadwal salat Kota Bandung,Zikir sesudah salat,salat lima waktu,salat tepat waktu

5 Kepala Daerah di Jabar Hasil Pilkada Serentak 2020 Resmi Dilantik

Bandung Jumat, 26 Februari 2021 | 20:01 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik lima kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2020 di Gedung Merdeka, Kota Bandung...

Bandung Raya - Bandung, 5 Kepala Daerah di Jabar Hasil Pilkada Serentak 2020 Resmi Dilantik, Pelantikan 5 Kepala Daerah di Jabar,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Ridwan Kamil Lantik 5 Kepala Daerah,Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak

artikel terkait

dewanpers