web analytics

Sharing Season dengan MUA Bandung yang Tetap Berkarya sat Pandemi Covid–19

clockSabtu, 19 Desember 2020 01:43 WIB user-groupNetizen Fitri Fitriah
Netizen, Sharing Season dengan MUA Bandung yang Tetap Berkarya sat Pandemi Covid–19, MUA,Dampak Covid-19,kebaya,Pernikahan

Sharing Season melalui media sosial yang di adakan secara  live di Instagram mengenai Dampak Pandemi Covid bagi Pelaku Usaha Pernikahan, (Fitri Fitriah)

Fitri Fitriah

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kampus Purwakarta.

AYOBANDUNG.COM -- Dalam Kegiatan KKNT PPD Covid -19 Gelombang 2, mahasiswa diharuskan melaksana 2 program, yaitu program wajib dan program pilihan beserta luaran-luarannya.

untuk memenuhi salah satu luarannya pelaksana mengadakan sebuah acara bersama  MUA kenamaan Bandung yaitu Sharing Season melalui media sosial yang di adakan secara  live di Instagram mengenai Dampak Pandemi Covid bagi Pelaku Usaha Pernikahan.

Sebelum pandemi menyerang Indonesia, jasa Make Up Artist (MUA) sering dipakai. Bagaimana tidak,  setiap ada acara pernikahan pasti memerlukan MUA. Namun di masa pandemi kali ini berbagai sektor mulai terkena dampak, salah satunya adalah profesi MUA. Profesi ini mengalami penurunan permintaan akibat banyak klien yang menunda atau mambatalkan acara pernikahannya akibat pemberlakuan masa PSBB.

Namun, hal tersebut tidak membuat seorang Arya Laksamana Suryaatmadja menjadi patah semangat untuk berkreasi. Pemuda inspiratif asal Bandung ini merupakan Professional Make Up Artis dan Wedding Organizer yang sudah mempunyai galeri make up sendiri di Jalan Stasion Cimuncang Utara No.25 RT02/06 Ciwidey – Kab Bandung.

Di masa pandemi, Arya sangat merasakan dampak wabah Covid-19 ini terhadap usahanya. Omzet usahanya turun secara drastis namun sempat naik kembali dan akhirnya turun kembali. Yang awalnya sudah memiliki rencana dengan beberapa klien kini harus menundanya.

Namun hal ini tidak membuat dirinya terdiam diri. Momen ini justru dianggapnya untuk lebih merasakan kedekatan lagi dengan keluarga dan teman. Tak hanya itu, ternyata Arya juga memanfaatkan waktunya untuk berkarya membuat beberapa kebaya, “karena aku hobi bikin kebaya, jadi sekarang lebih banyak kebayanya.” ungkapnya (16/12/2020).

Dengan adanya virus Covid–19 ini, Arya tetap menjalankan pekerjaannya dengan menggunakan protokol 3M, menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. “Iya harus tetap pakai protokol keamanan biar safety” kata Arya.

Selain itu, Arya juga mengatakan untuk menjadi seorang MUA yang profesional harus dilandasi dengan skill dan attitude yang baik terhadap klien. Tidak lupa juga dengan sikap yang tekun, niat yang besar, dan rasa fokus dalam bidang itu.

Tak hanya itu, Arya juga memberi tahu tip santai saat ber-make up, “Untuk santai saat make up aku ga pernah berpikir yang lain-lain. Aku berpikir kaya gini, aku bertemu dengan orang-orang yang baik dan hari ini akan menjadi pelangi di kemudian hari buat aku,” katanya.

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Inggris Melibatkan Diri Dalam Perang Ideologi di Asia

Netizen Sabtu, 24 Juli 2021 | 15:24 WIB

Media-media internasional secara luas memberitakan pelayaran satuan tugas gabungan Inggris, Amerika Serikat dan Belanda...

Netizen, Inggris Melibatkan Diri Dalam Perang Ideologi di Asia, Inggris,Pengaruh Inggris,kebudayaan Asia,Pengaruh Inggris di Asia

510 Hari Minus Sentuhan

Netizen Jumat, 23 Juli 2021 | 21:35 WIB

Kesakralan sentuhan tak lagi ada selama masa pandemi Covid-19.

Netizen, 510 Hari Minus Sentuhan, sentuhan,Pandemi Covid-19,Jaga Jarak,Sosial,Dampak Pandemi Covid-19

Ciharegem, Dungusmaung, Cimaung, Pamoyanan: Toponimi yang Berhubungan...

Netizen Kamis, 22 Juli 2021 | 22:30 WIB

Di Cekungan Bandung, sedikitnya ada 8 nama geografi yang berhubungan dengan harimau.

Netizen, Ciharegem, Dungusmaung, Cimaung, Pamoyanan: Toponimi yang Berhubungan dengan Harimau, Toponimi,Harimau,cekungan bandung,Kota Bandung

Jangan Berhenti pada Kata Maaf

Netizen Kamis, 22 Juli 2021 | 22:00 WIB

Akhirnya ada perwakilan pemerintah yang menyampaikan permintaan maaf kepada publik terkait dengan penanganan pandemi Cov...

Netizen, Jangan Berhenti pada Kata Maaf, Kata Maaf,Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan,PPKM Jawa-Bali,pemerintah Indonesia

Mengatasi Over Kapasitas Lapas

Netizen Rabu, 21 Juli 2021 | 21:15 WIB

Hukuman penjara, meskipun menjadi mekanisme yang penting untuk menghukum pelaku, bukanlah merupakan “obat”.

Netizen, Mengatasi Over Kapasitas Lapas, Over Kapasitas,Lapas,Hukuman Penjara,Masalah Kejahatan,Kriminalitas

Di Tengah Pandemi: Apakah Politik Bebas Aktif Indonesia Menjadi Penyel...

Netizen Rabu, 21 Juli 2021 | 20:00 WIB

Masyarakat dunia menghadapi dua masalah yang sangat menganggu.

Netizen, Di Tengah Pandemi: Apakah Politik Bebas Aktif Indonesia Menjadi Penyelamat?, Politik Bebas Aktif,Indonesia,Politik Luar Negeri,Ketergantungan,dependent

Kesehatan Anak Indonesia

Netizen Rabu, 21 Juli 2021 | 18:15 WIB

Mengkhawatirkan, 1 dari 8 pasien Covid-19 di Indonesia ternyata anak-anak.

Netizen, Kesehatan Anak Indonesia, Kesehatan,Anak,Indonesia,pasien Covid-19,Case fatality rate,Hari Anak Nasional

Memaknai ‘Memanusiakan Manusia’ di Tengah Pandemi

Netizen Selasa, 20 Juli 2021 | 22:30 WIB

Kata-kata “Memanusiakan Manusia” nampaknya sangat berkaitan erat dengan kondisi pandemic yang saat ini kita alami.

Netizen, Memaknai ‘Memanusiakan Manusia’ di Tengah Pandemi, Memanusiakan Manusia,Pandemi,Renungan,Sosial,Si tou timou tumou tou

artikel terkait

dewanpers
arrow-up