web analytics
  

Wisata Air Terjun di Kabupaten Bandung

Jumat, 18 Desember 2020 12:46 WIB Netizen Fahrizal Zakiah Arsyad
Netizen, Wisata Air Terjun di Kabupaten Bandung, Curug Cinulang,wisata,Kabupaten Bandung

Curug Cinulang dilihat dari atas dengan kehadiran jembatan tempat berfoto wisatawan. (kikyriizky_)

Fahrizal Zakiah Arsyad

Mahasiswa Prodi Televisi dan Film Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran.

AYOBANDUNG.COM -- Curug (air terjun) Sindulang atau kerap masyarakat dan wisatawan mengenalnya dengan sebutan Curug Cinulang merupakan objek wisata air terjun yang berada di perbatasan kabupaten Sumedang dengan kabupaten Bandung.

Penamaan kata Sindulang pada air terjun ini diambil dari kata “Dulang” yang berarti nampan, maksudnya Curug Sindulang/Cinulang seperti air yang ditumpahkan dari nampan. Walaupun curug ini berlokasi di kabupaten Sumedang, tetapi jalan menuju lokasi ini lebih nyaman dan dekat dari arah kecamatan Cicalengka kabupaten Bandung.

Curug Cinulang merupakan air terjun dari aliran sungai Citarik yang berhulu di Gunung Kareumbi dan lokasinya pun tidak jauh dari Curug Cinulang. Curug Cinulang sendiri memiliki ketinggian sekitar 20-30 meter serta mempunyai dua aliran air terjun. Muara air terjun ini tidak begitu luas. Namun disini tidak direkomendasikan untuk berenang, karena aliran air terjun cukup deras apalagi ketika musim penghujan karena banyak sekali bebatuan besar yang terdapat di sekitarnya.

Tiket masuk pada wisata air terjun ini terbilang murah meriah, dengan merogoh kocek senilai Rp5.000 rupiah saja, kita bisa menikmati indahnya air terjun dengan kesejukan alam yang masih asri. Curug Cinulang buka dari jam 07.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB setiap harinya.

Pada awalnya air terjun ini dikelola dengan seadanya oleh pemerintah setempat, kurangnya kesadaran dari semua pihak menjadikan objek wisata ini seperti kurang terawat, ditambah menjamurnya pungutan liar oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. Selain itu, di sekitaran air terjun banyak berdiri saung-saung milik pedagang yang mencari pundi-pundi rupiah di lokasi wisata. Hal tersebut menjadikan lokasi ini terlihat kumuh dan tidak terurus

Adanya program revitalisasi objek wisata Curug Cinulang oleh pemerintah setempat, menjadikan Curug Cinulang lebih tertata dan eksotis. Banyak sekali tempat yang instagramable untuk berswafoto. Fasilitas yang terdapat di lokasi ini pula terbilang standar, terdapat mushola, toilet dan kamar ganti untuk wisatawan yang bermaksud berenang atau bermain-main air.

Jarak untuk menuju lokasi terbilang dekat yaitu sekitar 20 km dengan waktu tempuh 45 menit. Selain itu, di sepanjang perjalanan kita disuguhkan dengan pemandangan perbukitan serta sengkedan dari pesawahan yang terhampar luas. Kondisi jalan pun terbilang cukup baik walaupun agak sempit ketika dua mobil berpapasan dari dua arah berbeda. Untuk pengemudi disarankan membawa kendaraan dengan kecepatan yang tidak terlalu cepat karena kondisi jalan yang berkelok serta terdapat beberapa lokasi yang padat akan penduduk.

Ada mitos unik yang terdapat pada lokasi ini. Apabila ada pasangan kekasih yang bersama-sama mengunjungi air terjun ini, maka hubungan mereka tidak akan lama lagi akan berakhir. Sebaliknya, apabila ada laki-laki atau perempuan yang masih single atau lajang berkunjung ke air terjun ini secara sendiri-sendiri, maka mereka akan mudah berkenalan dengan lawan jenis bahkan membuat hubungan mereka langgeng. Akan tetapi, cerita tersebut mitos belaka, pada kenyataannya banyak wisatawan yang berupa pasangan remaja dan mereka pun acuh tak acuh dengan cerita mitos yang sudah banyak diketahui orang itu.

Wisatawan yang mengunjungi didominasi oleh wisatawan lokal yang jaraknya tidak terlalu jauh dengan lokasi. Ketika ditanya mengenai Curug Cinulang, mayoritas mereka puas dengan fasilitas dan pelayanan dari wisata Curug Cinulang yang sudah lebih baik ini.

Curug Cinulang ini sangat direkomendasikan untuk wisatawan yang sedang berkunjung di daerah Bandung. Cukup segar untuk memanjakan mata dan menghirup udara segar. Lokasi ini bisa dijadikan alternatif wisata alam, selain harganya yang terbilang murah, lokasinya pun tidak terlalu susah untuk dijangkau. Tempat wisata ini pun cocok untuk orang-orang yang senang berburu selfie atau memotret keindahan alam, karena banyak sekali spot foto yang instagramable banget. Serta jangan lupa, di masa adaptasi kebiasaan baru ini untuk tetap menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Urgensi Integrasi Data

Netizen Jumat, 26 Februari 2021 | 15:52 WIB

“Kita harus ngomong apa adanya, ini tidak efektif”. Kegundahan Presiden Joko Widodo atas progres Pemberlakuan Pembatasan...

Netizen, Urgensi Integrasi Data, PPKM,Integrasi data,BPS Jabar

Acara Hiburan di Situ Aksan Tahun 1950-an dalam Iklan Koran

Netizen Jumat, 26 Februari 2021 | 09:29 WIB

Acara Hiburan di Situ Aksan Tahun 1950-an dalam Iklan Koran

Netizen, Acara Hiburan di Situ Aksan Tahun 1950-an dalam Iklan Koran, Situ Aksan,Sejarah Situ Aksan,Sin Ming,Iklan Situ Aksan,Sin Ming Hui Bandung

Penerjemah Sunda Pertama

Netizen Kamis, 25 Februari 2021 | 10:00 WIB

Raden Kartawinata menduduki posisi yang sebelumnya tidak ada dalam birokrasi kolonial di Tatar Sunda, menjadi penerjemah...

Netizen, Penerjemah Sunda Pertama, Penerjemah Sunda,raden kartawinata,K.F. Holle

Mengapa Orang India Sukses di Negara Lain?

Netizen Senin, 22 Februari 2021 | 15:08 WIB

Cerita ini terinspirasi dari pertanyaan, mengapa orang India mampu menduduki posisi-posisi penting di perbankan,  lembag...

Netizen, Mengapa Orang India Sukses di Negara Lain?, India,sukses,ekonomi

Problem Sampah yang Membuat Kita Sengsara

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 17:59 WIB

Beberapa waktu lalu, Indonesia disebut-sebut sebagai produsen sampah nomor dua terbesar di dunia.

Netizen, Problem Sampah yang Membuat Kita Sengsara, Sampah,Indoensia,Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN),Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

Sekolah di Sumedang

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 14:54 WIB

Pada 5 Juli 1867, Bupati Sumedang R.A. Soeria Koesoema Adinata alias Pangeran Sugih membuka sekolah yang diupayakan oleh...

Netizen, Sekolah di Sumedang, pengeran sugih,sekolah di sumedang,sejarah sekolah,kartawinata,pendopo sumedang,kabupaten sumedang

Menanti Internasionalisasi Persaingan Tajam Amerika Serikat-China

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 14:17 WIB

Manfaat Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mulai diragukan setelah Uni Soviet bubar, juga ketika negara-negara pecah...

Netizen, Menanti Internasionalisasi Persaingan Tajam Amerika Serikat-China, NATO,Pakta Pertahanan Atlantik Utara,Joe Biden,Amerika Serikat,Australia,china,Presiden Cina Xi Jinping

Mencegah Kebakaran Sejak Dini

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 10:54 WIB

Mencegah Kebakaran Sejak Dini

Netizen, Mencegah Kebakaran Sejak  Dini, mencegah kebakaran,dinas kebakaran,cara mencegah kebakaran

artikel terkait

dewanpers