web analytics
  

Upaya Manajemen Stres dengan Teknik Self Affirmation

Jumat, 18 Desember 2020 12:28 WIB Netizen Yupiter Sulifan
Netizen, Upaya Manajemen Stres dengan Teknik Self Affirmation, Pendidikan,COVID-19,stres,Self Affirmation

Ilustrasi. (Pixabay)

Yupiter Sulifan

Guru BK SMA Negeri 1 Taman Sidoarjo

AYOBANDUNG.COM -- Dampak pandemi Covid-19 ini mempengaruhi semua aspek kehidupan seperti kesehatan, ekonomi, sosial budaya, tak terkecuali bidang pendidikan. Hal inilah yang memicu kekhawatiran masyarakat. Apabila kekhawatiran ini terus berlangsung maka bisa menjadi pemicu terjadinya stres.

Stres merupakan reaksi tubuh ketika seseorang menghadapi tekanan, ancaman, atau suatu perubahan baik dari dalam diri sendiri maupun dari lingkungan. Seseorang biasanya mengalami stres ketika tuntutan yang diberikan padanya lebih besar dari kemampuan untuk mengatasinya,” ujar Nunuk Dwi Anggraeni, S.Psi., guru BK SMAN 1 Krian Sidoarjo.

Sumber stres pada masa pandemi Covid-19 seringkali dipicu dari banyaknya berita mengenai Covid-19 yang muncul di berbagai media cetak maupun elektronik dan adanya pembatasan sosial yang diberlakukan oleh pemerintah yang memberikan dampak sosial dan ekonomi yang mendasar pada masyarakat.

Masyarakat menjadi panik, takut, dan cemas dan apabila terjadi terus menerus akan memungkinkan seseorang bisa mengalami stres. Stres merupakan kondisi yang disebabkan oleh interaksi antara individu dengan lingkungan yang menimbulkan persepsi jarak antara tuntutan-tuntutan yang berasal dari situasi yang bersumber dari sistem biologis, psikologis, dan sosial yang ada dalam diri seseorang. Bisa dikatakan stres merupakan suatu keadaan tertekan yang dialami oleh individu baik secara fisik maupun psikologis.

Stres merupakan jenis gangguan pikiran yang bisa mempengaruhi tubuh. Gangguan dalam pikiran ini apabila tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan munculnya penyakit fisik dan psikis yang parah. Pikiran dapat menyebabkan munculnya gejala atau perubahan pada fisik seseorang. Seperti misalnya ketika kita merasa takut dan cemas, bisa memunculkan tanda fisik seperti, gemetar, jantung berdenyut lebih cepat, nyeri punggung, mual atau muntah, sakit perut, sakit kepala, nafas terengah-engah, dan lain sebagainya.

Apabila stres tidak dikelola dengan benar dapat memungkinkan munculnya gejala tubuh yang lebih serius dan memungkinkan dapat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh. Ketika pikiran dipenuhi oleh hal-hal yang negatif, lambat laun itu akan memunculkan stres yang akhirnya malah mengacaukan aktivitas atau kegiatan yang sedang dilakukan. Parahnya lagi, stres dapat mengakibatkan menurunnya sistem imun atau daya tahan tubuh terhadap virus atau bakteri. Menurunnya imun atau daya tahan tubuh yang diakibatkan oleh gangguan stres ini justru dapat menyebabkan seseorang dapat dengan mudah terserang penyakit Covid-19. Oleh sebab itu mengatur dan mengelola stres di masa pandemi Covid-19 ini sangat penting.

Manajemen stres dapat diartikan sebagai upaya yang dilakukan untuk dapat mengendalikan, mengelola, dan mengatur stres yang merupakan hasil dari reaksi tubuh baik secara fisik maupun psikis dan muncul karena ada tekanan dari lingkungan atau diri sendiri. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk melakukan manajemen stres, salah satunya adalah melalui pikiran positif. Dalam bidang keilmuan psikologi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk bisa dengan mudah memunculkan pikiran positif adalah dengan menggunakan teknik afirmasi yang ditujukan untuk diri sendiri atau yang biasa dikenal dengan sebutan Self-Affirmation. Self-Affirmation berfokus pada pikiran dan perilaku. Teknik Self-Affirmation dapat mereduksi kecemasan akademik dengan cara mengubah cara mereka berpikir untuk merasakan atau bertindak, terlepas dari situasi. Self-Affirmation merupakan penegasan kepada diri sendiri melalui pernyataan pribadi yang menguatkan keinginan dengan melibatkan diri secara langsung dalam prosesnya.

“Teknik Self-Affirmation menerapkan kalimat positif, relaksasi, sugesti diri, dan memfokuskan diri pada satu aspek kehidupan. Apabila dijelaskan melalui bahasa yang lebih sederhana, teknik ini dilakukan dengan cara memberikan sugesti-sugesti positif kepada diri sendiri secara berulang-ulang dan berkelanjutan. Teknik ini dilakukan sebagai proses manipulasi pikiran dalam mengubah pikiran yang tidak logis menjadi pemikiran yang logis agar perasaan dan tindakan yang dilakukan bisa sesuai dengan yang diharapkan,” urai Nunuk Dwi Anggraeni.

Teknik ini apabila dilakukan secara berulang dan berkelanjutan dapat mempengaruhi imajinasi dalam pikiran bawah sadar, jika pikiran bawah sadar sudah dikondisikan dengan begitu kuat terhadap kesan yang didapatkan dari pengulangan pikiran, maka hasil yang didapat dari afirmasi ini akan optimal. Teknik Self-Affirmation identik dengan penggunaan kalimat-kalimat positif, seperti misalnya :

“Hari ini tubuh saya sehat, saya semangat, dan jiwa saya tenang”

“Hari ini saya penuh energi dan semangat, pikiran saya positif”

“Hari ini kondisi saya lebih baik dari kemarin”

“Aku bersyukur atas kehidupan ini”

“Saya bahagia saat ini dan akan selalu bahagia”

“Aku bisa melewati hari ini dengan kuat,”  dan masih banyak ribuan kalimat positif lainnya.

Tidak ada ketentuan yang pasti terkait berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan Self-Affirmation, Seseorang bisa mengucapkan kalimat positif tersebut berulang kali hingga dirasa kalimat yang dinyatakan tadi sudah diterima oleh pikiran kita dan kita sudah bisa merasakan efek positif sesuai dengan kalimat yang kita ucapkan. Meskipun belum ada ketentuan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan teknik ini, namun untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal kita bisa melakukan teknik Self-Affirmation ini di beberapa waktu terbaik, diantaranya adalah :

  • Waktu bangun tidur
  • Setelah beribadah
  • Saat turun hujan
  • Ketika akan tidur
  • Sesaat setelah merasakan puncak emosi
  • Ketika mengguyurkan air ke tubuh saat mandi
  • Ketika merasa tubuh dalam keadaan mudah tersugesti, seperti misalnya ketika mendengarkan musik klasik, ketika merenung, dan lain sebagainya.

Waktu-waktu diatas merupakan waktu terbaik untuk bisa mempraktekkan teknik Self-Affirmation ini, karena di waktu-waktu tersebut kondisi tubuh siap untuk menerima sugesti dan kita dapat memberdayakan pikiran bawah sadar sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Dan teknik ini sangat baik dilakukan untuk anak didik yang sudah terlalu lama berlajar di rumah dan mengalami stress.

Teknik Self-Affirmation merupakan salah satu dari sekian banyak cara yang dapat dilakukan untuk manajemen stres utamanya dimasa pandemi Covid 19 ini yang penuh dengan keterbatasan ruang gerak dan berkurangnya aktivitas diluar. Meningkatkan ibadah dan berpikir lebih positif dapat memberikan efek tenang dalam tubuh sehingga dapat membantu untuk bisa mengurangi tingkat stres agar tidak berkelanjutan dan menimbulkan efek yang lebih parah. Ketika stres bisa dimanajemen dengan baik, tubuh akan menjadi lebih tenang, pikiran lebih positif, dan itu akan berpengaruh pada daya imun yang kita miliki.

Daya tahan tubuh akan menjadi lebih kuat dan tidak mudah terserang penyakit atau virus, sehingga kita bisa terhindar dari Covid 19. Akan tetapi apabila seseorang telah menunjukkan gejala stres tingkat tinggi dan telah berlangsung cukup lama selama masa pandemi Covid 19 ini, maka disarankan untuk berkonsultasi ke professional yang ahli dibidangnya seperti misalnya psikolog atau konselor dan psikiater. Sebab, apabila jika tidak tertangani dengan tepat dan cepat akan menimbulkan masalah yang serius dalam kesehatan mental dan fisik seseorang.

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Tiga Terjemahan Pertama

Netizen Kamis, 4 Maret 2021 | 10:20 WIB

Pada 1872, Raden Kartawinata sudah bisa menerbitkan tiga judul terjemahan dari bahasa Belanda.

Netizen, Tiga Terjemahan Pertama, raden kartawinata,Sunda,Jawa,Bahasa,Penerjemah,Belanda,R.H. Moeh. Moesa,K.F. Holle,buku,Literatur,Literasi

Mencabut Industri Dosa Berkedok Perpres Investasi Miras

Netizen Rabu, 3 Maret 2021 | 14:15 WIB

Ada yang bilang bahwa industri dosa sejatinya merupakan usaha mentransfer dana publik ke tangan swasta dengan cara yang...

Netizen, Mencabut Industri Dosa Berkedok Perpres Investasi Miras, Minuman Keras (Miras),Perpres investasi miras,Presiden Joko Widodo,Indonesia,Investasi,World Health Organization (WHO),Papua,minuman beralkohol

Gang 'Sarebu Punten' Itu Disulap Jadi Kampung Kreatif

Netizen Rabu, 3 Maret 2021 | 13:40 WIB

Pada era tahun 90-an, jalan-jalan atau gang-gang kecil di daerah Cicadas juga terkenal dengan sebutan gang "sarebu punte...

Netizen, Gang 'Sarebu Punten' Itu Disulap Jadi Kampung Kreatif, Cicadas,Desa Kreatif,Bandung,Gang ,Kampung Kreatif

Khawatir Kini Kina Tinggal Nama

Netizen Selasa, 2 Maret 2021 | 15:00 WIB

Pohon kina peninggalan tahun 1855 itu sudah sangat tua, keadaannya sudah dalam posisi bungkuk atau miring, dan kini suda...

Netizen, Khawatir Kini Kina Tinggal Nama, Kina,Pohon,Bandung,Chincona,Chincon,Franz Wilhelm Junghuhn,Karl Justus Hasskarl

Virtual Police, Polisi Bahasa Gaya Baru

Netizen Selasa, 2 Maret 2021 | 13:50 WIB

Kita tidak boleh hanya menekankan kebenaran berbahasa yang diukur oleh kebakuan KBBI, tetapi harus memperhatikan situasi...

Netizen, Virtual Police, Polisi Bahasa Gaya Baru, Polisi,Bahasa,Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),Santun

Mengenal Wawacan dan Putri Sekar Arum

Netizen Selasa, 2 Maret 2021 | 10:54 WIB

Wawacan berjudul ‘Putri Sekar Arum’ jadi penanda utama bahwa, bahasa, sastra, dan budaya Sunda masih hidup

Netizen, Mengenal Wawacan dan Putri Sekar Arum , Putri Sekar Arum,Bahasa Sunda,Wawacan,Puisi Sunda

“Beberes" Solusi Atasi Kekumuhan Menjadi Keindahan

Netizen Senin, 1 Maret 2021 | 15:25 WIB

Salah satu problematika yang dihadapi warga Kota Bandung adalah soal sampah.

Netizen, “Beberes" Solusi Atasi Kekumuhan Menjadi Keindahan, Beberes,Kekumuhan,Bandung,Sampah,Keindahan

[Ayo Netizen] 6 Tulisan Terpopuler Ayobandung.com Edisi Februari 2021

Netizen Senin, 1 Maret 2021 | 11:15 WIB

Selamat untuk 6 netizen yang tulisannya terpopuler pada edisi Februari 2021!

Netizen, [Ayo Netizen] 6 Tulisan Terpopuler Ayobandung.com Edisi Februari 2021, Ayo Netizen,AyoBandung,Tulisan Terpopuler

artikel terkait

dewanpers