web analytics
  

Pakaian Kerja Karyawan Pabrik Tahu di Bogor Bak Manajer Kantoran

Selasa, 15 Desember 2020 15:10 WIB Husnul Khatimah
Umum - Regional, Pakaian Kerja Karyawan Pabrik Tahu di Bogor Bak Manajer Kantoran, Berita Bogor,Unik,Kuliner,Wisata Kuliner,Tahu

Karyawan tahu keju di Kampung Kebon Kalapa, Bogor mengenakan jas dan dasi dalam pekerjaan sehari-hari. (ayobandung/Husnul Khatimah)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Karyawan tahu keju di Kampung Kebon Kalapa, Sukaraja, Kabupaten Bogor tampil bak manajer kantoran dalam pekerjaannya sehari-hari.

Pengelola usaha produksi tahu dengan brand Enjoy dan Arjuna, Hikam Abdul Manan (21), mengatakan ide ini ia cetuskan untuk membangkitkan semangat bekerja dan kepercayaan diri para pegawainya agar termotivasi menjadi pekerja sukses. Apalagi pekerjanya masih pada muda.

"Karena saya sendiri juga memakai setelan kemeja saat berkeliling menjual tahu. Makanya saya terapkan hal itu ke pekerja yang lain. Kami ingin tampil beda dan punya ciri khas tersendiri. Kan, kelihatannya juga enak, rapih, bersih, apalagi kita produksi makanan. Jadi, kita punya nilai lebih untuk menarik minat pembeli dan meningkatkan penjualan di tengah persaingan yang ketat," ujar Hikam, Selasa (15/12/2020).

Pekerja yang memakai setelan jas kemeja ini ada 4 orang yakni bagian giling, nyetak, penguningan, dan packing. Total pekerja di sini ada 8 orang tapi sebagian ada yang sedang libur. Karena keterbatasan baju dan jas, ini dipakainya seminggu tiga kali. Hari Senin, Rabu, dan Sabtu. Yang wajib pakai setiap hari hanya bagian marketing saja.

"Kebetulan saya punya sekitar 12 pasang setelan jas dan dasi, itu saya kasih ke mereka masing-masing satu pasang. Makanya dipakainya cuma seminggu tiga kali. Mungkin ke depan bisa setiap hari dipakai kalau sudah nambah lagi jasnya," kata Hikam.

Hikam mengungkapkan, meski baru setahun berjalan dan kemudian terdampak situasi sulit, namun usaha produksi tahu buatannya tetap bertahan dan berjalan untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Ia mengakui, dampak yang dirasakan usahanya di tengah pandemi ini, salah satunya kenaikan harga bahan. Meski harga bahan dasar saat ini sedang naik, namun ia tidak menaikkan harga jual tahunya. Hanya dari sisi ukuran tahunya saja yang agak diperkecil.

"Dalam satu hari kita memproduksi tiga kuintal tahu atau 1000 bungkus per hari. Saat ini, penjualan tahu naik turun karena harga kedelai masih tinggi. Tapi ya, Alhamdulillah kita jalani saja dan kita belum menambah jumlah produksi karena menunggu harga kedelai stabil dulu. Mudah-mudahan awal tahun kita bisa lebih maju," katanya.

Ia menjelaskan, tahu kedelai yang ia produksi ini memiliki dua varian rasa yakni tahu keju dengan brand Enjoy dan tahu telur dengan brand Arjuna. 

Tahu kita ini semua menggunakan bahan alami tanpa pengawet. Tahu keju yang berwarna kuning itu dari kunyit sedangkan tahu warna putih itu warna alaminya. Prinsipnya kita mengutamakan kualitas dan rasa,” ungkapnya.

Hikam meneruskan, tahu hasil produksinya dipasarkan ke sejumlah pasar tradisional di daerah Bogor hingga ke daerah Depok, Cibubur, dan Kebayoran Lama.

"Selain menyasar segmen pasar tradisional, ke depan saya akan coba pasarkan tahu ini ke segmen menengah ke atas seperti ke hotel, restoran, dan mal. Mudah-mudahan ke depan bisa masuk ke seluruh pasar di Jabodetabek," katanya.
 

Editor: Andres Fatubun

terbaru

Donor Darah hingga Mata, Cara Berkemanusiaan Warga Ahmadiyah Manislor...

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 11:34 WIB

Kegiatan tersebut rutin digelar komunitas JAI Manislor, di tengah pandemi sekalipun.

Umum - Regional, Donor Darah hingga Mata, Cara Berkemanusiaan Warga Ahmadiyah Manislor Cirebon, Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI),silaturahmi di tengah pandemi Covid-19,nilai-nilai kemanusiaan,para pendonor,Donor Darah,Protokol Kesehatan,pendonor darah,pendonor kornea mata

Sejumlah Tahanan di Lapas Ciamis Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 07:56 WIB

Para tahanan itu dibawa ke Kompleks Islamic Center Kabupaten Ciamis untuk menjalani isolasi.

Umum - Regional, Sejumlah Tahanan di Lapas Ciamis Terkonfirmasi Positif Covid-19 , Tahanan di Lapas Positif Covid-19,kronologi kasus Covid-19 Lapas,14 hari diisolasi,Lembaga Permasyarakatan (Lapas),COVID-19,tahanan positif covid-19,kehilangan indra perasa,Gejala Covid-19,pasien gejala covid-19

8 Napi Lapas Ciamis Positif Covid-19

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 23:04 WIB

Sebanyak 8 tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Ciamis terkonfirmasi positif Covid-19.

Umum - Regional, 8 Napi Lapas Ciamis Positif Covid-19, Napi Positif Covid-19,Lapas Ciamis

Rem Blong, Truk Fuso Hantam Mobil di Jalan Kadipaten

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 21:38 WIB

Diduga akibat rem blong, sebuah truk fuso dengan nomor polisi BE-9176-CK menabrak bagian belakang mobil box di Jalan Ray...

Umum - Regional, Rem Blong, Truk Fuso Hantam Mobil di Jalan Kadipaten, Kecelakaan di Tasikmalaya,Truk Fuso,Polsek Kadipaten

Ricky Tommy Jabar Kajari Cianjur, Komaidi Terbang ke Kalimantan

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 21:06 WIB

Pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri Cianjur dari Komoidi  kepada Ricky Tommy Hasiholan berlangsung penuh persahabatan d...

Umum - Regional, Ricky Tommy Jabar Kajari Cianjur, Komaidi Terbang ke Kalimantan, Kajari Cianjur Ricky Tommy Hasiholan

Plt Bupati Cianjur dan Kapolres Tinjau Korban dan Lokasi Pergeseran Ta...

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 20:44 WIB

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman bersama Kapolres Cianjur AKBP Mochammad Rifai meninjau lokasi bencana pergerakan tana...

Umum - Regional, Plt Bupati Cianjur dan Kapolres Tinjau Korban dan Lokasi Pergeseran Tanah, Pergeseran Tanah di Cianjur,Pergeseran Tanah Desa Batulawang,Plt Bupati Cianjur Herman Suherman,Kapolres Cianjur AKBP Mochammad Rifai

Polisi Buru Pelaku Penipuan Puluhan Ponpes di Tasikmalaya

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 19:57 WIB

Kasus penipuan terhadap puluhan pondok pesantren yang dilakukan oleh tersangka berinisial AA warga Kecamatan Nagreg, Kab...

Umum - Regional, Polisi Buru Pelaku Penipuan Puluhan Ponpes di Tasikmalaya, Penipuan Puluhan Ponpes di Tasikmalaya,Ponpes di Tasikmalaya Kena Tipu,Polresta Tasikmalaya

Ini Penyebab Pergerakan Tanah di Kampung Cigorowong Tasikmalaya

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 19:35 WIB

Tim dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral...

Umum - Regional, Ini Penyebab Pergerakan Tanah di Kampung Cigorowong Tasikmalaya, Pergerakan Tanah Kota Tasikmalaya,Pergerakan Tanah Kampung Cigorowong,Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)

artikel terkait

dewanpers