web analytics
  

Klaster Keluarga Merebak, Satu RW di Antapani Terapkan PSBM

Selasa, 8 Desember 2020 12:03 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Klaster Keluarga Merebak, Satu RW di Antapani Terapkan PSBM, Kecamatan Antapani,COVID-19,Kota Bandung,Pusicov,pembatasan sosial berskala mikro (PSBM),klaster keluarga

[Ilustrasi] Mayoritas kasus di Kecamatan Antapani beredar di klaster keluarga. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Saat ini, Kecamatan Antapani menjadi penyumbang terbanyak kasus aktif Covid-19 di Kota Bandung. Berdasarkan data Pusat Informasi Covid-19 (Pusicov) hingga Selasa (8/12/2020), terdapat 71 kasus positif aktif di kecamatan ini.

Camat Antapani Rahmawati Mulia mengatakan, mayoritas kasus di Kecamatan Antapani beredar di klaster keluarga. Bahkan, saat ini terdapat satu RW di salah satu kelurahan di Antapani yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM).

"Di satu RW itu awalnya ada 15 orang yang terpapar, ada di 4-5 keluarga. Jadi pak RW-nya sendiri yang mau memberlakukan PSBM," ungkap Rahmawati saat dihubungi, Senin (7/12/2020).

Dia mengatakan, RW tersebut kemudian memberlakukan pengetatan pintu masuk dan keluar wilayah. Akses keluar masuk dibuat satu pintu sehingga memudahkan pemantauan pergerakan warga.

"Bukan berarti sama sekali tidak bisa keluar sih, tidak seketat itu. Tapi akes keluar dan masuk jadi satu pintu. Jadi terpantau setiap orang yang ada di dalam," ungkapnya.

Selain itu, dia meminta kepala RW yang bersangkutan hanya memfungsikan fasilitas publik di wilayah RW tersebut untuk warga setempat. Masjid yang biasanya terbuka untuk umum saat ini hanya bisa diakses warga.

"Fasilitas di sana juga hanya untuk orang RW saja, soalnya banyak orang luar yang suka Jumatan di sana. Untuk sementara tidak terima jemaah dari luar," ungkapnya.

Warga yang tengah sakit juga diminta tidak beribadah di masjid. Aturan ini berlaku bagi seluruh masjid di Antapani, mengingat banyaknya jumlah masjid di kecamatan tersebut yang ditakutkan menjadi sarana penyebaran Covid-19.

"Masjid di Antapani kan banyak, dan tidak semuanya menerapkan physical distancing. Karena ada saja yang menilai tidak afdal kalau saf-nya berjarak. Jadi bisa saja ada kasus (Covid-19) dari masjid. Kemungkinannya banyak," ungkapnya.

Adapun PSBM di RW tersebut, kata dia, berlangsung sejak 27 November 2020 hingga 11 Desember 2020. Petugas puskesmas setempat juga disebut telah melakukan tracing kontak dari kasus positif yang ada.

"Dari puskesmas sudah ada tracing, ini alasan kenapa Antapani jadi kecamatan dengan kasus tertinggi, karena rajin tracing. Standar WHO kan kalau ada yang positif wajib swab 30 orang, tapi di kita mah yang kontak erat dulu saja, minimal yang satu rumah dulu," ungkapnya.

Salah satu hal yang menyebabkan klaster keluarga merebak di RW tersebut, kata dia, adalah karena rumah penduduknya yang padat dan berdempet. Ketika ada satu warga yang dinyatakan positif Covid-19, penularan terhadap keluarga dan tetangga menjadi tak terhindarkan.

"Di RW dan kelurahan lain juga ada kasus Covid-19 tapi tidak seperti di RW itu, karena bentuknya perumnas yang 'rapat', jarak antarrumah berdekatan. Ada yang satu rumah hampir seluruhnya kedapatan (positif Covid-19)," ungkapnya.

Untuk mengantisipasi penularan Covid-19 tidak semakin meluas, pihaknya melakukan sejumlah langkah. Salah satunya menutup Lapang Gasmin yang kerap menjadi titik berkumpul warga.

"Lapang Gasmin juga kita tutup. Pedagang banyak yang protes sih, tapi ya mau bagaimana. Aspek ekonomi dan kesehatan ini harus seimbang," ungkapnya.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Emosi saat Sidang, Habib Bahar Bin Smith: Bohong Kamu Saksi

Bandung Selasa, 13 April 2021 | 22:46 WIB

Sidang pemeriksaan saksi atas kasus penganiayaan yang diduga dilakukan Bahar Bin Smith berlangsung Pengadilan Negeri Ban...

Bandung Raya - Bandung, Emosi saat Sidang, Habib Bahar Bin Smith: Bohong Kamu Saksi, Habib Bahar bin Smith,sidang Habib Bahar,Habib Bahar Kasus Penganiayaan

Dinsos Kota Bandung Kesulitan Halau Gelandangan dan Pengemis, Ini Alas...

Bandung Selasa, 13 April 2021 | 22:18 WIB

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Bandung, Dadang Aziz Salim mengaku, pihaknya kekurangan sarana dan prasara...

Bandung Raya - Bandung, Dinsos Kota Bandung Kesulitan Halau Gelandangan dan Pengemis, Ini Alasannya, Dinsos Kota bandung,Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS),PPKS Kota Bandung,Gelandangan di Bandung,Pengemesi di Bandung

Mobil Xenia Lenyap saat Parkir di Minimarket

Bandung Selasa, 13 April 2021 | 22:14 WIB

Sebuah mobil merk Xenia bernomor polisi D 1632 ZI dicuri saat parkir di minimarket Alfamart Jalan Ahmad Yani, pada hari...

Bandung Raya - Bandung, Mobil Xenia Lenyap saat Parkir di Minimarket, Mobil Hilang di Bandung,Pencurian Mobil di Bandung,Mobil Dicuri di Bandung

Ridwan Kamil: Kalau Ibu-ibu Menjerit Harga Mahal, Saya Kontak Bulog

Bandung Selasa, 13 April 2021 | 20:34 WIB

Hari pertama puasa, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi meninjau ketersediaan...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil: Kalau Ibu-ibu Menjerit Harga Mahal, Saya Kontak Bulog, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Harga Kepokmas,Kenaikan Harga Kepokmas,Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi

Sudah Diimbau, Warga Cibaduyut Tetap Jualan dan Ngabuburit

Bandung Selasa, 13 April 2021 | 19:02 WIB

Namun, berdasarkan pantauan Ayobandung.com di komplek Mekarwangi, sepanjang Jalan Indrayasa dipadati oleh warga yang ber...

Bandung Raya - Bandung, Sudah Diimbau, Warga Cibaduyut Tetap Jualan dan Ngabuburit, Cibaduyut,tempat jual takjil Cibaduyut,larangan ngabuburit Bandung,Ngabuburit di Bandung,Tempat ngabuburit dijaga polisi

Ramadan di Tengah Pandemi, Pasar Kaget UIN Bandung Sepi

Bandung Selasa, 13 April 2021 | 18:24 WIB

Ramadan di Tengah Pandemi, Pasar Kaget UIN Bandung Sepi

Bandung Raya - Bandung, Ramadan di Tengah Pandemi, Pasar Kaget UIN Bandung Sepi, pasar Ramadan Bandung,pasar kaget Bandung,uin bandung,tempat jual takjil bandung,penjual takjil bandung

Sejumlah Pasar di Bandung Diawasi Ketat Satpol PP, Ini Daftarnya

Bandung Selasa, 13 April 2021 | 17:18 WIB

Pengawasan ini guna meminimalisir terjadinya kerumunan.

Bandung Raya - Bandung, Sejumlah Pasar di Bandung Diawasi Ketat Satpol PP, Ini Daftarnya, Pasar Tradisional di Kota Bandung,pasar tumpah kota bandung,Satpol PP Kota Bandung,Ramadan 2021,aturan Ramadan Bandung

LBH Bandung: Bipartite adalah Hak Pekerja, Tak Boleh Dihalang-halangi

Bandung Selasa, 13 April 2021 | 17:13 WIB

Rangga menengarai adanya pelanggaran terhadap bipartite antara CV Sandang Sari dengan para pekerjanya.

Bandung Raya - Bandung, LBH Bandung: Bipartite adalah Hak Pekerja, Tak Boleh Dihalang-halangi, Bipartite,pengertian Bipartite,CV Sandang Sari,buruh CV Sandang Sari didenda,buruh CV Sandang Sari digugat,Mantan Buruh CV Sandang Sari,Kisruh CV Sandang Sari

artikel terkait

dewanpers