web analytics
  

6 Daerah di Jabar Zona Merah, 2 Akan Gelar Pilkada Besok

Selasa, 8 Desember 2020 07:47 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, 6 Daerah di Jabar Zona Merah, 2 Akan Gelar Pilkada Besok, Ridwan Kamil,Zona Merah Covid-19,pilkada,Depok,Karawang,Garut,Tasikmalaya

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menunjukan tangannya seusai menjalani pengambilan darah di Puskesmas Garuda, Jalan Dadali, Kota Bandung, Rabu (30/9/2020). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jabar beserta tiga jajaran Forkopimda Jabar menjalani pengambilan darah terkait Uji Klinis Vaksin Covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Senin (7/12/2020), mengumumkan 6 daerah di Jawa Barat masuk zona merah Covid-19 atau zona risiko tinggi. Dua di antaranya akan menggelar Pilkada 9 Desember 2020, besok.

Keenam daerah di Jabar yang masuk zona merah Covid-19 tersebut yakni Kota Depok, Kabupaten Karawang, Kota Bandung, Kabupaten Garut, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Majalengka. Sementara itu, dua daerah yang akan melangsungkan pilkada adalah Kota Depok dan Kabupaten Karawang.

"Maka Depok dan Karawang akan diberikan status siaga dalam pelaksanaan pilkada, karena mereka masuk ke dalam 8 daerah (di Jabar) yang akan pilkada," ungkap Ridwan Kamil di Makodam III Siliwangi Kota Bandung, Senin (7/12/2020).

Ridwan Kamil juga menyebutkan penanganan daerah zona merah tersebut ada di bawah kuasa kepala daerah masing-masing. Termasuk Kota Bandung yang masih melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional.

"Kota Bandung zona merah, KBB (Kabupaten Bandung Barat) sudah tidak. Kebijakan Kota Bandung saya serahkan kontiuitasnya kepada wali kota," ungkapnya.

Adapun daerah sisanya, kata dia, mayoritas berada di zona kuning atau zona risiko rendah.

"Sisanya membaik dan kita lebih banyak zona kuning dibanding oranye," katanya.

Adapun 8 daerah di Jabar yang akan melaksanakan Pilkada Serentak 2020, yakni:

1. Kabupaten Bandung

2. Cianjur

3. Sukabumi

4. Karawang

5. Indramayu

6. Tasikmalaya

7. Pangandaran

8. Kota Depok

Pilkada Berpotensi Munculkan 9 Ribu Kasus Covid-19

Ridwan Kamil menyebut Pilkada Serentak 2020 berpotensi munculkan 9.000 kasus Covid-19 baru. Hal tersebut dapat terjadi bila protokol kesehatan tidak dilaksanakan secara ketat.

Ridwan Kamil pun meminta agar para petugas pemilu dan masyarakat senantiasa mentaati aturan. Dengan begitu, penyebaran Covid-19 dalam Pilkada Serentak 9 Desember 2020 tersebut dapat dihindari.

"Saya titip pada petugas dan semua pihak agar mentaati (protokol kesehatan). Buktikan pilkada bisa sukses. Karena kalau dilanggar, hitungan dari kita bisa berpotensi sampai 9.000 kasus baru," ungkap Ridwan Kamil dalam konferensi pers di Makodam III Siliwangi, Senin (7/12/2020).

Ridwan Kamil mengatakan, untuk meminimalisasi kerumunan orang dalam proses pemilihan, pihaknya telah meminta agar proses penghitungan suara dilakukan secara digital. Karena itu, tidak ada petugas yang berkumpul terlalu lama dalam satu tempat selepas pencoblosan.

"Jangan lama-lama melakukan proses di TPS. Jabar sudah diperintahkan untuk melakukan e-rekap. Kan nyoblos digital belum boleh, kalau rekap digital saya rasa tidak ada masalah agar orang tidak berlama-lama di satu titik," ungkapnya.

Selain itu, Ridwan Kamil juga menyebut telah melakukan rapid test dilanjut swab test bagi petugas pemilihan. Bila ada yang positif Covid-19, KPU akan segera menggantinya.

"Idealnya semua yang akan nyoblos dites, tapi kapasitas tidak memungkinkan. Maka pengetesan dilakukan pada petugas," ungkap Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil mengingatkan agar seluruh petugas dan peserta Pilkada Serentak untuk disiplin mentaati protokol kesehatan. Rumus 3M harus terus dilakukan agar penyebaran Covid-19 seperti pada saat libur panjang tidak kembali terulang.

"Antisipasi sudah kita lakukan, simulasi sudah dilakukan, tinggal kedisiplinan saja. Selama kita kunci lubang pernapasan kita ini oleh masker, harusnya sih tidak ada peningkatan," kata Ridwan Kamil.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Kedisiplinan Bermasker Warga Kota Bandung Menurun

Bandung Minggu, 7 Maret 2021 | 08:16 WIB

Pandemi Covid-19 berlangsung satu tahun tetapi kesadaran dan kedisiplinan masyarakat Kota Bandung dalam menerapkan proto...

Bandung Raya - Bandung, Kedisiplinan Bermasker Warga Kota Bandung Menurun, disiplin pakai masker,Disiplin Protokol Kesehatan,disiplin jaga jarak,Update Covid-19 Kota Bandung,Covid-19 Bandung

Ini Biang Kerok Kenaikan Harga Cabai Setiap Tahun

Bandung Minggu, 7 Maret 2021 | 04:23 WIB

Harga Cabai Naik Setiap Tahun, Pemerintah Perlu Siapkan Langkah Strategis

Bandung Raya - Bandung, Ini Biang Kerok Kenaikan Harga Cabai Setiap Tahun, Harga Cabai Naik,HKTI Jabar,berita cabai naik,harga cabai di bandung naik

Ramai Aksi Geng Copet, Alun-Alun Bandung Jadi Sepi Pengunjung

Bandung Minggu, 7 Maret 2021 | 04:09 WIB

Rentetan tindak pencopetan di sekitar alun-alun Bandung tengah menjadi sorotan yang ramai diberitakan.

Bandung Raya - Bandung, Ramai Aksi Geng Copet, Alun-Alun Bandung Jadi Sepi Pengunjung, Alun-alun Ujungberung,Copet Alun-alun Bandung,Copet Bandung,Pencopet di Bandung,berita bandung hari ini

Jambret Viral di Babakan Sari Ternyata Bukan Ojol

Bandung Sabtu, 6 Maret 2021 | 21:42 WIB

Polrestabes Bandung berhasil menangkap pelaku penjambretan pada Senin (1/3/2021) di Jalan Soma, Babakan Sari, Kecamatan...

Bandung Raya - Bandung, Jambret Viral di Babakan Sari Ternyata Bukan Ojol, Jambret di Bandung,Polrestabes Bandung,Jambret Nyamar Jadi Ojol,Ojek Online (Ojol)

Cuaca Ekstrem Terus Berlangsung, Harga Cabai Rawit Makin Meroket

Bandung Sabtu, 6 Maret 2021 | 20:30 WIB

Cuaca ekstrem yang terus menyelimuti Jawa Barat memicu kenaikan harga cabai rawit dan cabai domba.

Bandung Raya - Bandung, Cuaca Ekstrem Terus Berlangsung, Harga Cabai Rawit Makin Meroket, Harga Cabai Rawit Melejit,Harga Cabai Meroket,Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung,Kepala Bidang Distribusi Perdagangan dan Pengembangan E-Commerce Disdagin Kota Bandung, Meiwan Kartiwa.

570 ASN di Jabar Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Bandung Sabtu, 6 Maret 2021 | 20:00 WIB

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memulai vaksinasi massal bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya.

Bandung Raya - Bandung, 570 ASN di Jabar Telah Disuntik Vaksin Covid-19, Vaksin,Aparatur Sipil Negera (ASN),Jawa Barat,Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Jabarn Marion Siagian

Perlu Penyempurnaan, Wisanggeni Bisa Bantu Atasi Sampah

Bandung Sabtu, 6 Maret 2021 | 19:30 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengapresiasi setiap inovasi masyarakat untuk bisa membantu menyelesaikan permasalahan...

Bandung Raya - Bandung, Perlu Penyempurnaan, Wisanggeni Bisa Bantu Atasi Sampah, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,Wisanggeni Waste Incinerator,TPS Regol,Jalan Soekarno-Hatta,Kota Bandung,Sampah

Pemkot Bandung dan Pemuda Persis Siap Membangun Kota Lebih Baik

Bandung Sabtu, 6 Maret 2021 | 18:00 WIB

Pasalnya, partisipasi masyarakat sangat penting membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menangani pandemi Covid-19.

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung dan Pemuda Persis Siap Membangun Kota Lebih Baik, Persis,Pemuda Persis,Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,Ketua PD Pemuda Persis, Farhan Fuadi Rahman

artikel terkait

dewanpers