web analytics
  

Suap Mensos Juliari soal Bansos Sembako Jabodetabek

Minggu, 6 Desember 2020 07:45 WIB
Umum - Nasional, Suap Mensos Juliari soal Bansos Sembako Jabodetabek, Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara,KPK Mensos,OTT Mensos,korupsi bansos,bansos jabodetabek,Bansos Covid-19

Kementerian Sosial RI menyalurkan bantuan 2.000 paket sembako kepada warga Kabupaten Bandung Barat terdampak ekonomi Coronavirus Disease (Covid-19). (Tri Junari)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- KPK menduga suap kepada Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara terkait fee pengadaan bantuan sosial (bansos) sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Jabodetabek. Ia menerima suap senilai Rp17 miliar.

"Pada pelaksanaan paket bansos sembako periode pertama diduga diterima fee Rp 12 miliar yang pembagiannya diberikan secara tunai oleh MJS (Matheus Joko Santoso) kepada JPB (Juliari Peter Batubara) melalui AW (Adi Wahyono) dengan nilai sekitar Rp 8,2 miliar," kata kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers di gedung KPK pada Minggu (6/12/2020) dini hari.

Pemberian uang tersebut selanjutnya dikelola oleh Eko dan Shelvy N selaku orang kepercayaan Juliari. Uang tujuannya digunakan untuk membayar berbagai keperluan pribadi Juliari.

"Untuk periode kedua pelaksanaan paket Bansos sembako, terkumpul uang fee dari bulan Oktober 2020 sampai dengan Desember 2020 sejumlah sekitar Rp8,8 miliar yang juga diduga akan dipergunakan untuk keperluan JPB," tambah Firli.

Sehingga, total suap yang diduga diterima Juliari adalah senilai Rp17 miliar. Perkara ini, menurut Firli, diawali adanya pengadaan bansos penanganan Covid-19 berupa paket sembako di Kementerian Sosial RI tahun 2020 dengan nilai sekitar Rp5,9 triliun dengan total 272 kontrak pengadaan dan dilaksanakan dengan dua periode.

"JPB (Juliari P Batubara) selaku Menteri Sosial menunjuk MJS (Matheus Joko Santoso) dan AW (Adi Wahyono) sebagai Pejabat Pembuat Komitmen) dalam pelaksanaan proyek tersebut dengan cara penunjukan langsung para rekanan," ungkap Firli.

Diduga disepakati adanya fee dari tiap-tiap paket pekerjaan yang harus disetorkan para rekanan kepada Kementerian Sosial melalui MJS.

"Untuk fee tiap paket bansos di sepakati oleh MJS dan AW sebesar Rp 10ribu per paket sembako dari nilai Rp300 ribu per paket bansos," tambah Firli.

Selanjutnya Matheus dan Adi pada Mei sampai dengan November 2020 membuat kontrak pekerjaan dengan beberapa suplier sebagai rekanan yang di antaranya Ardian IM, Harry Sidabuke dan juga PT Rajawali Parama Indonesia (RPI) yang diduga milik Matheus.

"Penunjukan PT RPI sebagai salah satu rekanan tersebut diduga diketahui JPB dan disetujui oleh AW," ungkap Firli.

Dari operasi tangkap tangan (OTT) pada Sabtu, (5/12) di beberapa tempat di Jakarta, petugas KPK mengamankan uang dengan jumlah sekitar Rp14,5 miliar dalam berbagai pecahan mata uang yaitu sekitar Rp11, 9 miliar, sekitar 171,085 dolar AS (setara Rp2,420 miliar) dan sekitar 23.000 dolar Singapura (setara Rp243 juta). KPK pun menetapkan lima orang tersangka yaitu sebagai tersangka penerima suap Juliari Peter Batubara, Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono sedangkan tersangka adalah Ardian IM dan Harry Sidabuke.

Program bansos sembako di Jabodetabek adalah salah satu dari enam program perlindungan sosial di Kementerian Sosial yang diselenggarakan pemerintah untuk mengatasi pandemi Covid-19. Total anggaran untuk bansos sembako Jabodetabek adalah senilai Rp6,84 triliun dan telah terealisasi Rp5,65 triliun (82,59 persen) berdasarkan data 4 November 2020.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Sumber: Republika
Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

KKP Tetapkan 20 Jenis Ikan Dilindungi, Bagaimana dengan Cupang?

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 11:10 WIB

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerbitkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1 Tahun 2021 tentang...

Umum - Nasional, KKP Tetapkan 20 Jenis Ikan Dilindungi, Bagaimana dengan Cupang?, Ikan dilindungi,20 Ikan dilindungi,Ikan cupang,arwana,Ikan Arwana

Ini Kegiatan Doni Munardo Sebelum Positif Covid-19

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:34 WIB

Doni Monardo mengumumkan dirinya positif Covid-1, setelah menjalani tes PCR. Padatnya aktivitas membuat Ketua Satuan Tug...

Umum - Nasional, Ini Kegiatan Doni Munardo Sebelum Positif Covid-19, Doni Munardo,Doni Munardo Positif Covid-19,COVID-19,Corona,dimana Doni Munardo kena corona

Habib Rizieq Terbelit Kasus Baru, Kali Ini Sengketa Lahan di Bogor

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:30 WIB

Habib Rizieq Shihab dihadapkan pada persoalan hukum baru. Ia dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri atas kasus...

Umum - Nasional, Habib Rizieq Terbelit Kasus Baru, Kali Ini Sengketa Lahan di Bogor, Habib Rizieq Shihab,Kasus Sengketa Lahan habib Rizieq Shihab,Kasus Habib Rizieq Shihab,Rizieq Shihab

Letjen Doni Monardo Positif Covid-19

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:16 WIB

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Letjen Doni Monardo mengumumkan, ia positif tertular virus corona. Hal itu terja...

Umum - Nasional, Letjen Doni Monardo Positif Covid-19, Doni Munardo,Doni Munardo Positif Covid-19,COVID-19,Corona,Satgas Covid-19

Tak Pernah Terpapar Covid-19, Begini Cerita Suku Badui di Tengah Pande...

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:12 WIB

Masyarakat adat Badui di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten hingga kini belum terpapar...

Umum - Nasional, Tak Pernah Terpapar Covid-19, Begini Cerita Suku Badui di Tengah Pandemi, Suku Badui,Kasus Covid-19 di Suku Badui,Kasus Covid-19 Banten,COVID-19,Corona

Kronologi Kepala BNPB Doni Monardo Positif Covid-19

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 09:57 WIB

Doni Monardo positif Covid-19 usai kunjungan kerja dari Mamuju Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan.

Umum - Nasional, Kronologi Kepala BNPB Doni Monardo Positif Covid-19, Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB),Kepala BNPB Doni Monardo,postif covid,doni monardo positif corona

Peluang Guru Honorer Jadi PNS Masih Ada, Perhatikan Hal Berikut!

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 08:42 WIB

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan bahwa guru akan tetap ada dalam formasi calon pegawai neg...

Umum - Nasional, Peluang Guru Honorer Jadi PNS Masih Ada, Perhatikan Hal Berikut!, Guru Honorer,Guru PNS,Menjadi Guru PNS,PNS Guru,Daftar PNS Guru

Viral Foto Risma Angkat Kayu, Ini Faktanya

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 08:22 WIB

Beberapa hari terakhir, foto Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengangkat kayu di lokasi banjir menjadi viral. Ba...

Umum - Nasional, Viral Foto Risma Angkat Kayu, Ini Faktanya, Risma Angkat Kayu,Mensos Risma Angkat kayu, Tri Rismaharini,Tri Rismaharini angkut kayu,Risma Viral
dewanpers