web analytics
  

Minggu Dini Hari, Mensos Juliari P. Batubara Serahkan Diri ke KPK

Minggu, 6 Desember 2020 07:11 WIB
Umum - Nasional, Minggu Dini Hari, Mensos Juliari P. Batubara Serahkan Diri ke KPK, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Mensos RI Juliari P. Batubara,Suap di Kemensos

Menteri Sosial Juliari P Batubara serahkan diri ke KPK usai ditetapkan sebagai tersangka kasus suap dana bansos corona, Minggu (6/12/2020) dini hari. (Suara.com/Welly)

AYOBANDUNG.COM -- Menteri Sosial  Juliari P. Batubara pada Minggu (6/12/2020) dini hari sekitar pukul 02.55 WIB menyerahkan diri ke Gedung KPK setelah sebelumnya KPK mengultimatum Menteri Sosial itu untuk menyerahkan diri.

Penangkapan Mensos Juliari Peter Batubara itu berselang tak berapa lama usai KPK merilis para tersangka kasus suap penyaluran dana bantuan sosial dampak pandemi Covid-19 di Jabodetabek tahun 2020.

Dari pantauan di gedung KPK, Mensos Juliari tampak dijaga oleh empat penyidik ketika dibawa ke Gedung Merah Putih KPK.

Politikus PDI Perjuangan itu menggunakan jaket hitam serta topi hitam lengkap dengan masker. Ketika ditanya awak media di depan lobi gedung, Juliari hanya diam dan buru-buru masuk ke dalam gedung KPK. Ia hanya melambaikan tangan kepada awak media sembari menaiki tangga menuju ruang penyidikan.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri mengultimatum agar Juliari menyerahkan diri bersama satu bawahannya selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kementerian Sosial Adi Waryono.

Dalam perkara ini, Juliari ditetapkan tersangka bersama empat orang lainnya. Mereka yakni, dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kementerian Sosial Matheus Joko Santoso (MJS) dan Adi Wahyono (AW) sebagai penerima suap. Sedangkan pemberi suap, pihak swasta Ardian I M (AIM) dan Harry Sidabuke.

Dari hasil tangkap tangan ini ditemukan uang dengan pecahan mata uang rupiah dan mata uang asing, masing-masing sejumlah sekitar Rp11, 9 miliar, sekitar USD 171,085 (setara Rp 2,420 miliar) dan sekitar SGD 23.000 (setara Rp 243 juta)," kata Ketua KPK Firli Bahuri.

Tiga penerima suap dijerat Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Sedangkan pemberi suap, Disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dudung Ridwan

terbaru

Doni Monardo Duga Dirinya Terpapar Covid-19 Saat Makan

Nasional Minggu, 24 Januari 2021 | 15:52 WIB

Dia menyerukan kepada masyarakat untuk sementara menghindari acara makan bersama guna mencegah penularan.

Umum - Nasional, Doni Monardo Duga Dirinya Terpapar Covid-19 Saat Makan, Doni Monardo positif Covid-19,Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo,Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo,Doni Monardo

Dirut Batik Air Achmad Luthfie Meninggal Dunia

Nasional Minggu, 24 Januari 2021 | 08:41 WIB

Kabar duka datang dari dunia penerbangan nasional. Direktur Utama Batik Air Captain Achmad Luthfie meninggal dunia, Sabt...

Umum - Nasional, Dirut Batik Air Achmad Luthfie Meninggal Dunia, Dirut Batik Air meninggal,Dirut Batik Air Achmad Luthfie meninggal,Achmad Luthfie meninggal,Achmad Luthfie,Batik Air

BNPB: 197 Bencana Landa Indonesia dalam 23 Hari

Nasional Minggu, 24 Januari 2021 | 08:30 WIB

Mayoritas bencana tersebut merupakan bencana hidrometeorologi atau bencana yang terjadi sebagai dampak dari fenomena met...

Umum - Nasional,  BNPB: 197 Bencana Landa Indonesia dalam 23 Hari, Bencana alam Indonesia 2021,BMKG,BNPB,bencana alam 2021,bencana hidrometeorologi

Ratusan Nakes Ini Batal Divaksin Karena Punya Diabetes dan Hipertensi

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 19:07 WIB

Ratusan tenaga kesehatan yang sudah didaftar batal divaksin karena punya riwayat penyakit turunan

Umum - Nasional, Ratusan Nakes Ini Batal Divaksin Karena Punya Diabetes dan Hipertensi, Vaksinasi,Tenaga Kesehatan Positif Covid-19,Vaksin Covid-19,Jadwal Vaksin Covid-19

Bulan Depan, Bio Farma Produksi 4 Juta Vaksin Covid-19

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 15:14 WIB

Setelah menerima 15 juta dosis bulk vaksin Covid-19 dari Sinovac, pada 12 Januari 2021 yang lalu, Bio Farma siap untuk m...

Umum - Nasional, Bulan Depan, Bio Farma Produksi 4 Juta Vaksin Covid-19, vaksin corona,Vaksin Covid-19,Vaksin Biofarma,Biofarma,Vaksin Covid-19 Biofarma

Hore! BLT BPJS Ketenagakerjaan Cair, Tinggal Menunggu Waktu

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 14:29 WIB

Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan sudah ditunggu-tunggu. Tapi ada beberapa di antara calon penerima yang akhirnya tidak...

Umum - Nasional, Hore! BLT BPJS Ketenagakerjaan Cair, Tinggal Menunggu Waktu , BLT BPJS Ketenagakerjaan,kapan blt bpjs ketenagakerjaan 2021 cair,blt bpjs ketenagakerjaan 2021,Jadwal Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan,BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3,blt pekerja formal,update blt pekerja,bantuan subsidi gaji,kemnaker.go.id

Doni Munardo Diduga Tertular Covid-19 Gara-gara Lepas Masker Saat Maka...

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 12:35 WIB

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meyakini dirinya terpapar Covid-19 saat makan sehingga terpaksa mele...

Umum - Nasional, Doni Munardo Diduga Tertular Covid-19 Gara-gara Lepas Masker Saat Makan Bersama, Doni Munardo Positif Covid-19,dimana Doni Munardo kena corona,Doni Munardo,Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo,Satgas Covid-19

Dorong Ekonomi Kerakyatan, NU Luncurkan Nahdlyin Smartbox

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:25 WIB

Nahdlatul Ulama (NU) mendorong program pemerintah untuk membangun ekonomi kerakyatan serta mencetak usahawan baru dari...

Umum - Nasional, Dorong Ekonomi Kerakyatan, NU Luncurkan Nahdlyin Smartbox, Nahdlatul Ulama (NU),Nahdlyin Smartbox

artikel terkait

dewanpers