web analytics
  

CERITA ORANG BANDUNG: Suryana Ikhlas Tak Digaji Demi Makamkan Jenazah Covid-19

Sabtu, 5 Desember 2020 11:06 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, CERITA ORANG BANDUNG: Suryana Ikhlas Tak Digaji Demi Makamkan Jenazah Covid-19, penggali makam jenazah covid-19,Virus Corona,bahaya virus corona,COVID-19

Penggali Makam untuk Jenazah Pasien Covid-19, Suryana atau akrab dipanggil Mang Isur (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

MANDALAJATI, AYOBANDUNG.COM -- Pemakaman di daerah Cikadut, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, dijadikan tempat peristirahatan terakhir bagi jenazah yang terpapar virus Covid-19. Namun, lokasi makam jenazah Covid-19 tersebut terletak di tempat terpencil dan cenderung jauh dari hingar-bingar masyarakat. 

Tempat pemakaman Cikadut memiliki luas tanah sekitar 60 Hektare. Posisi makam ini terbilang cukup unik, hanya ada satu jalan yang menanjak dan dihimpit oleh makam di sisi kiri dan kanan. 

Dari total 60 hektare luas tanah pemakaman Cikadut, sebanyak setengah hektare luas tanah dipergunakan untuk jenazah Covid-19. 

IMG-20201204-165141

Saat di lokasi pemakaman, Ayobandung.com bertemu dengan seorang paruh baya yang sedang menggali makam jenazah Covid-19. Pria paruh baya tersebut bernama Suryana atau akrab dipanggil Mang Isur.

"Saya warga pribumi di sini, tahun 1965 saya lahir di sini, rumah saya juga dekat makam situ. Sebenarnya saya bukan tukang gali kubur, saya pengurus juga, hanya bantu-bantu saja. Tapi hati saya merasa tersentuh karena sesama muslim pasti merasa kasihan terhadap jenazah Covid-19," ujarnya kepada Ayobandung.com sambil membawa cangkul, Sabtu (5/12/2020). 

Mang Isur bercerita, dirinya tak digaji selama memakamkan jenazah Covid-19, padahal itu merupakan pekerjaan yang memilki risiko sangat tinggi. 

Dia sadar betul, bersentuhan dengan seseorang yang memiliki riwayat positif Covid-19 merupakan hal yang berbahaya. Namun, Mang Isur bekerja dengan ikhlas atas dasar sesama muslim. 

"Mang Isur suka tinggal di TPU, kontrol juga sampai di bagian ke lapangan. Tapi karena hati Mang Sur kasihan sesama muslim harus saling bantu," katanya.

"Kebetulan Mang Isur mah relawan saja, tidak digaji, tidak dikasih apa-apa. Cuman kan kita orang sini, menolong dan ikhlas saja. Kadang misal ada dari keluarga jenazah yang ke sini, ada yang ngasih alhamdulillah, kalau tidak ngasih juga tidak masalah, Mang Isur terus terang saja gak minta-minta," katanya. 

Pria paruh baya berusia 55 tahun itu menjelaskan, memakamkan jenazah Covid-19 tak bergantung dengan waktu. Ia harus siap kapanpun ketika mobil ambulans tiba di lokasi pemakaman. 

"Mulainya dari jam 07.00 WIB pagi sampai tengah malam baru beres makamin, kadang sampai malem selesainya jam 03.00 WIB dini hari. Ya, mencapai rata-rata 5 jenazah perhari, bahkan pernah sampai 15 jenazah perhari waktu itu sampai larut malam," ungkapnya. 

Jenazah Covid-19 didatangkan dari beberapa rumah sakit di Kota Bandung. Terlihat beberapa liang kubur telah disiapkan dan menunggu kedatangan jenazah Covid-19. 

"Jenazahnya dari Rumah Sakit Imanuel, Hasan Sadikin, Santo Yusuf, Muhammadiyah, terus ada juga rumah sakit yang di kabupaten juga ada, di Soreang," kata Mang Isur. 

Pemakaman jenazah Covid-19 berbeda dengan jenazah pada umumnya. Namun, Mang Isur bercerita jika jenazah Covid-19 adalah seorang muslim, harus dimakamkan sesuai dengan syariat Islam, hanya saja saat dimasukan ke dalam liang lahat menggunakan peti. 

"Iya, sesuai dengan syariat Islam, di aini kan Covid rata-rata muslim. Jadi mayoritas yang dimakamkan kena dampak Covid itu secara syariatnya mah kan ada yang peti jenazah, ada yang pakai kain kafan sesuai syariat Islam, itu macam-macam. Ada yang di azan kan ada juga yang tidak, jadi langsung aja di masukin," tuturnya sambil mencabuti rumput. 

Saat bercerita, Mang Isur terlihat santai sambil memegang cangkul miliknya. Suasana makam yang seharusnya mencengkam, seakan hilang ketika melihat senyum keikhlasan dari Mang Isur. 

"Mang Isur terus terang aja ya jujur ya, saya bukannnya percaya atau tidak percaya ya, yang ini bukan menjadi rahasia umum lagi. Rumah sakit bilang ini katanya Covid, padahal belum tentu. Mang Isur kalau lagi makamin jenazah Covid gak pernah pake makser, eungap Mang Isur gak bisa, tapi alhamdulillah sehat sampai sekarang," ujarnya.

Lokasi makam khusus jenazah Covid-19 terletak di tengah-tengah pemakaman Cikadut. Namun, lokasinya dapat dikatakan terpencil dan jauh dari aktivitas warga.

Untuk menuju ke lokasi pemakaman jenazah Covid-19, harus melalui jalan yang tidak terlalu besar serta menanjak. Kemudian, ketika berada di area parkir, terlihat makam-makam yang masih basah dengan gundukan tanah yang baru disusun.

Terlihat juga kayu yang ditancapkan di gundukan tanah makam bertuliskan keterangan "wafat 2-12-2020", yang memiliki arti bahwa jenazah Covid-19 itu telah meninggal pada tanggal 2 bulan Desember 2020.

IMG-20201204-165050

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Kasus Meningkat, Pemkot Bandung Perlonggar Jam Operasional Kafe

Bandung Sabtu, 23 Januari 2021 | 11:24 WIB

Di tengah kasus Covid-19 Kota Bandung yang masih mengalami peningkatan, Pemerintah Kota Bandung memutuskan untuk melongg...

Bandung Raya - Bandung, Kasus Meningkat, Pemkot Bandung Perlonggar Jam Operasional Kafe, Kafe di Bandung,Jam Malam Bandung,Jam operasional Kafe Bandung,Covid-19 Bandung,corona di bandung

Cuaca di Jabar Sabtu 23 Januari 2021, Waspada Potensi Hujan Lebat

Bandung Sabtu, 23 Januari 2021 | 06:52 WIB

Cuaca di Jabar Sabtu 23 Januari 2021, Waspada Potensi Hujan Lebat

Bandung Raya - Bandung, Cuaca di Jabar Sabtu 23 Januari 2021, Waspada Potensi Hujan Lebat, cuaca jabar,cuaca jabar 23 januari 2021,bmkg,cuaca jabar hari ini

Cuaca Bandung Sabtu 23 Januari 2021 Diprediksi Cerah Berawan

Bandung Sabtu, 23 Januari 2021 | 05:28 WIB

BMKG Bandung merilis cuaca Bandung hari ini, Sabtu (23/1/2021), diprediksi akan cerah berawan.

Bandung Raya - Bandung, Cuaca Bandung Sabtu 23 Januari 2021 Diprediksi Cerah Berawan, Cuaca Bandung Hari Ini,Cuaca Bandung,cuaca Bandung BMKG,cuaca bandung sabtu 23 januari 2021

Jadwal Salat untuk Bandung dan Sekitarnya Sabtu 23 Januari 2020

Bandung Sabtu, 23 Januari 2021 | 05:13 WIB

Jadwal salat untuk Bandung dan sekitarnya, Sabtu (23/1/2021):

Bandung Raya - Bandung, Jadwal Salat untuk Bandung dan Sekitarnya Sabtu 23 Januari 2020, Jadwal Salat Bandung,jadwal Salat Bandung hari ini,jadwal salat bandung 23 januari 2021

Pemkot Bandung dan BNN Dorong Kelurahan Bersih Narkoba

Bandung Jumat, 22 Januari 2021 | 20:24 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia mendorong percep...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung dan BNN Dorong Kelurahan Bersih Narkoba, Pemkot Bandung,Badan Narkotika Nasional (BNN),Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar)

Oded Punya Formula Khusus Menekan Peredaran Narkoba

Bandung Jumat, 22 Januari 2021 | 19:28 WIB

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mempunyai formula khusus menekan peredaran narkoba. Formula itu adalah memperkuat keta...

Bandung Raya - Bandung, Oded Punya Formula Khusus Menekan Peredaran Narkoba, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial,Menekan Peredaran Narkoba,ketahanan keluarga

Ini Jurus Pemkot Bandung Cetak ASN Berkualitas

Bandung Jumat, 22 Januari 2021 | 18:40 WIB

Badan Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kota Bandung bakal menggelar program Manajemen Talenta pada tahun 2021 ini. Progra...

Bandung Raya - Bandung, Ini Jurus Pemkot Bandung Cetak ASN Berkualitas, Pemkot Bandung,ASN Kota Bandung,BKPP Kota Bandung

4.761 Nakes Kota Bandung Telah Divaksin Covid-19

Bandung Jumat, 22 Januari 2021 | 15:57 WIB

Total sementara nakes dan tenaga penunjang yang akan divaksinasi di tahap pertama sebanyak 25.000 orang.

Bandung Raya - Bandung, 4.761 Nakes Kota Bandung Telah Divaksin Covid-19, Tempat vaksinasi Covid-19 Bandung,Puskesmas vaksinasi Covid-19 Bandung,Cara vaksinasi Covid-19 Bandung,Vaksinasi Covid-19 Bandung

artikel terkait

dewanpers