web analytics
  

Masjid Nusantara Berhasil Bangun 122 Masjid Pelosok

Jumat, 4 Desember 2020 22:40 WIB Tri Junari
Gaya Hidup - Komunitas, Masjid Nusantara Berhasil Bangun 122 Masjid Pelosok, Yayasan Masjid Nusantara,Masjid Pelosok

Peluncuran video dokumenter 'Jelajah Masjid' di Beehive Cafe, Bandung, Jumat (4/12/2020). (Tri Junari)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Yayasan Masjid Nusantara, lembaga nirlaba yang fokus pada kemakmuran masjid di Indonesia telah berhasil membangun 122 masjid pelosok.

Direktur Masjid Nusantara, Pras Purworo mengatakan, ratusan mesjid terbangun sejak lembaga ini berdiri tahun 2012. Pada tahun 2020 ini sebanyak 22 bangunan masjid berhasil dibangun.

"Ada 4 pertimbangan pemilihan lokasi, yakni wilayah dengan muslim minoritas, lokasi pelosok dengan akses yang sulit, wilayah dalam kondisi yang terancam berpindah agama serta pembangunan masjid di lokasi bencana," terang Pras disela peluncuran video dokumenter 'Jelajah Masjid' di Beehive Cafe, Bandung, Jumat (4/12/2020).

Masjid Nusantara akan terus konsisten membangun masjid yang nyaman dan aman bagi masyarakat pelosok. Kendala pembangunan akan selalu ada namun hal itu tak menyurutkan semangat untuk tetap bergerak.

"Pembangunan satu masjid itu bisa mencapai angka Rp 250 juta sampai Rp 280 juta. Yang tinggi pengeluaran itu di ongkos angkut semen dan atap, kalau pasir atau batu biasanya bisa menggunakan dari wilayah sekitar," ungkapnya.

Terkait peluncuran video dokumenter, Pras memaparkan, program tersebut sengaja dibuat agar masyarakat lebih banyak mengenal tentang kondisi masjid-masjid di pelosok sehingga tergerak untuk membantu.

Pras melanjutkan, pihaknya juga sedang berproses membangun masjid di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 3 lokasi, di Banten dan wilayah Sumatera pada akhir tahun 2020 ini. Pada 2019 lalu pihaknya membangun masjid di Palu dan Lombok.

Masjid Nusantara mengajak seluruh donatur untuk berkontribusi dalam pembangunan masjid di wilayah yang sulit di akses dan pelosok.  Sebagai lembaga nirlaba Yayasan Masjid Nusantara selalu mengaudit keuanganan pada akuntan publik dan mendapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Tahun depan target 35 masjid dapat dibangun," katanya.

Pras menambahkan, pihaknya menggandeng sosok Adhin Abdul Hakim untuk mempromosikan pembangunan masjid-masjid di pelosok.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers