web analytics
  

Polresta Tasikmalaya Gelar Simulasi Pencoblosan di TPS

Jumat, 4 Desember 2020 13:37 WIB Heru Rukanda
Umum - Regional, Polresta Tasikmalaya Gelar Simulasi Pencoblosan di TPS, Simulasi pencoblosan pilkada,Pilkada Tasikmalaya,Pengamanan Pilkada Tasik,Pilbup Tasikmalaya

Simulasi evakuasi warga yang pingsan dengan SOP protokol kesehatan saat di TPS, Jumat (4/12/2020). (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Jelang hari pencoblosan pilkada Kabupaten Tasikmalaya 9 Desember 2020 mendatang, Polresta Tasikmalaya gelar simulasi pelaksanaan pemilihan di tempat pemungutan suara (TPS). Jumat (4/12/2020).

Setidaknya ada 4 skenario dalam simulasi yang digelar di halaman Mapolresta Tasikmalaya Jalan Letnan Harun, Kecamatan, Bungursari, Kota Tasikmalaya, ini.

Pertama, disimulasikan pemungutan suara dalam kondisi normal tidak ada kendala dengan proses pencoblosan di TPS berjalan lancar.

Skenario ke 2, diasumsikan adanya salah seorang warga yang tiba-tiba terjatuh pingsan saat pencoblosan dan dievakuasi oleh tim satgas Covid-19 dengan SOP protokol kesehatan.

Skenario ke 3 yakni diasumsikan pada saat pelaksanaan pencoblosan terjadi bencana alam banjir sehingga warga tak bisa datang ke TPS. Petugas KPPS bersama tim pengamanan TNI-Polri menggunakan perahu mengunjugi rumah-rumah warga yang terisolir akibat bencana, sehingga hak pilihnya tetap bisa terjamin dan tersalurkan.

Sedangkan skenario ke 4 diasumsikan proses pencoblosan sudah selesai dan kotak suara akan diserahkan ke PPD. Namun, di dalam perjalanan dihadang oleh 2 orang tidak dikenal yang berusaha merebut kotak suara.

Kapolresta Tasikmalaya AKBP Doni Hermawan mengatakan, simulasi ini sebagai gambaran pada saat pelaksanaan pencoblosan nanti sehingga petugas bisa melakukan tindakan dengan cara-cara yang telah ditentukan sesuai dengan SOP.

"Ini sebagai gambaran bagaimana cara bertindak dalam pengaman nanti sehingga petugas paham harus bertindak apabila terjadi kendala pada saat pencoblosan," ujar Doni.

Ia menuturkan, ada 1.169 TPS yang ada di wilayah hukum Polresta Tasikmalaya yang merupakan wilayah administrasi Kabupaten Tasikmalaya.

"Kami juga telah petakan TPS mana saja yang rawan sehingga bisa diantisipasi dengan tepat," ucapnya.

Doni menyebut, ada 9 kategori TPS rawan dan 2 TPS kategori sangat rawan. "Kerawanan yang paling tinggi itu adalah bencana alam di wilayah Kecamatan Pagerageung dan Karangjaya," ungkapnya.

Ia berharap, dengan simulasi ini semua yang terlibat dalam pelaksanaan pilkada nanti paham dan pilkada berjalan dengam aman dan sehat karena pelaksanaan pilkada berada di tengah pandemi Covid-19.

"Saya minta semua proses pilkada ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan untuk mencegah penularan dan penyebaran Covid-19," katanya.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers