web analytics
  

Jabar Jalin Kerja Sama dengan Chungcheongnam-do Korea Selatan

Kamis, 3 Desember 2020 22:50 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, Jabar Jalin Kerja Sama dengan Chungcheongnam-do Korea Selatan, Pemprov Jabar,Chungcheongnam-do,Korea Selatan,Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (Dok Humas Pemprov Jabar)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan  Chungcheongnam-do (Provinsi Chungcheong Selatan) Korea Selatan membentuk kerja sama Provinsi Bersaudara atau Sister Province di tiga area.

Yakni: (1) Economic and Tourism Development (Pengembangan Ekonomi & Pariwisata); (2) Eco-friendly Environment Development (Pengembangan lingkungan hidup yang ramah lingkungan); dan (3) Human Resources Development (Pengembangan Sumber Daya Manusia). 

Penandatanganan Pernyataan Kehendak atau Letter of Intent (LoI) dilakukan oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Gubernur Chungcheongnam-do Yang Seung Jo dari tempat masing-masing pada Kamis (3/12/2020). 

Dalam sambutannya, Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- menjelaskan bahwa Jabar dengan penduduk kurang lebih 50 juta jiwa --hampir sama seperti populasi Korea Selatan-- memiliki tiga kekuatan ekonomi, yakni manufaktur, pertanian, dan pariwisata lokal. 

Selain itu, Kang Emil berujar, Jabar  menjadi primadona investasi di Indonesia. Hingga triwulan III-2020 atau September 2020, realisasi investasi di Jabar mencapai Rp86,3 triliun --nomor satu berdasarkan lokasi. 

Hal itu, lanjutnya, dicapai karena Jabar memiliki keunggulan soal infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM). 

"Pertama, infrastruktur kami lebih baik dibandingkan provinsi lain. Kedua, SDM di Jabar tergolong paling produktif di Indonesia karena kami punya lebih dari 500 universitas dan institusi yang melahirkan orang-orang berkualitas yang tinggal dan bekerja di Jabar," ujar Kang Emil di Gedung Pakuan, Kota Bandung. 

Saat ini, Jabar juga tengah mengembangkan kawasan industri baru bernama Rebana Metropolitan yang melingkupi tujuh daerah dan diproyeksi menjadi masa depan ekonomi Jabar. 

Kehadiran Pelabuhan Patimban dan Bandarudara Internasional Kertajati serta pembangunan tol dan kereta cepat juga dinilai mampu mendorong Jabar menjadi provinsi terbaik. 

“Jadi, Jabar sedang berupaya memastikan selalu nomor satu dalam menyambut ekonomi baru dan infrastruktur berkualitas,” kata Kang Emil. 

Dalam agenda tersebut, Kang Emil turut memaparkan tujuh potensi ekonomi baru pasca-COVID-19 di Jabar, yakni: (1) meraup peluang investasi perusahaan yang pindah dari Tiongkok; (2) swasembada pangan; (3) swasembada teknologi; (4) mendorong peluang bisnis di sektor kesehatan; (5) digital ekonomi; (6) penerapan ekonomi berkelanjutan; dan (7) pariwisata lokal. 

“Semoga ketujuh potensi ekonomi baru ini juga menjadi peluang kerja sama baru bersama Chungcheongnam-do, Korea Selatan,” ucap Kang Emil. 

Terakhir, Kang Emil juga berterima kasih atas dukungan Kedutaan Besar Korea Selatan di Jakarta termasuk juga Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi di Seoul. 

"Kami (Pemda Provinsi Jabar) juga senang atas dukungan Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) di Seoul dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di Busan," kata Kang Emil. 

"Kita tahu, hubungan antara Indonesia dan Korea Selatan terbangun dengan sangat spesial. Kami berharap hubungan kerja sama di level nasional juga bisa semakin produktif menjadi level regional antarprovinsi," tutupnya. 

Gubernur Chungcheongnam-do, Yang Seung Jo, mengaku senang bisa bekerja sama dengan Provinsi Jabar.   
Melalui kerja sama ini, kedua provinsi diharapkan bisa meningkatkan ekonomi dan memperkuat hubungan persahabatan. 

“Saya tidak sabar menantikan potensi kerja sama yang akan kita rasakan dampaknya di masa depan untuk hasil yang lebih baik,” ucap Seung Jo melalui konferensi video. 

Ia pun menuturkan bahwa sektor industri di Chungcheongnam-do juga tergolong kuat, mulai dari pertanian, otomotif, hingga produk elektronik (layar). 

“Semoga kerja sama ini bisa memperkuat hubungan persahabatan dan juga dari segi peningkatan ekonomi,” ujarnya. 

Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, Umar Hadi, mengatakan bahwa Provinsi Jabar dan Provinsi Chungcheong Selatan memiliki banyak kesamaan, salah satunya bisa membuat warganya bahagia. 

“Jadi saya yakin kerja sama ini akan membuat warganya lebih bahagia lagi,” tutur Umar Hadi. 

Penandatanganan LoI ini, lanjutnya, menjadi langkah awal untuk tahap berikutnya yaitu Memorandum of Understanding (MoU) yang paling lambat diteken satu tahun sejak LoI. Umar Had pun mengaku senang terkait tiga bidang yang akan dikerjasamakan. 

“Salah satunya Human Resources Development. Saya juga melihat pentingnya kerja sama kedua provinsi di bidang teknologi digital karena di 5-10 tahun ke depan, kita berhadapan dengan dunia yang lebih digital, termasuk pandemi COVID-19 yang mengakselerasi penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Umar.
 

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Obat-obatan untuk Korban Banjir Bandang Bogor Kedaluwarsa

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 22:15 WIB

Sebanyak dua dus obat-obatan di Posko bencana Kampung Rawa Dulang, RT02/03, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupa...

Umum - Regional,  Obat-obatan untuk Korban Banjir Bandang Bogor Kedaluwarsa, Banjir bandang Bogor,Obat-obatan Kedaluwarsa,Korban Banjir Bandang Bogor

5.400 Dosis Vaksin Covid-19 Segera Tiba di Cianjur, Inilah Syarat Pene...

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 20:14 WIB

Vaksin Covid-19 sebanyak 5400 dosis akan diterima Pemkab Cianjur, Senin (25/1/2021) depan, jumlah tersebut sesuai tenaga...

Umum - Regional, 5.400 Dosis Vaksin Covid-19 Segera Tiba di Cianjur, Inilah Syarat Penerima, Vaksin Covid-19 Cianjur,Vaksinasi Covid-19 di Cianjur

Jumlah Penduduk Jabar 48,27 Juta Jiwa, Kabupaten Bogor Terbanyak

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 20:04 WIB

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat (Jabar) menyebutkan dari hasil dari kegiatan Sensus Penduduk 2020 (SP2020) diketa...

Umum - Regional, Jumlah Penduduk Jabar 48,27 Juta Jiwa, Kabupaten Bogor Terbanyak, Jumlah Penduduk Jabar,BPS Jawa Barat,Sensus Penduduk 2020 (SP2020)

Bayi Perempuan Baru Lahir Dibuang di Halaman Rumah

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 19:52 WIB

Warga Kampung Mekarmulya Desa Sukaratu Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur dihebohkan dengan penemuan bayi baru lah...

Umum - Regional, Bayi Perempuan Baru Lahir Dibuang di Halaman Rumah, Bayi Dibuang,Bayi di Cianjur,Kriminal Cianjur

Pemkab Bandung Siapkan Operasi Pasar Daging Sapi

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 19:04 WIB

Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan antisipasi apabila pedagang daging mogok berjualan menyusul harga daging sapi ya...

Umum - Regional, Pemkab Bandung Siapkan Operasi Pasar Daging Sapi, Pemkab Bandung,Operasi Pasar Daging Sapi,Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan

Baru 80 Persen, Pembangunan Setda Cianjur Molor?

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 18:58 WIB

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar tidak yakin pemb...

Umum - Regional, Baru 80 Persen, Pembangunan Setda Cianjur Molor?, Pembangunan Setda Cianjur,Pemkab Cianjur

Satgas Identifiksi 3 Klaster Keluarga di Cianjur

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 18:20 WIB

Satuan Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur mencatat muncul tiga klaster keluarga terkonfirmasi Co...

Umum - Regional, Satgas Identifiksi 3 Klaster Keluarga di Cianjur, Satgas Covid-19 Cianjur,Klaster Keluarga di Cianjur

KPU Cianjur Tetapkan Herman-TB Mulyana Pemenang Pilkada Cianjur

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 17:57 WIB

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur menetapkan pasangan calon Herman Suherman-Tb Mulyana Syahrudin sebagai pem...

Umum - Regional, KPU Cianjur Tetapkan Herman-TB Mulyana Pemenang Pilkada Cianjur, Herman Suherman-Tb Mulyana Syahrudin,Pilkada Cianjur,KPU Cianjur

artikel terkait

dewanpers