web analytics
  

Bima Arya Diperiksa Polisi Kasus Habib Rizieq di RS Ummi

Kamis, 3 Desember 2020 13:28 WIB
Umum - Regional, Bima Arya Diperiksa Polisi Kasus Habib Rizieq di RS Ummi, RS Ummi,RS UMMI Bogor,Habib Rizieq RS UMMI,Habib Rizieq kabur dari RS UMMI,Wali Kota Bogor Bima Arya,Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto usai menjalani pemeriksaan di Mapolresta Bogor Kota, Kamis (3/12/2020). (Suara.com/Andi Ahmad Sulaendi)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto diperiksa tim penyidik dari Polresta Bogor Kota terkait pelaporan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor mengenai Rumah Sakit (RS) Ummi, Bogor, Kamis (3/12/2020).

Bima Arya menjalani pemeriksaan sebagai saksi, atas dugaan RS Ummi Bogor yang menghalang-halangi tugas Satgas Covid-19 terhadap pasien Habib Rizieq Shihab beberapa waktu lalu.

"Tadi saya menyampaikan keterangan yang diperlukan oleh pihak kepolisian. Intinya, pihak kepolisian ingin memastikan, apakah semuanya sudah sesuai dengan aturan yang berlaku atau tidak," katanya kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan di Mapolresta Bogor Kota.

Menurut Bima yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, ada sebanyak 14 pertanyaan yang dilayangkan tim penyididk kepada dirinya.

Mulai dari Pemerintah Kota Bogor apakah langkahnya sudah sesuai atau belum. Dan juga kaitan dengan RS Ummi Bogor.

"Ada sekitar 14 pertanyaan, yang fokus khusus terkait keberadaan Habib Rizieq Shihab, di RS Ummi yang saya jawab," ujarnya.

Tidak hanya itu saja, Bima Arya juga mengkoreksi dan menambahkan kaitan pemberitaan yang saat ini beredar mengenai RS Ummi Bogor.

"Saya kira itu, saya percayakan kepada proses hukumnya, saya tidak mau masuk ke masalah substansi," ucapnya.

Namun pada intinya, Bima menjelaskan, langkah yang dilakukan Satgas Covid-19 kepada rumah sakit (RS) yang ada di Kota Bogor semuanya sama.

"Kita pastikan semuanya sesuai dengan protokol kesehatan, Mitra 10 juga begitu, Jogja juga begitu, RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kota Bogor juga begitu, kalau pas itu ada yang positif, bahkan di Rumah Sakit Azra. Termasuk saya juga," jelasnya.

"Sejauh mana kewenangan pemerintah dan sejauh mana tugas dan kewajiban rumah sakit, kita harus paham semuanya. Jadi proses hukum ini sangat baik untuk memastikan, apakah semuanya sudah sesuai. Termasuk saya, saya juga kan diperiksa," sambung Bima.

Mengenai keberlanjutan proses hukum terhadap RS Ummi Bogor, Bima menyebut bahwa dengan proses hukum yang dilaporkan Satgas Covid-19 saat ini bisa menjelaskan kaitan pasien Habib Rizieq tersebut.

"Apakah langkah saya sesuai apa tidak, sesuai dengan tupoksinya saya atau tidak. Biarkan hukum yang berbicara. Sampai saat ini juga RS Ummi Bogor belum menyerahkan ke Satgas, kaitan laporannya (Habib Rizieq)," ujar Bima Arya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Percepat Penyuntikan, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Vaksinasi Covid-1...

Regional Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:21 WIB

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyatakan sedang intens membuat skenario penyuntikan vaksin Covid-19. Tujuanny...

Umum - Regional, Percepat Penyuntikan, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Vaksinasi Covid-19, Vaksinasi Covid-19 di Jabar,Vaksin Covid-19 Jabar,vaksin corona,Vaksin Covid-19,Corona,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Puluhan Rumah di Tasik Rusak Disapu Puting Beliung

Regional Sabtu, 23 Januari 2021 | 03:42 WIB

Puluhan rumah di Kota Tasikmalaya rusak disapu angin kencang dan pohon tumbang pada Jumat (22/1/2021).

Umum - Regional, Puluhan Rumah di Tasik Rusak Disapu Puting Beliung, puting beliung tasik,Berita Tasikmalaya Hari Ini,Angin Puting Beliung,bpbd kota tasik

Lagi, Klaster Pesantren Muncul di Garut

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 22:42 WIB

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut mengonfirmasi kemunculan klaster penyebaran Covid-19 di lingku...

Umum - Regional, Lagi, Klaster Pesantren Muncul di Garut, Satgas Covid-19 Kabupaten Garut,Klaster Pesantren,Pemkab Garut,Santri Positif Covid-19

Setelah Tetapkan Herman-Tb Mulyana Menang, KPU Cianjur Lakukan Ini

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 20:29 WIB

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur akan menyampaikan usulan pengesahan pengangkatan Herman Suherman-Tb Mulyan...

Umum - Regional, Setelah Tetapkan Herman-Tb Mulyana Menang, KPU Cianjur Lakukan Ini, KPU Cianjur,Herman Suherman-Tb Mulyana

Usai Ditetapkan, Herman Panggil Kepala OPD Jalankan 100 Hari Kerja

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 20:04 WIB

Tidak membuang waktu lagi, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman yang sudah ditetapkan sebagai pemenang Pemilihan Bupati da...

Umum - Regional, Usai Ditetapkan, Herman Panggil Kepala OPD Jalankan 100 Hari Kerja, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman,Program 100 Hari Kerja

Vaksin Covid-19 Sinovac Untuk Kota Tasikmalaya Belum Datang

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 19:35 WIB

Vaksin Covid-19 Sinovac untuk Kota Tasikmalaya yang rencananya datang pada Jumat (22/1/2021) ternyata masih belum datang...

Umum - Regional, Vaksin Covid-19 Sinovac Untuk Kota Tasikmalaya Belum Datang, Vaksin Covid-19 Kota Tasikmalaya,vaksin Covid-19 Sinovac,Vaksinasi Covid-19 di Kota Tasikmalaya

Dugaan Korupsi Dana Hibah, Bendara KONI Kota Tasikmalaya Jadi Tersangk...

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 19:06 WIB

Kasus dugaan korupsi dana hibah tahun 2018 di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tasikmalaya, terus bergulir...

Umum - Regional, Dugaan Korupsi Dana Hibah, Bendara KONI Kota Tasikmalaya Jadi Tersangka, KONI Kota Tasikmalaya,Korupsi Dana Hibah

Abaikan Keselamatan Kerja, Kontraktor Pembangunan Gedung Setda Cianjur...

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 18:35 WIB

Pekerja pembangunan gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cianjur, abai keselamatan kerja dan protokol kesehatan....

Umum - Regional, Abaikan Keselamatan Kerja, Kontraktor Pembangunan Gedung Setda Cianjur Terancam Sanksi, Pembangunan Gedung Setda Cianjur,Dinas PUPR Kabupaten Cianjur
dewanpers