web analytics
  

Sangat Berbahaya KPU Masuk Ruang Isolasi Corona demi Suara Pilkada

Kamis, 3 Desember 2020 12:04 WIB
Umum - Nasional, Sangat Berbahaya KPU Masuk Ruang Isolasi Corona demi Suara Pilkada, Komisi Pemilihan Umum (KPU),ruang isolasi pasien Covid-19,hak pilih,Pilkada 2020

Ilustrasi ruang isolasi virus corona. (Suara.com/Antara)

AYOBANDUNG.COM -- Epidemiolog Griffith University, Dicky Budiman menilai, kebijakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akan mengirim petugas pemungutan suara ke dalam ruang isolasi pasien Covid-19 demi Pilkada 2020 dinilai sangat berbahaya dan memperparah pandemi di Indonesia.

Epidemiolog Griffith University, Dicky Budiman mengatakan, pasien positif corona seharusnya hanya boleh berinteraksi dengan tenaga kesehatan. Sebab, nakes dengan protokol kesehatan yang sudah ketat saja masih bisa tertular.

"Seketat apa pun APD tak akan efektif kalau situasi positivity rate masih di atas 10 persen. Tidak ada jaminan, protokol itu bukan benda ajaib, apalagi pasien di ruang isolasi bergejala punya potensi menular tinggi," kata Dicky saat dihubungi, Kamis (3/12/2020).

Dicky menegaskan hak kesehatan lebih penting daripada hak pilih, pasien berhak untuk menolak mencoblos pada 9 Desember 2020 mendatang.

"Kita harus peduli pada hak sehat dari penduduk selain ada hak pilih, presiden bilang kesehatan hukum tertinggi," ucapnya.

Menurutnya, Pilkada 2020 tidak akan aman jika positivity rate masih jauh dari standar aman 5 persen yang ditetapkan World Health Organization (WHO).

"Kita sepertinya ada di satu kondisi yang terlalu dipaksakan. Dari sisi manfaat dan sisi buruknya lebih banyak sisi buruknya. Susah saya mengomentarinya karena hak pilih ini kan harus dilakukan setara dan atau malah harus diutamakan hak sehat hak hidup pasien ini yang harus didahulukan. Masa dia pakai ventilator suruh pilih? Ini terlalu dipaksakan," tegasnya.

Sebelumnya, KPU akan mengirimkan dua petugas didampingi dua saksi dengan mengenakan APD masuk ke bilik isolasi pasien COVID-19 demi memenuhi hak pilih pasien di Pilkada 9 Desember 2020 nanti.

Hal ini sudah diatur pula dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 6 tahun 2020, pasal 72 ayat 1 yang berbunyi:

Pemilih yang sedang menjalani Rawat Inap, Isolasi Mandiri dan/atau positif terinfeksi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) berdasarkan data yang diperoleh dari perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan di bidang kesehatan atau Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di wilayah setempat, dapat menggunakan hak pilihnya di TPS yang berdekatan dengan rumah sakit.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dudung Ridwan

terbaru

Ini Penjelasan Kemenkes Soal Bupati Sleman Positif COVID-19 Usai Vaksi...

Nasional Jumat, 22 Januari 2021 | 23:00 WIB

Bupati Sleman, Sri Purnomo, saat ini diketahui positif COVID-19 setelah pada 14 Januari lalu mendapatkan suntikan tahap...

Umum - Nasional, Ini Penjelasan Kemenkes Soal Bupati Sleman Positif COVID-19 Usai Vaksin, Bupati Sleman Sri Purnomo,Bupati Sleman Positif Covid-19,Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

Nadiem Makarim: Sekolah Sulit PJJ Harus Tatap Muka

Nasional Jumat, 22 Januari 2021 | 22:35 WIB

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, untuk menangani learning lost, pembelajaran har...

Umum - Nasional, Nadiem Makarim: Sekolah Sulit PJJ Harus Tatap Muka, Mendikbud Nadiem Makarim,pembelajaran jarak jauh (PJJ),Sekolah Tatap Muka

Klarifikasi Bupati Sleman Terpapar Covid-19 Usai Divaksin

Nasional Jumat, 22 Januari 2021 | 22:27 WIB

Bupati Sleman, Sri Purnomo, saat ini diketahui positif Covid-19 setelah pada 14 Januari lalu mendapatkan suntikan tahap...

Umum - Nasional, Klarifikasi Bupati Sleman Terpapar Covid-19 Usai Divaksin, bupati sleman covid-19,bupati sleman,sri purnomo,Vaksinasi Covid-19,Vaksin Sinovac,PCR

132.000 Tenaga Kesehatan Jalani Vaksinasi Covid-19, Ini Hasilnya

Nasional Jumat, 22 Januari 2021 | 22:16 WIB

130.000 Tenaga Kesehatan Sudah Jalani Vaksinasi Covid-19, Ini Hasilnya

Umum - Nasional, 132.000 Tenaga Kesehatan Jalani Vaksinasi Covid-19, Ini Hasilnya, Vaksinasi Covid-19,COVID-19,Jalur Tenaga Kesehatan

Kapan BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3 Ditransfer? Simak Informasinya

Nasional Jumat, 22 Januari 2021 | 22:04 WIB

Kapan BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3 tahun 2021 ditransfer? Menaker Ida Fauziyah belum bisa memastikannya

Umum - Nasional, Kapan BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3 Ditransfer? Simak Informasinya, blt pekerja formal,BLT BPJS Ketenagakerjaan,blt bpjs ketenagakerjaan 2021,kapan blt bpjs ketenagakerjaan 2021 cair,BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3,Jadwal Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan,bsu termin 3,BPJS Ketenagakerjaan,Menaker Ida Fauziyah,blt

Kemenag Jadikan Asrama Haji Tempat Isolasi Covid-19

Nasional Jumat, 22 Januari 2021 | 21:01 WIB

Kementerian Agama (Kemenag) mengalihfungsikan asrama haji di seluruh provinsi sebagai tempat karantina terpusat bagi pas...

Umum - Nasional, Kemenag Jadikan Asrama Haji Tempat Isolasi Covid-19, Asrama Haji,Kementerian Agama (Kemenag),Tempat Isolasi Covid-19

22 Persen Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin Covid-19

Nasional Jumat, 22 Januari 2021 | 20:55 WIB

Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi mengatakan sejak 14 Januari 2021 hingga Jumat ini, le...

Umum - Nasional, 22 Persen Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin Covid-19, Tenaga Kesehatan,Vaksin Covid-19,vaksinasi Covid-19 Tenaga Kesehatan

Ini Daftar Pemenang Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2020

Nasional Jumat, 22 Januari 2021 | 18:25 WIB

Tahapan penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2020 memasuki babak akhir dan melahirkan sejumlah pemenang.

Umum - Nasional, Ini Daftar Pemenang Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2020, Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2020,Daftar Pemenang Anugerah Jurnalistik Adinegoro,Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)
dewanpers