web analytics
  

50 Tempat Usaha di Tasikmalaya Ditutup Sementara Satpol PP

Kamis, 3 Desember 2020 12:13 WIB Heru Rukanda
Umum - Regional, 50 Tempat Usaha di Tasikmalaya Ditutup Sementara Satpol PP, Razia protokol kesehatan Tasikmalaya,corona Tasikmalaya,Satpol PP Kota Tasikmalaya,Covid-19 Tasikmalaya,jam malam Tasikmalaya

Petugas Satpol PP Kota Tasikmalaya menutup tempat usaha yang melanggar protokol kesehatan, Rabu (3/12/2020). (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Selama November 2020, setidaknya ada 19 tempat usaha yang ditutup sementara oleh Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya lantaran melanggar protokol kesehatan, Kamis (3/12/2020).

Jumlah tempat usaha yang ditutup sementara tersebut mengalami peningkatan dari bulan-bulan sebelumnya, sejak diterapkanya penindakan bagi para pelanggar protokol kesehatan pada 10 Agustus 2020 lalu.

Pada Agustus ada 7 tempat usaha yang ditutup, September 8 tempat usaha, Oktober 16 tempat usaha, dan November 19 tempat usaha. Sehingga total tempat usaha yang ditutup sementara selama penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan sebanyak 50 tempat usaha.

Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman Ketertiban Umum Masyarakat (Transtibum) Dinas Satpol PP Kota Tasikmalaya Yogi subarkah mengatakan, sanksi penutupan sementara tempat usaha tersebut dilakukan setelah pihaknya memberikan peringatan berupa teguran dan tertulis. Namun, lantaran membandel terpaksa dilakukan penutupan sementara.

"Awalnya kita sampaikan peringatan berupa teguran. Terus ditingkatkan ke peringatan tertulis dan akhirnya diberiksan sanksi tegas berupa penutupan sementara tempat usahanya," ujar Yogi.

Menurutnya, setiap tempat usaha yang secara kasat mata ditemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan selalu diingatkan oleh petugas. Pelanggaran yang ditemukan di antaranya tidak memakai masker dan terjadi kerumunan hingga melebihi jam operasional yakni sampai pukul 23.00 WIB.

"Rata-rata pelangaran yang ditemukan itu melebihi jam operasional dan adanya kerumunan," ucapnya.

Ia menambahkan, jumlah pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh perorangan sebanyak 3.752 orang dan telah dikenai sanksi sosial dan 278 orang dikenakan sanksi berupa denda administrasi.

"Penindakan dan penerapan sanksi bagi pelangar protokol kesehatan ini  sebagai upaya pemerintah dalam mendisiplinkan masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan, untuk mempercepat penanganan kasus Covid-19 di KotaTasikmalaya," ungkapnya.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Vaksin Covid-19 Sinovac Untuk Kota Tasikmalaya Belum Datang

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 19:35 WIB

Vaksin Covid-19 Sinovac untuk Kota Tasikmalaya yang rencananya datang pada Jumat (22/1/2021) ternyata masih belum datang...

Umum - Regional, Vaksin Covid-19 Sinovac Untuk Kota Tasikmalaya Belum Datang, Vaksin Covid-19 Kota Tasikmalaya,vaksin Covid-19 Sinovac,Vaksinasi Covid-19 di Kota Tasikmalaya

Dugaan Korupsi Dana Hibah, Bendara KONI Kota Tasikmalaya Jadi Tersangk...

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 19:06 WIB

Kasus dugaan korupsi dana hibah tahun 2018 di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tasikmalaya, terus bergulir...

Umum - Regional, Dugaan Korupsi Dana Hibah, Bendara KONI Kota Tasikmalaya Jadi Tersangka, KONI Kota Tasikmalaya,Korupsi Dana Hibah

Abaikan Keselamatan Kerja, Kontraktor Pembangunan Gedung Setda Cianjur...

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 18:35 WIB

Pekerja pembangunan gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cianjur, abai keselamatan kerja dan protokol kesehatan....

Umum - Regional, Abaikan Keselamatan Kerja, Kontraktor Pembangunan Gedung Setda Cianjur Terancam Sanksi, Pembangunan Gedung Setda Cianjur,Dinas PUPR Kabupaten Cianjur

Jabar Siapkan Skenario Penyuntikan agar Vaksinasi COVID-19 Lebih Cepat

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 18:31 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, saat ini, pihaknya intens membuat skenario penyuntikan vaksin COVID-19. Tuj...

Umum - Regional, Jabar Siapkan Skenario Penyuntikan agar Vaksinasi COVID-19 Lebih Cepat, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,skenario penyuntikan vaksin COVID-19,Vaksinasi Covid-19 di Jabar

Insiden Tebas Tangan di Cianjur Bermotif Sakit Hati

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 16:58 WIB

Pelaku ditangkap di daerah Sukabumi.

Umum - Regional, Insiden Tebas Tangan di Cianjur Bermotif Sakit Hati, pembacokan Cianjur,penebasan tangan Cianjur,Berita Cianjur,Cianjur

3 Daerah di Bekasi Ini Berpotensi Terendam Banjir

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 16:05 WIB

Pemerintah Kabupaten Bekasi meminta warga mewaspadai potensi banjir akibat curah hujan yang masih tinggi.

Umum - Regional, 3 Daerah di Bekasi Ini Berpotensi Terendam Banjir, banjir kabupaten bekasi,banjir Bekasi,Babelan,cikarang,Tambun,Berita Bekasi Hari Ini

Kasus Rekayasa Buku Nikah: Rakim Akui Bukan Orang Tua Mempelai Pria

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 15:30 WIB

Sidang yang digelar di aula hotel Bentani Cirebon ini terkait keabsahan buku nikah milik Ketua Komisi Perlindungan Anak...

Umum - Regional, Kasus Rekayasa Buku Nikah: Rakim Akui Bukan Orang Tua Mempelai Pria, Rekayasa buku nikah,KPAID Kabupaten Cirebon,Ketua KPAID Kab Cirebon,Cirebon

Jembatan Putus dan Bangunan Sekolah Ambruk di Cianjur Selatan

Regional Jumat, 22 Januari 2021 | 13:34 WIB

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur M Irfan Sopyan menuturkan, jempatan putus terjadi di Desa Cibuluh, sedangkan bangunan...

Umum - Regional, Jembatan Putus dan Bangunan Sekolah Ambruk di Cianjur Selatan, Jembatan Ambruk di Cianjur,sekolah ambruk Cianjur,bencana Cianjur,Bencana Cianjur Selatan,daerah rawan bencana Cianjur
dewanpers