web analytics
  

Pendopo Cirebon Lockdown Selama Bupati Isolasi Mandiri

Kamis, 3 Desember 2020 11:19 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Pendopo Cirebon Lockdown Selama Bupati Isolasi Mandiri, Imron Rosyadi Positif Covid-19,Bupati Cirebon Positif Covid-19,Pendopo Cirebon lockdown,Imron Rosyadi

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi (Ayocirebon.com/Erika Lia)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Karantina wilayah (lockdown) berlaku di area pendopo atau rumah jabatan Bupati Cirebon. Warga yang merasa pernah berinteraksi dengan bupati, diimbau memeriksakan diri.

Lockdown area pendopo dilakukan menyusul kondisi kesehatan Imron Rosyadi yang terkonfirmasi Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni menyebut, lockdown akan berlaku selama Imron menjalani karantina mandiri di sana.

"Lockdown selama beliau (Imron) masih isoman (karantina/isolasi mandiri) selama 14 hari," katanya, Rabu (2/12/2020).

Sejauh ini, Imron memang masih menjalani karantina mandiri pasca tes usapnya menunjukkan adanya paparan virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit menular Covid-19.

Namun begitu, tim medis masih melakukan pemeriksaan lanjutan. Bila dinilai kondisinya cukup baik, Imron akan terus menjalani karantina mandiri.

Enny mengatakan, lazimnya selama 2 pekan masa karantina mandiri, kondisi pasien diperiksa kembali pada pekan pertamanya. Bila masih positif dan dalam kondisi baik, pasien akan terus menjalani karantina mandiri.

"Lalu (pekan ke-2) dicek lagi, masih positif atau sudah negatif. Kalau negatif berarti sembuh, kalau positif ya terus karantina," ucapnya.

Dia meyakinkan telah melakukan penelusuran (tracing) terhadap kontak-kontak erat Imron. Di luar itu, dia meminta siapapun yang merasa pernah berinteraksi dengan bupati selama 14 hari ke belakang untuk memeriksakan diri.

"Yang pernah kontak dengan Pak Bupati pada 14 hari ke belakang, silakan datang ke puskesmas terdekat atau langsung ke Kantor Dinas Kesehatan (untuk diperiksa)," imbaunya.

Selain Bupati Imron, hari ini Satgas Penanganan Covid-19 mendata 104 pasien Covid-19 baru. Di antara mereka, masih terdapat balita berusia 3 tahun, anak-anak berusia 7-8 tahun, juga remaja.

Selain guru maupun tenaga kesehatan, beberapa di antaranya santri yang datang dari klaster pesantren. Sementara, tak sedikit pula mereka yang terkonfirmasi positif merupakan pasien yang sebelumnya berstatus suspek, baik yang dirawat di rumah sakit maupun yang menjalani karantina mandiri.

Secara keseluruhan, sampai Rabu (2/12/2020), warga Kabupaten Cirebon yang terkonfirmasi Covid-19 mencapai 2.562 orang. Mereka terdiri dari 1.461 pasien tanpa gejala dan 1.101 pasien bergejala.

Dari jumlah itu, 150 orang meninggal dunia. Sementara, 946 orang masih dalam perawatan di rumah sakit maupun karantina mandiri dan 1.466 orang pulih.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Pelaku Masturbasi di Depan Konter Hape Diduga Konsumsi Kecubung

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 21:52 WIB

Terduga pelaku asusila berupa masturbasi di depan umum hingga Selasa (26/1/2021) masih menjalani pemeriksaan unit reskri...

Umum - Regional, Pelaku Masturbasi di Depan Konter Hape Diduga Konsumsi Kecubung, Masturbasi di Depan Konter Hape,Kecubung,Polsek Indihiang

5 Desa di Kabupaten Tasikmalaya Punya Angka Stunting Tinggi

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 21:05 WIB

Masalah gizi masyarakat masih menjadi kendala yang di hadapi Kabupaten Tasikmalaya. Persoalan stunting atau gagal tumbuh...

Umum - Regional, 5 Desa di Kabupaten Tasikmalaya Punya Angka Stunting Tinggi, Angka Stunting Kabupaten Tasikmalaya,Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya,kekurangan gizi

Kota Tasikmalaya Perpanjang PPKM Hingga 8 Februari

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 20:31 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya resmi memperpan...

Umum - Regional, Kota Tasikmalaya Perpanjang PPKM Hingga 8 Februari, PPKM Kota Tasikmalaya,PSBB Proporsional Kota Tasikmalaya,PPKM diperpanjang

Emak-emak Cianjur Gandrungi Tanaman Hias di Masa Pandemi

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 20:14 WIB

Emak-emak atau ibu rumah tangga di Cianjur saat ini lagi menggandrungi tanaman hias di masa pandemi Covid-19, ada yang d...

Umum - Regional, Emak-emak Cianjur Gandrungi Tanaman Hias di Masa Pandemi, Tanaman Hias,Hobi Tanaman Hias,Tanaman Hias di Cianjur

Pendamping PKH Gasak Uang Rakyat Miskin di Cianjur

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 19:21 WIB

Seorang pendamping PKH, PI (33) gasak uang rakyat miskin dari program keluarga harapan (PKH) selama dua tahun. Pelaku be...

Umum - Regional, Pendamping PKH Gasak Uang Rakyat Miskin di Cianjur, Pendamping PKH,Rakyat Miskin di Cianjur,Polres Cianjur

Plt Bupati Cianjur Segera Lakukan Rotasi, Mutasi dan Promosi

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 19:02 WIB

Sejumlah pejabat eselon II, III dan IV saat ini harap harap cemas, lantaran Plt Bupati Cianjur Herman Suherman akan mela...

Umum - Regional, Plt Bupati Cianjur Segera Lakukan Rotasi, Mutasi dan Promosi, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman,Pemkab Cianjur,Rotasi Jabatan

Vaksin Covid-19 Sinovac di Cianjur Dijaga Ketat Polri dan TNI

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 18:47 WIB

Vaksin Covid-19 begitu berharga hingga dilakukan pengamanan ekstra, mulai dari pengiriman dari Pemprov Jabar, penyimpana...

Umum - Regional, Vaksin Covid-19 Sinovac di Cianjur Dijaga Ketat Polri dan TNI, Vaksin Covid-19,vaksin Covid-19 Sinovac,Vaksin Covid-19 di Cianjur,Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur,Polres Cianjur

Kampung Budak Capetang di Tasikmalaya Ajarkan Anak Etika dan Kreativit...

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 18:19 WIB

Setahun terakhir ini pemerintah melalui TNI, Polri menggalakan pembentukan kampung tangguh dalam melawan atau memerangi...

Umum - Regional, Kampung Budak Capetang di Tasikmalaya Ajarkan Anak Etika dan Kreativitas, Kampung Budak Capetang (KBC),Kampung Tangguh,wahana edukasi anak
dewanpers