web analytics
  

Ridwan Kamil: Warga Luar Kota untuk Sementara Tak Kunjungi Bandung Raya

Kamis, 3 Desember 2020 05:26 WIB
Umum - Nasional, Ridwan Kamil: Warga Luar Kota untuk Sementara Tak Kunjungi Bandung Raya, Zona Merah Covid-19,Bandung Raya zona merah,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Dok Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) meminta warga yang berasal dari luar wilayah untuk sementara  tidak mengunjungi Bandung Raya. Ini merupakan dampak dari beberapa kota yang ada di Jawa Barat (Jabar) masuk dalam zona merah Covid-19,

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Jabar Ridwan Kamil seperti dilansir Antara pada Rabu (2/12/2020).

"Sudah saya umumkan kemarin, pertama kalinya Kota Bandung jadi zona merah sehingga saya mengimbau pekan ini para wisatawan menahan diri dulu untuk tidak ke Bandung Raya karena zonanya lagi merah, sedang proses pengendalian lebih baik lagi,” katanya.

Berdarkan pada data periode 23 hingga 29 November 2020, enam daerah di Jabar yang berstatus zona merah meliputi Kabupaten Indramayu, Purwakarta, Karawang, Bandung Barat, Kota Bandung, dan Kota Banjar.

Sementara itu, 19 daerah di Jabar berstatus zona oranye. Pun yang tersisa hanya Kabupaten Cianjur serta Pangandaran yang berstatus zona kuning.

Kang Emil mengatakan usai libur panjang pada akhir Oktober 2020, terjadi peningkatan kasus Covid-19. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat Jabar untuk menahan diri dan menghindari kerumunan.

“Cerita dari libur panjang itu menunjukkan ada peningkatan (kasus Covid-19). Oleh karena itu, untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, saya kira kita menahan diri dulu, tidak berpergian terlalu jauh, kemudian tidak berkerumun,” ucapnya.

Kang Emil pun melaporkan, tingkat keterisian ruang isolasi rumah sakit rujukan di kawasan Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi) dan Bandung Raya (Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Sumedang) sudah lebih dari ambang batas standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni 60 persen.

“Keterisian di Depok ada rata-rata di 80 persen. Ini juga mewakili rata-rata se-Jawa Barat khususnya yang Bodebek dan Bandung Raya. Tapi, kalau di luar itu (Bodebek dan Bandung Raya) relatif masih di bawah 60 persen. Di Bodebek dan Bandung Raya sudah terjadi peningkatan,” katanya.

Selain itu, menurut Kang Emil, tidak ada daerah di kawasan Bodebek yang berstatus zona merah untuk kali pertama.

“Bodebek, pekan ini, pertama kalinya semuanya tidak ada zona merah. Biasanya bergantian, Depok enggak (zona merah), lalu Bekasi, tetapi sekarang semuanya tidak,” ucapnya.

Kang Emil juga melaporkan berdasarkan data per 29 November 2020, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Jabar mencapai 85,65 persen. Angka tersebut melebihi rata-rata tingkat kesembuhan nasional, yakni 83,40 persen. Kemudian, tingkat kematian pasien Covid-19 pun terus menurun.

“Tingkat kesembuhan di Jawa Barat di atas nasional, yakni 85 persen. Itu salah satu yang tertinggi. Kemudian tingkat kematian kita konsisten paling rendah, provinsi lain ribuan, tapi kita hanya 900 dari 51 ribu total kasus, atau sekitar 1,7 persen," katanya. (Antara)

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dudung Ridwan

terbaru

KPK Periksa 7 Anggota DPRD Jabar Terkait Dana Banprov Indramayu

Nasional Selasa, 26 Januari 2021 | 23:44 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta keterangan kepada tujuh anggota dan mantan anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) ih...

Umum - Nasional, KPK Periksa 7 Anggota DPRD Jabar Terkait Dana Banprov Indramayu, KPK,DPRD Jabar,Banprov Indramayu,DPRD Provinsi Jabar

Besok, Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac Lagi

Nasional Selasa, 26 Januari 2021 | 21:57 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan bakal menerima suntikan vaksin Covid-19 produksi Sinovac untuk kali kedua pada...

Umum - Nasional, Besok, Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac Lagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi),Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19,vaksin Covid-19 Sinovac,Vaksinasi Covid-19

KPK: Uang Korupsi PT DI Diduga Mengalir ke Sekretariat Negara

Nasional Selasa, 26 Januari 2021 | 21:41 WIB

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi tengah menelisik dugaan uang kasus korupsi penjualan dan pemasaran di PT Dirgantar...

Umum - Nasional, KPK: Uang Korupsi PT DI Diduga Mengalir ke Sekretariat Negara, PT Dirgantara Indonesia,Korupsi PT DI,Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Sekretariat Negara

BMKG: Waspada! Cuaca Ekstrem Sampai Mei 2021

Nasional Selasa, 26 Januari 2021 | 21:18 WIB

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat agar tetap mewaspadai potensi cuaca ekstrem.

Umum - Nasional, BMKG: Waspada! Cuaca Ekstrem Sampai Mei 2021, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG),Cuaca ekstrem

Dugaan Korupsi Investasi, Kejagung Periksa Dirut BPJS Ketenagakerjaan

Nasional Selasa, 26 Januari 2021 | 20:55 WIB

Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Selasa (26/1/2021), memeriksa...

Umum - Nasional, Dugaan Korupsi Investasi, Kejagung Periksa Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Kejaksaan Agung (Kejagung),korupsi bpjs ketenagakerjaan,BPJS Ketenagakerjaan,Korupsi Investasi

Erick Thohir Berhentikan 2 Direksi PT KAI

Nasional Selasa, 26 Januari 2021 | 20:24 WIB

Menteri BUMN Erick Thohir memberhentikan secara hormat dua direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. 

Umum - Nasional, Erick Thohir Berhentikan 2 Direksi PT KAI, PT KAI,Menteri BUMN Erick Thohir,Direksi PT KAI

Covid-19 Indonesia Tembus 1 Juta, Jabar Penyumbang Terbanyak Kasus Har...

Nasional Selasa, 26 Januari 2021 | 17:39 WIB

Angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia terus meningkat. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan tot...

Umum - Nasional, Covid-19 Indonesia Tembus 1 Juta, Jabar Penyumbang Terbanyak Kasus Harian, Update Corona Covid-19 Indonesia,Positif Covid-19,Kasus Harian Covid-19 Indonesia

Covid-19 Makin Masif, Pengusaha Khawatir Bisnis Makin Terpuruk

Nasional Selasa, 26 Januari 2021 | 17:32 WIB

Pandemi Covid-19 yang terus berlarut-larut dan tingginya penularan virus corona membuat kalangan pengusaha makin risau....

Umum - Nasional, Covid-19 Makin Masif, Pengusaha Khawatir Bisnis Makin Terpuruk, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo),Pandemi Covid-19,Bisnis Pengusaha

artikel terkait

dewanpers