web analytics
  

Jabar-BPKP MoU Pembangunan di Masa Pandemi

Rabu, 2 Desember 2020 22:51 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, Jabar-BPKP MoU Pembangunan di Masa Pandemi, Gubernur Jabar Ridwan Kamil,Pemprov Jabar,BPKP

Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jabar Mulyana. (Dok Humas Pemprov Jabar)

DEPOK, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) membuat MoU dengan Perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jabar perihal Program Pelaksanaan Pengawasan Penyelengaraan Pemerintah Daerah. 

Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jabar Mulyana menandatangani MoU di Kota Depok, Rabu (2/12/2020). MoU dilakukan serentak oleh provinsi lain dan perwakilan BPKP masing-masing, disaksikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (RI) Tito Karnavian dan Kepala BPKP RI Muhammad Yusuf Ateh melalui telekonferensi. 

Kesepakatan Pemda Provinsi Jabar dan BPKP tertuang dalam Nota Kesepakatan antara Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dengan Perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat Nomor: 80/AR.06.03/INSPT dan Nomor: PRJ-65 tentang Pelaksanaan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. 

Nota kesepakatan dimaksudkan sebagai upaya sinergi program dan sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak dalam rangka pelaksanaan pengawasan penyelenggaraan pemda. Tujuannya memperkuat sinergi dalam rangka penyelenggaraan pemda yang akuntabel dengan dilakukan oleh APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) yang kapabel.  

Ruang lingkup kesepakatan meliputi supervisi kegiatan pengawasan, peningkatan kapabilitas APIP, dan supervisi tata kelola keuangan dan pembangunan daerah. 

Menurut Mendagri Tito Karnavian, MoU antara pemda dan BPKP penting karena pandemi COVID-19 mengubah rencana program pembangunan daerah berubah. Ada beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan banyak juga yang belum. Sehingga penyelenggaraan pemerintahan daerah harus diasistensi BPKP agar pertanggungjawabannya baik. 

Hal yang harus dilakukan pemda untuk memulihkan ekonomi saat pandemi, menurut Tito, adalah cepat-cepat memanfaatkan APBD untuk belanja barang dan jasa. Pencairan APBD dapat menstimulus pergerakan ekonomi daerah. Prioritas sektor kesehatan, jaring pengaman sosial, dan stimulus ekonomi. 

Lelang barang dan jasa, kata dia, harus dilakukan sejak awal anggaran dan merata sampai bulan-bulan berikutnya, jangan menunggu penyerapan di akhir tahun. 

“Jangan ditumpuk di kuartal empat. Kenapa? Karena kita memerlukan recovery semenjak awal tahun (2021). Artinya, di awal tahun harus ada belanja yang signifikan di kuartal satu semenjak Januari,” katanya. 

Kepala BPKP RI Muhammad Yusuf Ateh mengingatkan selain harus cepat, belanja pengadaan barang dan jasa (PBJ) di masa pandemi harus melibatkan peran serta pengawasan APIP. “BPKP mendorong pengawalan PBJ bidang kesehatan melalui bimtek atau sosialisasi kepada APIP daerah,” ujar Yusuf. 

“APIP perlu mendampingi dan mengawasi pelaksaan PBJ agar lancar, efektif, dan tetap akuntabel. Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa akan tetap dilakukan pemeriksaan oleh BPKP dan APIP,” tutupnya. 

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Pendamping PKH Gasak Uang Rakyat Miskin di Cianjur

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 19:21 WIB

Seorang pendamping PKH, PI (33) gasak uang rakyat miskin dari program keluarga harapan (PKH) selama dua tahun. Pelaku be...

Umum - Regional, Pendamping PKH Gasak Uang Rakyat Miskin di Cianjur, Pendamping PKH,Rakyat Miskin di Cianjur,Polres Cianjur

Plt Bupati Cianjur Segera Lakukan Rotasi, Mutasi dan Promosi

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 19:02 WIB

Sejumlah pejabat eselon II, III dan IV saat ini harap harap cemas, lantaran Plt Bupati Cianjur Herman Suherman akan mela...

Umum - Regional, Plt Bupati Cianjur Segera Lakukan Rotasi, Mutasi dan Promosi, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman,Pemkab Cianjur,Rotasi Jabatan

Vaksin Covid-19 Sinovac di Cianjur Dijaga Ketat Polri dan TNI

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 18:47 WIB

Vaksin Covid-19 begitu berharga hingga dilakukan pengamanan ekstra, mulai dari pengiriman dari Pemprov Jabar, penyimpana...

Umum - Regional, Vaksin Covid-19 Sinovac di Cianjur Dijaga Ketat Polri dan TNI, Vaksin Covid-19,vaksin Covid-19 Sinovac,Vaksin Covid-19 di Cianjur,Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur,Polres Cianjur

Kampung Budak Capetang di Tasikmalaya Ajarkan Anak Etika dan Kreativit...

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 18:19 WIB

Setahun terakhir ini pemerintah melalui TNI, Polri menggalakan pembentukan kampung tangguh dalam melawan atau memerangi...

Umum - Regional, Kampung Budak Capetang di Tasikmalaya Ajarkan Anak Etika dan Kreativitas, Kampung Budak Capetang (KBC),Kampung Tangguh,wahana edukasi anak

Polda Jabar Selidiki Peristiwa Longsor di Cimanggung Sumedang

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 15:38 WIB

Petugas kepolisian melakukan penyelidikan terkait izin pembangunan perumahan dalam peristiwa longsor yang terjadi di Cim...

Umum - Regional, Polda Jabar Selidiki Peristiwa Longsor di Cimanggung Sumedang, Longsor Cimanggung,Longsor Cimanggung Sumedang,longsor Sumedang,Polda Jabar,Polda Jabar Selidiki Longsor Sumedang

Polisi Selidiki Dugaan Aksi Mesum di Pinggir Jalan Tasikmalaya

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 15:22 WIB

Polresta Tasikmalaya menyelidiki kasus adegan sepasang pria dan wanita di pinggir jalan Tasikmalaya.

Umum - Regional, Polisi Selidiki Dugaan Aksi Mesum di Pinggir Jalan Tasikmalaya, mesum di atas motor tasik,mesum di tasik,Berita Tasikmalaya Hari Ini,Polresta Tasikmalaya,aksi mesum tasik

Vaksin Sinovac Tiba di Cianjur, Besok Disuntikkan ke Nakes

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 15:18 WIB

Vaksin Covid-19 Sinovac akhirnya tiba di Kabupaten Cianjur, Selasa (26/1/2021) siang.

Umum - Regional, Vaksin Sinovac Tiba di Cianjur, Besok Disuntikkan ke Nakes, cianjur,Berita Cianjur,Vaksin Covid-19,Covid-19 Cianjur,tenaga kesehatan (nakes)

Warga Positif Covid-19 Tanpa Swab, Dinkes Tasikmalaya Panggil Puskesma...

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 13:26 WIB

Kepala DKPP Kabupaten Tasikmalaya Heru Suharto mengakui sudah berkomunikasi dengan kepala Puskesmas Leuwisari perihal ke...

Umum - Regional, Warga Positif Covid-19 Tanpa Swab, Dinkes Tasikmalaya Panggil Puskesmas, Tidak ikut swab tapi positif Covid-19,Covid-19 Tasikmalaya,Tasikmalaya,pasien covid-19 Tasikmalaya

artikel terkait

dewanpers