web analytics
  

Ini Modus Baru Politik Uang di Pilkada Kabupaten Bandung

Rabu, 2 Desember 2020 20:56 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Soreang, Ini Modus Baru Politik Uang di Pilkada Kabupaten Bandung, Politik Uang,Pilkada Kabupaten Bandung,Pilbup Bandung,Bawaslu Kabupaten Bandung

Ilustrasi -- Politik Uang. (Pixabay)

SOREANG,AYOBANDUNG.COM -- Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bandung menangani laporan dugaan politik uang dalam Pilkada Kabupaten Bandung. Materi laporan yang sedang ditangani tersebut merupakan modus baru.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kabupaten Bandung, Hedi Ardia, mengatakan modus dalam kasus tersebut adalah membagikan kupon bergambar salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati bandung.

Kupon tersebut bisa digunakan berbelanja di warung-warung yang telah ditentukan. Kupon tersebut bernilai sebesar Rp35.000.

"Kupon tersebut beredar di 4 Kecamatan, tapi tidak tertutup kemungkinan masih ada kecamatan lain," tutur Hedi, Rabu (2/12/2020).

Hedi berharap paslon dan timsesnya agar tidak menjadikan masyarakat awam sebagai korban dari ambisi politiknya demi meraih kekuasaan selama lima tahun ke depan. Menurutnya, seharusnya para paslon beradu jual gagasan bukan dengan cara-cara yang dianggap melanggar UU 10/2016 ini.

Sementara itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Bandung, Komarudin, menambahkan kasus tersebut selain ditemukan oleh Bawaslu juga telah diketahui oleh publik yang dibuktikan dengan adanya pelaporan ke Bawaslu Kab Bandung. 

"Kasusnya sedang dalam kajian oleh kami apakah unsur formil dan materialnya terpenuhi atau tidak. Apabila, terpenuhi baru akan dilanjutkan dengan pembahasan I di Sentra Gakkumdu," tutupnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers