web analytics
  

Jika Vaksin Sudah Ditemukan, Masyarakat Harus Tetap Patuhi 3M

Rabu, 2 Desember 2020 17:56 WIB Adi Ginanjar Maulana
Umum - Nasional, Jika Vaksin Sudah Ditemukan, Masyarakat Harus Tetap Patuhi 3M, COVID-19

Dialog Produktif bertema Indonesia Siapkan Vaksin yang diselenggarakan oleh Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Rabu (2/12/2020). (Ist)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM—Dokter dan para ahli meminta masyarakat untuk terus disiplin menjalankan protokol 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak), meski vaksin COVID-19 tiba nantinya.

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Erika mengatakan rasa takut terpapar COVID-19 masih ada sampai sekarang.

 “Namun pengalaman merawat pasien sampai melihat mereka sembuh mengalahkan rasa takut saya,” katanya pada acara Dialog Produktif bertema Indonesia Siapkan Vaksin yang diselenggarakan oleh Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Rabu (2/12/2020).

Sebagai dokter spesialis jantung, dia menemukan cukup banyak pasien COVID-19 dengan komorbid jantung dirawat dan kondisi kesehatannya rentan sekali memburuk. 

“Pasien COVID-19 dengan komorbid jantung dan hipertensi cukup tinggi. Pasien COVID-19 dengan komorbid jantung secara otomatis menciptakan problem tersistematis (systemic problem) yang perawatannya jauh lebih sulit daripada yang tanpa komorbid,” terangnya.

Anggota Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional dari Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) Soedjatmiko menjelaskan penyakit ini tidak memandang bulu. 

“Yang meninggal 60,4% di rentang umur 19-59 tahun, ini umur yang rentan karena mereka aktif di luar rumah dengan berjualan, bermain, dan segala aktivitas lainnya. Pemerintah telah berupaya maksimal dengan melakukan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment) dan mengedukasi masyarakat agar patuh terhadap 3M,” ujarnya.

Hingga November, sekitar 160 dokter meninggal dan sekitar 130 perawat atau paramedis juga meninggal. 

“Mereka berjuang untuk mengobati yang terlanjur sakit tadi. Ayo kita cegah COVID-19 dengan 3M dan 3T, tapi harus ditambah dengan vaksinasi yang memiliki cakupan 70%, maka diharapkan penularan akan terhambat, pandemi melambat, dan ekonomi akan meningkat,” ungkapnya.

Melihat kondisi pandemi akhir-akhir ini yang cukup sulit untuk dikendalikan oleh sejumlah negara di dunia, inisiatif melakukan intervensi kesehatan melalui vaksin pun dilakukan.

Tag
Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

WNA Dilarang Masuk ke Indonesia Sampai 8 Februari 2021

Nasional Selasa, 26 Januari 2021 | 11:44 WIB

Ketentuan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional dalam M...

Umum - Nasional, WNA Dilarang Masuk ke Indonesia Sampai 8 Februari 2021, WNA Dilarang Masuk ke Indonesia,WNA Dilarang Masuk Indonesia,Larangan Masuk WNA dan WNI dari Luar Negeri,Larangan WNA masuk Indonesia

Kapan Pembukaan Kartu Prakerja Gelombang 12? Begini Jawaban Manajemen...

Nasional Selasa, 26 Januari 2021 | 11:20 WIB

Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan Program Bantuan Sosial melalui Kartu Prakerja di tahun 2021. Hal ini pertama kal...

Umum - Nasional, Kapan Pembukaan Kartu Prakerja Gelombang 12? Begini Jawaban Manajemen Pelaksana!, Prakerja Gelombang 12,Kartu Prakerja Gelombang 12,Daftar Prakerja Gelombang 12,Syarat Prakerja gelombang 12,Agar lolos Jadi peserta Prakerja gelombang 12,Kartu Prakerja,Prakerja Kapan Buka

Eks HTI Dilarang Ikut Pemilu, Ini Alasan DPR

Nasional Selasa, 26 Januari 2021 | 11:15 WIB

Anggota Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin menjelaskan argumen adanya klausul dalam RUU Pemilu terkait eks-anggota H...

Umum - Nasional, Eks HTI Dilarang Ikut Pemilu, Ini Alasan DPR, HTI,Hizbut Tahrir Indonesia (HTI),Eks HTI,Eks HTI dilarang ikut Pemilu,Eks HTI tidak bisa memilih

Reisa Ingatkan Infeksi Covid-19 bisa Picu Gejala Berkepanjangan

Nasional Selasa, 26 Januari 2021 | 10:08 WIB

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro kembali mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin menerapkan...

Umum - Nasional, Reisa Ingatkan Infeksi Covid-19 bisa Picu Gejala Berkepanjangan, Dokter Reisa Broto Asmoro,Reisa Broto Asmoro,fakta dokter reisa,Makanan khas Bandung,makanan khas Sunda Bandung,COVID-19,Gejala Covid-19,Pasien Positif Virus Corona

Jokowi: Bersyukur Indonesia Kendalikan 2 Krisis Imbas Pandemi

Nasional Senin, 25 Januari 2021 | 21:44 WIB

Presiden Jokowi mengklaim, Indonesia mampu mengendalikan dua krisis yang merupakan imbas pandemi covid-19 sejak awal tah...

Umum - Nasional, Jokowi: Bersyukur Indonesia Kendalikan 2 Krisis Imbas Pandemi, Presiden Joko Widodo (Jokowi),Krisis Kesehatan,krisis ekonomi,Pandemi Covid-19

KPK: Korupsi CSRT Bisa Berakibat Bencana Alam

Nasional Senin, 25 Januari 2021 | 21:06 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut bahwa imbas dari korupsi proyek Pengadaan Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSR...

Umum - Nasional, KPK: Korupsi CSRT Bisa Berakibat Bencana Alam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Korupsi CSRT,Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT),Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan),Badan Informasi dan Geospasial (BIG)

Airlangga: Vaksin Covid-19 Gratis, Perusahaan Tak Boleh Potong Gaji Ka...

Nasional Senin, 25 Januari 2021 | 20:00 WIB

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto menegaskan, semua vaksin Co...

Umum - Nasional, Airlangga: Vaksin Covid-19 Gratis, Perusahaan Tak Boleh Potong Gaji Karyawan, Vaksin Covid-19 Gratis,Ketua KPCPEN Airlangga Hartarto,Vaksin COvid-19 Mandiri

Syarat Dapat BLT UMKM 2021, Cek Informasi di eform.bri.co.id

Nasional Senin, 25 Januari 2021 | 16:42 WIB

Pemerintah segera menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) bagi UMKM sebesar Rp2,4 juta untuk 12 juta pelaku usaha.

Umum - Nasional, Syarat Dapat BLT UMKM 2021, Cek Informasi di eform.bri.co.id, eform.bri.co.id,blt umkm 2021,BLT UMKM,bantuan langsung tunai,syarat blt umkm 2021,Syarat BLT UMKM,pencairan blt 2021,blt 2021

artikel terkait

dewanpers