web analytics
  

Kerumunan di Megamendung, 6 Saksi Diperiksa Polres Bogor

Rabu, 2 Desember 2020 15:44 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Kerumunan di Megamendung, 6 Saksi Diperiksa Polres Bogor, Erdi A Chaniago,Megamendung,FPI

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

GEDE BAGE, AYOBANDUNG.COM -- Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, 6 saksi diperiksa di Polres Bogor terkait kegiatan di Megamendung, Kabupaten Bogor, yang menciptakan kerumunan.

"Namun tetap dalam konteks penyidikan gabungan antara Polres Bogor dan Ditreskrimum Polda Jabar," ujarnya di Polda Jabar, Rabu (2/12/2020).

Erdi menjelaskan, pemeriksaan dilakukan terhadap beberapa perangkat daerah.

"Seluruh saksi hadir semuanya. Yang dilakukan pemeriksaan hari ini yaitu beberapa perangkat pemda, ada RT-nya, RW-nya, kemudian ada puskesmasnya, ada bhabinkamtibmasnya," tuturnya.

Mengenai pemanggilan terhadap penyelenggara kegiatan di Megamendung, Erdi menuturkan sudah memberikan surat pemanggilan terhadap pihak yang bersangkutan.

Namun, pihak penyelenggara kegiatan belum memberikan konfirmasi kehadiran kepada pihak kepolisian. Diketahui, pihak penyelenggara adalah FPI.

"Untuk yang tanggal 8, itu sudah kita berikan suratnya, kita tunggu aja nanti, apakah hadir atau tidak, jadi belum ada konfirmasi," katanya.

Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait kegiatan di Megamendung, Kabupaten Bogor.

"Selama ini proses masih berjalan, karena sekarang masih ada pemanggilan saksi-saksi. Selama ini masih berjalan (proses hukumnya)," ucap Erdi.

Diberitakan sebelumnya, Polda Jabar melakukan pemeriksaan terhadap beberapa perangkat daerah berkaitan dengan acara Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Kabupaten Bogor. Beberapa perangkat daerah dimintai keterangan di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar pada hari ini, Selasa (24/11/2020).

Kegiatan Habib Rizieq di Megamendung, Kabupaten Bogor, menciptakan kerumunan. Dari foto yang beredar, terlihat massa mengabaikan protokol kesehatan dan tidak mengenakan masker. Akibat kegiatan tersebut, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi dicopot dari jabatannya karena dinilai tak tegakkan protokol kesehatan.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers