web analytics
  

Bandung Zona Merah, Cegah Corona, Ini Benda-benda yang Harus Rutin Dibersihkan

Rabu, 2 Desember 2020 15:21 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, Bandung Zona Merah, Cegah Corona, Ini Benda-benda yang Harus Rutin Dibersihkan, Bandung Zona Merah,COVID-19,Corona,Cara Mencegah Virus Corona,Kesehatan,Bandung

Warga mengenakan masker saat beraktivitas di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Selasa (4/9/2020). Pemerintah Kota Bandung mengeluarkan aturan terkait denda administratif sebesar Rp100.000 bagi warga yang tidak mengenakan masker di area publik Kota Bandung. Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Wali Kota Nomor 43 Tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru (AKB) dalam rangka pencegahan dan pengendalian virus corona (Covid-19). Perwal tersebut dikeluarkan untuk merevisi aturan sebelumnya yaitu Perwal Nomor 37 Tahun 2020. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Kota Bandung menjadi salah satu dari 6 daerah di Jawa Barat yang masuk zona merah Covid-19. Artinya, Kota Bandung rawan atau berisiko tinggi dalam penyebaran Covid-19. Untuk mencegahnya, ada 2 bedan yang harus rutin dibersihkan.

Melakukan sanitasi atau sanitizing merupakan proses untuk menurunkan jumlah kuman yang ada di permukaan objek hingga ke tingkat yang aman. Proses sanitasi bisa dilakukan dengan cara membersihkan, mendesinfeksi, atau kombinasi keduanya.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan masyarakat untuk melakukan sanitasi terhadap berbagai objek yang kerap disentuh banyak orang. Beberapa objek yang umum adalah gagang pintu, sakelar lampu, dan permukaan meja.

Selain objek-objek yang cukup umum tersebut, ada 2 hal lain yang juga perlu disanitasi setiap hari. Berikut kedua hal tersebut, seperti dilansir Health Digest, Rabu (2/12/2020).

1. Smartphone

Studi pada 2017 mengungkapkan bahwa 80 persen dari layar ponsel pintar mengandung bakteri yang berpotensi membahayakan. Salah satu contohnya adalah bakteri Staphylococci.

Meski jarang disadari, ponsel pintar merupakan benda yang memiliki "mobilitas" cukup tinggi. Orang-orang kerap membawa alat komunikasi ini saat mereka pergi ke toko, ke kamar mandi, hingga saat beristirahat di tempat tidur. Tak heran bila ada cukup banyak kuman yang bisa menempel pada layar ponsel pintar.

Ponsel pintar bisa disanitasi setiap hari tanpa menyebabkan kerusakan. Cari tahu terlebih dahulu bagaimana rekomendasi cara membersihkan ponsel pintar menurut produsen ponsel pintar masing-masing.

Umumnya, metode yang direkomendasikan adalah menggunakan kain kering, tisu alkohol isopropil 70 persen, atau tisu disinfeksi Clorox. Hindari penggunaan produk yang mengandung pemutih atau merendam ponsel pintar ke dalam cairan apa pun.

Bila pemilik ponsel pintar keluar rumah beberapa kali dalam sehari, maka proses disinfeksi pada ponsel pintar perlu dilakukan setiap kali si pemilik pulang ke rumah.

Masker

CDC juga merekomendasikan masker kain untuk disanitasi setiap hari, dengan cara dicuci. Masker kain bisa dicuci dengan menggunakan tangan atau mesin cuci. Yang terpenting, jangan lupa untuk mencuci tangan setelah selesai mencuci masker.

Air hangat dan pengering yang panas lebih direkomendasikan untuk mencuci masker kain. Bila masker kain tak bisa langsung dicuci setelah digunakan, pastikan masker tersebut disimpan dalam plastik tertutup terlebih dahulu.

Pengguna masker sekali pakai juga perlu membuang masker tersebut setelah digunakan. Hindari penggunaan berulang masker sekali pakai.

Saat melepas masker kain atau masker sekali pakai, hindari memegang area permukaan masker. Lepas masker dengan memegang bagian tali telinga. Jangan lupa untuk mencuci tangan, baik sebelum maupun setelah melepaskan masker.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers