web analytics
  

Bima Arya Kumpulkan Dirut RS se-Bogor, Bahas Kode Etik Covid-19

Rabu, 2 Desember 2020 09:24 WIB Husnul Khatimah
Umum - Regional, Bima Arya Kumpulkan Dirut RS se-Bogor, Bahas Kode Etik Covid-19, Wali Kota Bogor Bima Arya,RS Covid-19 Bogor,RS Marzoeki Mahdi

Rapat koordinasi Wali Kota Bogor Bima Arya bersama direktur RS se-Kota Bogor secara daring, Selasa (1/12/2020). (dok. Pemkot Bogor)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Wali Kota Bogor Bima Arya menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Direktur Rumah Sakit se-Kota Bogor di ruang kerjanya secara daring, Selasa (1/12/2020). 

Pada pertemuan tersebut, Bima Arya sempat mengemukakan regulasi yang membahas kode etik terkait rahasia pasien. Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sangat menghargai kode etik tersebut. Namun Pemkot Bogor juga memiliki kewenangan untuk mengetahui, merujuk pada pasal-pasal yang diatur dalam regulasi yang terkait dalam rangka mengantisipasi wabah penyakit menular guna pendataan dan penanganan lebih lanjut. 

Regulasi itu di antaranya UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Permenkes Nomor 36 Tahun 2012 tentang Rahasia Kedokteran dan SK Wali Kota Bogor No.900.45-282 Tahun 2020 tentang Penetapan Rumah Sakit yang melayani Pasien dengan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Bogor. 

Kepala Dinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno  meminta rumah sakit rujukan Covid-19 yang telah ditunjuk Pemkot Bogor maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan kapasitas tempat isolasi dan ICU. Pasalnya, di Kota Bogor jumlahnya masih sangat terbatas.

Tercatat, ada 21 ruang ICU atau 11% dari total seluruh rumah sakit. Untuk itu pihaknya meminta agar hal tersebut perlu ditingkatkan. 

"Tren yang ada meningkat terus karenanya kita juga harus meningkatkan kapasitas tempat isolasi dan ICU. Rumah sakit diharapkan kerja samanya dalam meng-update secara real time tentang keterisian tempat tidurnya agar memudahkan dalam mengatur," kata Sri Nowo Retno, seperti dilaporkan Ayobogor.com.

Untuk permasalahan dan kendala terkait penanganan Covid-19 yang dihadapi rumah sakit, Sri Nowo Retno memintanya untuk segera dikomunikasikan dan dikoordinasikan dengan Dinkes Kota Bogor agar bisa segera difasilitasi dengan Kementerian Kesehatan. 

"Tidak kalah penting, terkait swab test mandiri, rumah sakit diminta Kadinkes untuk melaporkan hasilnya, baik positif maupun negatif," ungkapnya. 

Sementara itu Direktur Rumah Sakit di Kota Bogor menyampaikan kondisi terbaru fasilitas dan sarana prasarana penanganan pasien Covid-19 yang tersedia di rumah sakitnya masing-masing. 

Salah satunya Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi yang dua pekan lalu meresmikan enam ruang isolasi bertekanan negatif dan diperkirakan mulai beroperasi pertengahan Desember 2020.

"Atas updatenya saya sampaikan terima kasih. Mari kita rapikan, terus koordinasi yang ada. Semoga semuanya sehat lancar," kata Bima Arya.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Pelaku Masturbasi di Depan Konter Hape Diduga Konsumsi Kecubung

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 21:52 WIB

Terduga pelaku asusila berupa masturbasi di depan umum hingga Selasa (26/1/2021) masih menjalani pemeriksaan unit reskri...

Umum - Regional, Pelaku Masturbasi di Depan Konter Hape Diduga Konsumsi Kecubung, Masturbasi di Depan Konter Hape,Kecubung,Polsek Indihiang

5 Desa di Kabupaten Tasikmalaya Punya Angka Stunting Tinggi

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 21:05 WIB

Masalah gizi masyarakat masih menjadi kendala yang di hadapi Kabupaten Tasikmalaya. Persoalan stunting atau gagal tumbuh...

Umum - Regional, 5 Desa di Kabupaten Tasikmalaya Punya Angka Stunting Tinggi, Angka Stunting Kabupaten Tasikmalaya,Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya,kekurangan gizi

Kota Tasikmalaya Perpanjang PPKM Hingga 8 Februari

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 20:31 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya resmi memperpan...

Umum - Regional, Kota Tasikmalaya Perpanjang PPKM Hingga 8 Februari, PPKM Kota Tasikmalaya,PSBB Proporsional Kota Tasikmalaya,PPKM diperpanjang

Emak-emak Cianjur Gandrungi Tanaman Hias di Masa Pandemi

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 20:14 WIB

Emak-emak atau ibu rumah tangga di Cianjur saat ini lagi menggandrungi tanaman hias di masa pandemi Covid-19, ada yang d...

Umum - Regional, Emak-emak Cianjur Gandrungi Tanaman Hias di Masa Pandemi, Tanaman Hias,Hobi Tanaman Hias,Tanaman Hias di Cianjur

Pendamping PKH Gasak Uang Rakyat Miskin di Cianjur

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 19:21 WIB

Seorang pendamping PKH, PI (33) gasak uang rakyat miskin dari program keluarga harapan (PKH) selama dua tahun. Pelaku be...

Umum - Regional, Pendamping PKH Gasak Uang Rakyat Miskin di Cianjur, Pendamping PKH,Rakyat Miskin di Cianjur,Polres Cianjur

Plt Bupati Cianjur Segera Lakukan Rotasi, Mutasi dan Promosi

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 19:02 WIB

Sejumlah pejabat eselon II, III dan IV saat ini harap harap cemas, lantaran Plt Bupati Cianjur Herman Suherman akan mela...

Umum - Regional, Plt Bupati Cianjur Segera Lakukan Rotasi, Mutasi dan Promosi, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman,Pemkab Cianjur,Rotasi Jabatan

Vaksin Covid-19 Sinovac di Cianjur Dijaga Ketat Polri dan TNI

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 18:47 WIB

Vaksin Covid-19 begitu berharga hingga dilakukan pengamanan ekstra, mulai dari pengiriman dari Pemprov Jabar, penyimpana...

Umum - Regional, Vaksin Covid-19 Sinovac di Cianjur Dijaga Ketat Polri dan TNI, Vaksin Covid-19,vaksin Covid-19 Sinovac,Vaksin Covid-19 di Cianjur,Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur,Polres Cianjur

Kampung Budak Capetang di Tasikmalaya Ajarkan Anak Etika dan Kreativit...

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 18:19 WIB

Setahun terakhir ini pemerintah melalui TNI, Polri menggalakan pembentukan kampung tangguh dalam melawan atau memerangi...

Umum - Regional, Kampung Budak Capetang di Tasikmalaya Ajarkan Anak Etika dan Kreativitas, Kampung Budak Capetang (KBC),Kampung Tangguh,wahana edukasi anak
dewanpers