web analytics
  

Bandung Kembali Dilanda Hujan Petir, Jangan Berteduh di Bawah Pohon

Rabu, 2 Desember 2020 07:28 WIB Fira Nursyabani
Bandung Raya - Bandung, Bandung Kembali Dilanda Hujan Petir, Jangan Berteduh di Bawah Pohon, Cuaca Bandung Hari Ini,Cuaca Bandung,cuaca Bandung BMKG,Prakiraan Cuaca Bandung,Cara hindari petir,Hujan petir Bandung,Bandung hujan petir,hujan petir

Cuaca mendung di Bandung. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Hujan petir diprakirakan akan terjadi lagi di wilayah Bandung raya pada Rabu (2/12/2020). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, hujan akan mengguyur sejak siang hingga sore.

Pada pagi hari, cuaca Bandung akan mendung berawan, setelah hujan siang hari, cuaca mendung juga akan kembali terjadi malam hari. Suhu Bandung hari ini berkisar di angka 20 derajat Celcius pada malam hari dan 29 derajat Celcius pada siang hari.

Hujan akan turun merata di seluruh wilayah Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kota Bandung. Sementara hujan yang lebih ringan akan terjadi di Kabupaten Bandung Barat, tepatnya di wilayah Cihampelas dan Cikalongwetan.

Diimbau tak berteduh di bawah pohon

Saat hujan petir, sebaiknya Anda tidak berteduh di bawah pohon. Hal itu bisa membahayakan diri.

Akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman, Farida Asriani, mengingatkan masyarakat untuk tidak berteduh di bawah pohon saat hujan petir agar tidak tersambar.

"Ketika turun hujan disertai petir, masyarakat harus segera masuk ruangan, jangan berteduh di bawah pohon, jangan berada di tanah lapang dan hindari berada di kolam renang," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dikutip dari Republika.

Dia menjelaskan, pohon merupakan salah satu penghantar listrik.

"Pohon itu penghantar listrik, jika pohon itu lebih tinggi dari bangunan atau benda lain di sekitarnya maka dia yang akan menjadi sasaran sambaran. Karena itu pernah ada kejadian di mana orang berteduh di bawah pohon di pinggir lapangan atau di alun-alun terkena sambaran petir. Karena di sekitar lapangan yang paling tinggi ya pohon," katanya.

Dia juga mengatakan, kendati bukan di bawah pohon, namun berteduh di tempat terbuka masih memungkinkan petir menyambar.

"Pemicunya tentunya benda penghantar yang posisinya tinggi. Sifat petir kan akan menyambar benda-benda penghantar yang tertinggi posisinya. Contohnya adalah antena, yang pasang antena tertinggi itu yang paling berpotensi tersambar," katanya.

Oleh karena itu, dia mengingatkan agar masyarakat segera berlindung di dalam rumah atau bangunan tertutup saat terjadi hujan disertai petir.

"Namun demikian, walaupun sudah berada di dalam rumah saat turunnya hujan disertai petir, masih ada yang juga perlu diperhatikan oleh masyarakat, yakni harus hindari interaksi dengan perangkat yang menggunakan listrik karena dikhawatirkan sambaran bisa masuk lewat aliran listrik," katanya.

Saat sedang turun hujan yang disertai petir sebaiknya masyarakat tidak menggunakan telepon genggam yang dayanya sedang diisi.

"Sebenarnya ponsel sendiri tidak terlalu berisiko, yang berisiko adalah ketika dayanya sedang diisi atau sedang menyambung ke aliran listrik, karena sambaran petir bisa masuk lewat aliran listrik. Dan itu terjadi kalau jaringan listrik yang dipakai untuk sumber pengisi daya telepon genggamnya tersambar," katanya.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers