web analytics
  

Pakar Imunisasi: Jangan Remehkan Covid-19 Meski Berhasil Sembuh

Selasa, 1 Desember 2020 10:48 WIB Icheiko Ramadhanty
Gaya Hidup - Sehat, Pakar Imunisasi: Jangan Remehkan Covid-19 Meski Berhasil Sembuh, Vaksin Covid-19,vaksin corona,Vaksinasi Covid-19,Penyintas Covid-19

Simulasi vaksinasi covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Tidak semua efek penyakit atau virus terjadi dalam jangka pendek. Khusus untuk sars-Cov-2 atau Covid-19, seluruh peneliti dunia masih belum mengetahui seberapa bahaya penyakit Covid-19 tersebut.

Kendati masih dalam proses penelitian, banyak masyarakat Indonesia yang merasa sudah kebal terhadap virus jika mereka sudah pernah terjangkit Covid-19. Hal ini menjadi faktor banyaknya masyarakat yang ragu untuk menjalani vaksinasi ketika vaksin Covid-19 nantinya sudah ditemukan.

Pakar Imunisasi, Jane Soepardi, menegaskan kepada masyarakat agar tetap waspada dan tidak meremehkan Covid-19 jika sudah pernah tertular.

“Covid-19 ini kita tidak tahu, ke depannya ini nanti bisa menjadi apa? Jangan merasa bangga sudah kena Covid-19, lalu sembuh. Belum tentu,” kata dia dalam penjelasannya melalui YouTube FMB9ID_IKP, seperti dilaporkan Ayojakarta.com, Selasa (1/12/2020).

Saat ini, kata Jane, pakar kesehatan dunia terus memantau orang-orang yang pernah terkena Covid-19. “Tahun depan menjadi apa? Dua tahun lagi masih sehatkah? Tiga tahun lagi masih sehatkah? Bahkan sampai dua puluh tahun lagi? Ini semua masih diteliti,” jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah menegaskan bahwa vaksin Covid-19 nantinya adalah produk kesehatan yang keamanan dan efektifitasnya sudah terjamin 100%. Hal ini perlu diyakini karena semakin maraknya hoaks dan disinformasi mengenai vaksin Covid-19.

Mengintip cara kerja vaksin

Lantas, bagaimana cara kerja vaksin dalam tubuh manusia? Menurut Dokter Penyakit Dalam, Dirga Sakti Rambe, vaksin yang disuntikkan ke dalam tubuh kita, akan langsung dikenali oleh tubuh. Setelah itu, tubuh akan melawan dengan membentuk antibodi.

“Antibodi ini fungsinya sebagai kekebalan. Kemudian tubuh akan mengingat atau memiliki kemampuan memori agar bila di masa mendatang kita terpapar oleh virus yang alamiah, maka tubuh sudah punya kekebalannya,” jelas Dirga dalam diskusinya di YouTube FMB9ID_IKP, Senin (23/11/2020).

Namun, kata dia, tidak semua vaksin mengandung virus yang dilemahkan. Kebanyakan vaksin mengandung komponen.

“Jadi kalau virus ibaratnya ada tangan dan kaki, jadi vaksin hanya mengandung komponen virus sehingga saat vaksin tersebut diberikan kepada tubuh kita, maka vaksin tersebut tidak bisa menimbulkan penyakit,” ujar dia.

Selain memberikan informasi mengenai vaksin dan cara kerjanya, Dirga juga mengungkap kebenaran terkait banyaknya disinformasi vaksin Covid-19. Salah satu yang dibeberkan adalah mengenai disinformasi vaksin yang mengandung racun.

Dirga menegaskan, sebelum suatu vaksin  dapat digunakan luas oleh masyarakat, vaksin itu sudah harus mendapat persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Untuk mendapat persetujuan itu, harus melalui tahapan yang sangat panjang melalui penelitian dan uji klinis untuk memastikan keamanan dan efektifitasnya.

“Oleh karena itu jika ada vaksin yang sudah mendapat izin untuk digunakan itu sudah dipastikan aman dan efektif,” jelasnya.

Lalu, bagaimana dengan perkembangan penelitian vaksin di dunia saat ini? apakah sudah mendapatkan lampu hijau dari Badan Kesehatan Dunia (WHO)?

Dirga menuturkan bahwa pihaknya memang mendengar dan mendapat laporan terkait beberapa kandidat vaksin Covid-19, yang menunjukkan efektifitas yang cukup baik. Namun, dia menegaskan, laporan tersebut sifatnya hanya sementara.

“Sampai saat ini belum ada vaksin Covid-19 yang mendapatkan full approval. Kita mengharapkan dalam waktu dekat akan ada,” harapnya.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Kapan Waktu yang Tepat Memeriksa IUD?

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 03:26 WIB

Ada banyak macam alat kontrasepsi, salah satunya alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) atau intrauterine (IUD). Di Indones...

Gaya Hidup - Sehat, Kapan Waktu yang Tepat Memeriksa IUD?, IUD,Alat kontraspsi spiral,Memeriksa IUD,Waktu kontrol IUD

Minyak Kayu Putih dan Uap Air Panas Bukan Obat Covid-19

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 02:48 WIB

Untuk mendapat khasiatnya, konon uap air panas harus dihirup dan zat aktif pada minyak Atsiri eucalyptus akan membunuh v...

Gaya Hidup - Sehat, Minyak Kayu Putih dan Uap Air Panas Bukan Obat Covid-19, Minyak kayu putih,Kayu Putih,obat covid-19,Hoaks Obat Covid-19

Ini Batas Penggunaan Lensa Kontak Dalam Sehari

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 02:20 WIB

Seseorang yang memiliki gangguan mata seperti miopi atau silinder lebih memilih menggunakanak lensa kontak dibanding kac...

Gaya Hidup - Sehat, Ini Batas Penggunaan Lensa Kontak Dalam Sehari, Lensa,Lensa Kontak,Waktu ideal lensa kontak,kontak lensa

Perempuan Perlu Waspada Gejala Infertilitas Ini

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 01:12 WIB

Masalah infertilitas atau kesuburan bisa terjadi pada wanita. Untuk wanita, infertilitas dapat disebabkan oleh banyak fa...

Gaya Hidup - Sehat, Perempuan Perlu Waspada Gejala Infertilitas Ini, Infertilitas,Infertilitas pada perempuan,ciri infertilitas,tanda infertilitas

Pasien Covid-19 Dilarang Olahraga, Berisiko Miokarditis

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 01:03 WIB

Pasien Covid-19 yang mengalami gejala seperti demam, nyeri tubuh, dan pembengkakkan diimbau untuk tidak berolahraga samp...

Gaya Hidup - Sehat, Pasien Covid-19 Dilarang Olahraga, Berisiko Miokarditis, Pasien Covid-19,Miokarditis,Pasien Covid-19 Dilarang Olahraga

Pakar Kesehatan Sarankan Pakai Dua Masker untuk Cegah Covid-19

Sehat Selasa, 26 Januari 2021 | 20:48 WIB

Pakai dua masker selama pandemi mungkin merupakan cara yang sangat efektif untuk melindungi diri Anda dari virus corona,...

Gaya Hidup - Sehat, Pakar Kesehatan Sarankan Pakai Dua Masker untuk Cegah Covid-19, Pakai Dua Masker,Cegah Covid-19,Pakar Kesehatan

Sering Diare Disertai Darah Bisa Jadi Tanda Kanker Kolorektal

Sehat Selasa, 26 Januari 2021 | 15:44 WIB

Saat Anda mengalami diare, sembelit terus menerus, disertai feses berdarah sebaiknya perlu curiga ini tanda kanker kolor...

Gaya Hidup - Sehat, Sering Diare Disertai Darah Bisa Jadi Tanda Kanker Kolorektal, kanker,Kanker Kolorektal,gejala Kanker Kolorektal,tanda Kanker Kolorektal,mencegah kanker,mencegah  Kanker Kolorektal

Cara agar Penderita Diabetes Bisa Makan Enak dan Sehat

Sehat Selasa, 26 Januari 2021 | 13:15 WIB

Penderita diabetes mungkin kesulitan untuk leluasa mencicipi menu makanan yang lezat. Makanan sehat adalah salah satu 's...

Gaya Hidup - Sehat, Cara agar Penderita Diabetes Bisa Makan Enak dan Sehat, Diabetes,Jam Makan Penderita Diabetes,cara mengobati diabetes,makanan sehat untuk penderita diabetes,makanan sehat diabetes,mengobati diabetes,mencegah diabtes

artikel terkait

dewanpers