web analytics
  

Wilayah Australia Diterjang Gelombang Panas

Selasa, 1 Desember 2020 23:17 WIB
Umum - Internasional, Wilayah Australia Diterjang Gelombang Panas, Australia,Gelombang Panas

Ilustrasi -- Gelombang Panas. (Pixabay)

SYDNEY, AYOBANDUNG.COM -- Gelombang panas yang cukup intens diperkirakan akan kembali menerjang daerah timur dan selatan Australia pada Selasa (1/12/2020) atau hari pertama musim panas di benua tersebut.

Fenomena alam itu dikhawatirkan dapat memicu kebakaran semak-semak sebagaimana yang terjadi saat Australia menghadapi suhu terpanas pada November 2020. Biro Meteorologi Australia (BoM) memperkirakan suhu di negara itu akan mencapai titik terpanasdalam beberapa hari ke depan karena adanya gelombang panas, yang sedang terjadi di sebagian besar wilayah pedalaman negara itu selama seminggu terakhir.

"Cuaca panas dan gelombang panas sebenarnya normal terjadi pada periode bulan ini, tetapi yang membuat gelombang panas saat ini jadi perhatian adalah suhunya yang naik 18 derajat (Celsius) lebih tinggi dari suhu rata-rata," kata Meteorologis BoM, Dean Narramore.

Orang-orang di Australia berduyun-duyun memenuhi pantai dan kolam renang untuk mendinginkan diri setelah suhu sempat panas dan akhirnya bertahan di angka 20 derajat Celsius pada Senin (30/11/2020).

"Sudah cukup lama sejak terakhir kali orang-orang harus berhadapan dengan suhu panas semacam itu dan saat itu (gelombang panas, red) datang, tentu tidak menyenangkan bagi tiap orang," kata seorang warga setempat, Louis Chris, saat ditemui di Bronte Baths, kolam renang umum yang berada dalam kompleks Pantai Bondi.

Gelombang panas, yang saat ini bergerak perlahan ke wilayah timur laut, turut menambah risiko adanya kebakaran lahan. Setidaknya, lebih dari 30 petugas pemadam kebakaran berusaha mengendalikan kebakaran di Pulau Fraser, daerah di pesisir Queensland yang masuk dalam daftar warisan dunia. Api membakar hampir separuh dari total wilayah di pulau wisata tersebut, kata otoritas setempat.

Otoritas di Australia melarang total kegiatan membakar di seluruh wilayah timur saat gelombang panas tahap pertama tiba. Umumnya, gelombang panas datang dari sisi selatan Australia pada musim semi sampai musim panas.

Kebakaran lahan pada musim panas tahun lalu menewaskan 33 orang dan miliaran hewan endemik di Australia. Ancaman kebakaran lahan pada tahun ini diperkirakan datang dari area rerumputan, yang kemungkinan saat ini mengering dan lebih mudah terbakar.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Madinah Ditetapkan Jadi Kota Tersehat di Dunia

Internasional Minggu, 24 Januari 2021 | 09:43 WIB

Akreditasi itu diperoleh setelah tim dari WHO melakukan kunjungan, dan menyebut kota tersebut memenuhi semua standar glo...

Umum - Internasional, Madinah Ditetapkan Jadi Kota Tersehat di Dunia, Madinah Kota Tersehat,Madinah,Kota tersehat di dunia,WHO,World Health Organization (WHO)

Wow! Ini Besaran Gaji Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat

Internasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 08:30 WIB

Joe Biden telah resmi menjabat sebagai presiden ke-46 Amerika pada hari Rabu (20/1/21). Saat pertama kali masuk ke Kong...

Umum - Internasional, Wow! Ini Besaran Gaji Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat, Joe Biden,Gaji Joe Biden,presiden amerika serikat,Gaji Presiden AS,Kekayaan Joe Biden

Waspadai Virus Corona Baru, Beijing Lakukan Tes Covid-19 Massal

Internasional Jumat, 22 Januari 2021 | 19:49 WIB

Pemerintah China mewaspadai munculnya varian baru virus Corona yang disebut lebih mudah menular.

Umum - Internasional, Waspadai Virus Corona Baru, Beijing Lakukan Tes Covid-19 Massal, Tes Covid-19,Beijing,Virus Corona Baru

Cina Rilis Film Covid-19

Internasional Jumat, 22 Januari 2021 | 18:11 WIB

Film tersebut untuk memperingati 76 hari lockdown di wilayah itu.

Umum - Internasional, Cina Rilis Film Covid-19, film Covid-19, Wuhan,Cina,COVID-19,film Days and Night in Wuhan

Apa Tugas-Tugas Wakil Presiden AS, Kamala Harris?

Internasional Jumat, 22 Januari 2021 | 13:49 WIB

Harris menghadiri semua rapat penting selama transisi pemerintahan.

Umum - Internasional, Apa Tugas-Tugas Wakil Presiden AS,  Kamala Harris?, Kamala Harris,Wakil Presiden Amerika Serikat (AS),Barbara Perry,tugas wakil presiden AS,Joe Biden,Barack Obama,Harris mengisi kelemahan Biden

Belasan Ribu Warga Israel Positif Covid-19 Setelah Divaksin Pfizer

Internasional Jumat, 22 Januari 2021 | 11:50 WIB

Lebih dari 12.400 orang Israel terinfeksi virus corona Covid-19. Padahal mereka sudah menerima vaksinasi Covid-19 Pfizer...

Umum - Internasional, Belasan Ribu Warga Israel Positif Covid-19 Setelah Divaksin Pfizer, Vaksin Pfizer,Warga Israel positif Covid,positif Covid-19 setelah vaksinisasi,Vaksinisasi Pfizer,internasional,Vaksinisasi di Israel

Cina Klaim sebagai Penemu Kimchi, Korea Melawan

Internasional Jumat, 22 Januari 2021 | 06:40 WIB

Aktivis sekaligus akademisi Korea Selatan yang terkenal menggunakan iklan untuk menepis klaim Cina tentang negara yang m...

Umum - Internasional, Cina Klaim sebagai Penemu Kimchi, Korea Melawan, kimchi,Cara Membuat Kimchi,Perang Kimchi,Kimchi Korea Selatan,Cina Klaim Penemu Kimchi

Joe Biden dapat Surat Pribadi dari Donald Trump

Internasional Kamis, 21 Januari 2021 | 19:22 WIB

Donald Trump meninggalkan surat kepada penggantinya Joe Biden sebelum meninggalkan Gedung Putih. Biden menyatakan, surat...

Umum - Internasional, Joe Biden dapat Surat Pribadi dari Donald Trump, Joe Biden,Donald Trump,Surat Pribadi

artikel terkait

dewanpers