web analytics
  

Cimahi Laporkan Penambahan 25 Kasus Covid-19 Aktif, Kelurahan Utama di Urutan Pertama

Selasa, 1 Desember 2020 13:52 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Cimahi, Cimahi Laporkan Penambahan 25 Kasus Covid-19 Aktif, Kelurahan Utama di Urutan Pertama, Update Corona Cimahi,corona cimahi,Covid-19 Cimahi,Kelurahan Utama

Pelukis asal Kota Bandung Andi Sopiandi melukis mural bertema disiplin protokol kesehatan di dinding rumah warga di Rw 05, Jalan Bapa Ampi, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Kamis (29/10/2020). Per Selasa (1/12/2020) pagi tercatat temuan 38 kasus terkonfirmasi terdiri dari 25 kasus aktif, 12 kasus sembuh, serta 1 kasus meninggal dunia. (AyoBandung.com/Irfan Al-Faritsi)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Masih ada di zona merah, Kota Cimahi kembali melaporkan penambahan kasus positif Covid-19 dalam jumlah signifikan. Per Selasa (1/12/2020) pagi tercatat temuan 38 kasus terkonfirmasi terdiri dari 25 kasus aktif, 12 kasus sembuh, serta 1 kasus meninggal dunia.

Kelurahan Utama, dengan 46 kasus, menjadi kelurahan dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak menggantikan Cipageran. Dibandingkan data sehari sebelumnya, terjadi penambahan 5 kasus baru di kelurahan ini.

Merujuk situs web https://covid19.cimahikota.go.id/, kita mengetahui jumlah total kasus terkonfirmasi saat ini sebanyak 1.123 kasus terdiri dari 342 kasus aktif, 750 kasus sembuh, serta 31 kasus meninggal dunia. Data pandemi Covid-19 merupakan data dinamis yang dimutakhirkan setiap hari.

Dari data di situs web ini, kita juga mengetahui pergerakan kasus aktif di tiap-tiap kelurahan. Cipageran, dengan 43 kasus, ada di urutan kedua kelurahan dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak.

Kasus positif aktif adalah kasus positif Covid-19 terkonfirmasi yang saat ini sedang menjalani perawatan berupa isolasi. Isolasi bisa dilakukan di rumah sakit, hotel, atau juga rumah. Kasus positif aktif berakhir ketika pasien dinyatakan sembuh atau meninggal dunia. 

Jumlah total suspek saat ini dilaporkan sebanyak 1.722 kasus dengan 191 kasus di antaranya sedang berada dalam proses perawatan atau isolasi. Sementara itu, jumlah kontak erat tercatat sebanyak 11.286 kasus dengan 1.057 kasus di antaranya sedang menjalani pemantauan.

Cimahi kembali masuk ke zona merah sejak pekan lalu. Kebijakan penanganan pandemi Covid-19 mendapat ujian berat menyusul penangkapan Wali Kota Ajay Muhamad Priatna oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (27/11/2020). Sebagai Wali Kota, Ajay adalah juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cimahi.

Berikut daftar 8 kelurahan dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak per Selasa (1/12/2020) pagi:

Utama dengan 46 kasus positif aktif

Cipageran (43)

Cibabat (35)

Cibeureum (34)

Cigugur Tengah (33)

Citeureup (32)

Leuwigajah (25)

Melong (24)

PSBM

Pekan lalu Wali Kota Ajay M Priatna meminta jajaran camat-lurah memperketat penerapan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) di tingkat wilayah menyusul status zona merah Kota Cimahi. Salah satu kelemahan selama ini ada pada pengelolaan kerumunan masyarakat atau disiplin jaga jarak.

"Dengan zona merah ini, PSBM kita berlakukan. Saya minta camat-lurah mempertegas hal itu di wilayah karena yang bisa mencegah virus masuk ya warga sendiri," ujarnya dikutip dari siaran pers Humas Kota Cimahi.

Menurut Ajay, penambahan kasus positif terutama bersumber dari penularan luar daerah. Bahkan diklaim tidak ada satu kasus yang murni berasal dari dalam wilayah Kota Cimahi.

"Kebanyakan pulang dari luar daerah, terus positif dan menularkan ke keluarga yang disini. Ada juga tertular dari tamu yang datang ke Cimahi," terangnya.

Pemkot Cimahi mengajak masyarakat terus berdisiplin protokol kesehatan dan menaati imbauan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19. Selain wajib memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, serta menjaga jarak wajib, warga diajak untuk meningkatkan imunitas tubuh. 

Editor: Tri Joko Her Riadi
dewanpers