web analytics
  

Buntut Kasus Swab Rizieq, RS Ummi Terancam Ditutup

Minggu, 29 November 2020 13:09 WIB Husnul Khatimah
Umum - Regional, Buntut Kasus Swab Rizieq, RS Ummi Terancam Ditutup, Habib Rizieq dirawat,RS UMMI Bogor,Habib Rizieq kabur dari RS UMMI,Habib Rizieq RS UMMI,Hasil swab Habib Rizieq

Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Covid-19 Kota Bogor, Agustiyansyach. (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Covid-19 Kota Bogor Agustiansyah mengatakan, RS Ummi terancam ditutup akibat tidak melaporkan pelaksanaan swab tes Habib Rizieq Shihab. 

"Rumah sakit mempunyai kewajiban melaporkan setiap pasien yang dirawat di rumah sakit, pihak RS belum ada respons apapun tapi kami sampaikan di Perwali PSBMK Kota Bogor setiap pihak yang menghalangi penegakan peraturan dalam penegakan Covid-19 dapat dikenakan sanksi sampai maksimalnya penutupan izin operasional," kata Agus, seperti dilaporkan Ayobogor.com, Minggu (29/11/2020).

Dia mengatakan sesuai aturan PSBMK Kota Bogor pihak RS Ummi juga bisa dikenakan denda maksimal Rp50 juta. "Denda maksimal 50 juta juga bisa, tapi kita kaji dulu antara denda atau penutupan izin operasional," katanya. 

Dia mengatakan, Satgas Covid-19 Kota Bogor juga melaporkan Dirut Rumah Sakit Ummi kepada Polresta Bogor Kota akibat tidak melaporkan pelaksanaan swab test Habib Rizieq. 

"Saya selaku ketua melaporkan Dirut RS Ummi ke Polresta Bogor kota dengan aduan yang bersangkutan bersama rekannya menghambat dan menghalangi upaya penanggulangan penyakit menular," ujar Agustiyansyach.

Agus mengatakan, Dirut RS Ummi dinilai menghalangi tugas Satgas sebab tidak menyampaikan informasi yang utuh terkait pelaksanaan tes swab Habib Rizieq. 

"Informasi yang disampaikan oleh RS tidak utuh sehingga ada kesan menghambat tugas kami," kata Agus. 

Dia menjelaskan sebelumnya Satgas Covid-19 dan RS Ummi telah membuat kesepakatan untuk melakukan tes swab Habib Rizieq yang didampingi Satgas Covid-19 Kota Bogor pada Jumat (27/11/2020). 

Pada Jumat siang Satgas mendatangi RS Ummi untuk melakukan pendampingan. Namun didapatkan informasi bahwa Habib telah melakukan swab tes pada pagi harinya. 

Satgas Covid-19 kemudian melakukan pendalaman siapa yang melakukan swab dan bagaimana mekanismenya karena sesuai kesepakatan sebelumnya bahwa swab tes akan dilakukan bersama Satgas Covid-19 Kota Bogor.

"Dari hasil pendalaman tidak didapat jawaban yang memuaskan dari rumah sakit yang menyampaikan bahwa pasien sudah di swab dari dokter pribadinya dari Mer-C dan pihak rumah tidak dapat menyampaikan swab siapa yang melakukannya dan di mana," kata Agus.

Pada Jumat malam Satgas Covid-19 mendatangi RS Ummi dan disampaikan oleh pihak keluarga bahwa Habib Rizieq sudah meakukan swab dan menolak swab ulang.

"Tapi kami pertanyakan kapan swab nya dn RS ummi menjanjikan akan menyampaikan hasil swab jam 11 malam, sampai jam 12 tidak ada kabar kepada kami, sehingga kami memutuskan melaporkan RS Ummi kepada Polresta Bogor dengan dugaan menghambat dan menghalangi proses penyebaran penyakit menular," kata Agus.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers