web analytics
  

Diduga Terbelit Masalah Keluarga, Seorang Selebgram Nekat Mengakhiri Hidupnya

Minggu, 29 November 2020 08:05 WIB
Umum - Regional, Diduga Terbelit Masalah Keluarga, Seorang Selebgram Nekat Mengakhiri Hidupnya , Bunuh Diri,selebgram

Ilustrasi. (Clker-Free-Vector-Images dari Pixabay )

JIMBARAN, AYOBANDUNG.COM -- Seorang selebgram bernama Ayu Wulantari mengakiri hidupnya Hotel Rose Inn, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali, Sabtu (28/11/2020) sekitar pukul 10.00 Wita.

Ayu Wulantari asal Buleleng. Dia diduga nekat mengakhiri hidup karena masalah keluarga.

Sebelum kejadian, korban menunjukkan gelagat aneh. Hal itu diungkapkan oleh seorang saksi bernama Gede Sumarta yang tinggal di depan tempat kejadian perkara (TKP).

Dari kejauhan, saksi melihat korban sedang duduk-duduk di lantai 4 seorang diri.

"Saksi tidak curiga. Bahkan saksi sempat foto keberadaan korban yang duduk sendirian di lantai 4 tersebut," ungkap seorang sumber seperti dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com).

Nahas, selang 30 menit kemudian saksi Gede Sumarta dikagetkan suara penghuni kos karena korban yang tadi duduk di balkon lantai 4 berada di bawah dalam posisi mengenaskan.

Korban tewas dalam posisi tengkurap menghadap timur, kepala menghadap utara dan kedua kaki menekuk. 

Sumber lainnya menerangkan, ada saksi yang melihat korban sempat duduk di ujung balkon sambil membawa pisau.

Setelah itu korban menghubungi sepupunya bernama Putri dan mengatakan akan mengakhiri hidupnya. Ia pun meminta sepupunya itu agar datang ke TKP.

Setibanya di TKP, saksi Putri kaget melihat korban sedang duduk di pinggir balkon. Saksi mencoba merayu agar korban mengurungkan niatnya bunuh diri dan keluar dari pinggiran balkon.

"Saran saksi Putri tidak direspon, korban malah melompat dari lantai 4 dan tewas. Saksi kemudian menghubungi ibu kandung korban," terang sumber.

Dugaan korban tewas karena depresi masalah keluarga dibenarkan saksi Ketut DM saat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian Polsek Kuta Selatan. 

"Katanya akan pergi ke Singaraja menemui bapaknya. Tetapi korban ternyata tinggal bersama pacarnya di Kos Rose Inn House Jimbaran kamar 308," ungkap saksi.

Namun saksi kaget setelah mendapat kabar dari sepupunya Putri, bahwa korban meninggal dunia setelah melompat dari balkon lantai 4 kost Rose Inn.

Saksi kemudian ke TKP dan memang benar melihat korban sudah tergeletak di jalanan dengan posisi meninggal dunia.

Sementara itu, tim medis dan aparat kepolian tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi korban ke RS Bali Jimbaran.

Terkait peristiwa bunuh diri ini, Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi belum berkomentar.

"Saya belum dapat datanya," ungkapnya.

Catatan Redaksi: 
Jika Anda atau orang yang kamu kenal berada dalam kondisi mengancam keselamatan nyawa, segera telepon nomor layanan darurat 119 atau menuju ke IGD di RS terdekat. Jangan menunggu.

Database layanan kesehatan mental

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Andres Fatubun

terbaru

Muncul Klaster Pengungsi Longsor di Cianjur, 56 Warga Isolasi Mandiri

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 22:39 WIB

Sebanyak 56 warga dari 80 orang pengungsi bencana longsor Kampung Cingkeuk dan Babakan Cingkeuk Kecamatan Cibeber Kabupa...

Umum - Regional, Muncul Klaster Pengungsi Longsor di Cianjur, 56 Warga Isolasi Mandiri, Klaster Pengungsi Longsor Cianjur,Kasus Covid-19 Cianjur,Korban Longsor Cianjur Positif Covid-19,Pengungsi Longsor Cianjur Positif Covid-19

Preman Pungli Terminal dan Pasar di Majalengka Diamankan Polisi

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 21:01 WIB

Seorang preman pelaku pungli (pungutan liar) berinisial I berhasil diamankan personel Polsek Rajagaluh saat melaksanakan...

Umum - Regional, Preman Pungli Terminal dan Pasar di Majalengka Diamankan Polisi, Polres Majalengka,Operasi Premanisme,razia preman,Polsek Rajagaluh,Pasar Rajagaluh,Terminal Rajagaluh

Pelaku Pembunuhan Bidan di Cianjur Diduga Koleksi Senjata Tajam 

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 19:50 WIB

Fakta mengejutkan mengenai KJ (60) pelaku pembunuhan Neng Imas Mulyani (40) bidan yang merupakan istrinya sendiri. Terny...

Umum - Regional, Pelaku Pembunuhan Bidan di Cianjur Diduga Koleksi Senjata Tajam , Pembunuhan Bidan di Cianjur,Pelaku Pembunuhan Bidan,Kasus Pembunuhan di Cianjur,Polres Cianjur

Reka Adegan Pembunuhan Bidan, Polisi: Diduga Berencana

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 19:29 WIB

Polisi Polsek Bojongpicung mengindikasikan pembunuhan berencana pada kasus meninggalnya bidan oleh suaminya sendiri, usa...

Umum - Regional, Reka Adegan Pembunuhan Bidan, Polisi: Diduga Berencana, Pembunuhan Bidan di Cianjur,Reka Adegan Pembunuhan Bidan,Kapolres Cianjur,Kasus Pembunuhan Bidan,Pembunuhan Berencana Bidan Cianjur

Wagub Jabar: Pancasila Adalah Anugerah

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 19:13 WIB

Setelah pulih dari COVID-19, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum kembali berkegiatan. Pada Kamis 17 Juni 2021, ia...

Umum - Regional, Wagub Jabar: Pancasila Adalah Anugerah, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum,Hari Lahir Pancasila,Parlemen Mengabdi DPRD Provinsi Jabar,DPRD Jabar

Kabupaten Tasik Akan Evaluasi Belajar Tatap Muka

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 18:54 WIB

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Tasikmalaya Dadan Wardana melakukan pertemuan dengan kepa...

Umum - Regional, Kabupaten Tasik Akan Evaluasi Belajar Tatap Muka, Belajar Tatap Muka di Tasik,PTM di Kabupaten Tasik,Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya,Evaluasi Belajar Tatap Muka

Hindari Kerumunan, Prasmanan dan Salam Amplop akan Ditiadakan di Perni...

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 18:30 WIB

Menghilangkan tradisi makan prasmanan dan salam amplop agar tidak ada kontak langsung dan menghindari kerumunan.

Umum - Regional, Hindari Kerumunan, Prasmanan dan Salam Amplop akan Ditiadakan di Pernikahan, Hindari Kerumunan,Prasmanan,Salam Amplop,Pernikahan,resepsi

Hunian Pasien Covid-19 di RSUD Sayang Cianjur Capai 52 Persen

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 17:37 WIB

Tingkat hunian pasien Covid 19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur mencapai 52 persen. ANgka tersebut menun...

Umum - Regional, Hunian Pasien Covid-19 di RSUD Sayang Cianjur Capai 52 Persen, RSUD Sayang Cianjur,Kasus Covid-19 Cianjur,Hunian Pasien Covid-19 RSUD Sayang,Bupati Cianjur Herman Suherman
dewanpers