web analytics
  

Gerindra Minta Maaf ke Jokowi hingga Kabinet Usai Edhy Prabowo Ditangkap KPK

Sabtu, 28 November 2020 12:22 WIB
Umum - Nasional, Gerindra Minta Maaf ke Jokowi hingga Kabinet Usai Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Edhy Prabowo Korupsi,Edhy Prabowo KPK,Gerindra

Menteri KKP Edhy Prabowo ditangkap KPK. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Partai Gerindra menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Jokowi usai salah seorang kadernya, Edhy Prabowo, ditangkap KPK saat menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP).

Permintaan maaf tersebut disampaikan DPP Gerindra kepada Presiden Jokowi, Wakil Presiden Ma'ruf Amin, dan jajaran Kabinet Indonesia Maju.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani melalui keterangan video yang diterima awak media, Jumat (27/11/2020).

"Kepada yang terhormat Presiden RI Jokowi, yang terhormat Wapres Maruf Amin, serta seluruh Kabinet Indonesia Maju, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesarnya atas kejadian ini. Kami percaya sepenuhnya kejadian ini tidak akan mengganggu proses pemerintahan Jokowi-Maruf," kata Muzani, Jumat (27/11/2020).

"Kami berharap seluruh kegiatan pemerintahan tetap berjalan sebagaimana biasa. Pelayanan terhadap masyarakat, pembangunan seperti arahan presiden tetap berjalan sebagaimana yang direncanakan sebelumnya," kata Muzani.

Muzani sekaligus mewakili DPP Partai Gerindra menyampaikan permohonan maaf yang ditujukan kepada seluruh masyarakat khususnya mereka yang bergerak di bidang kelautan dan perikanan.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa ini, terutama kepada masyarakat kelautan dan perikanan. Kami menjadikan peritiwa ini sebagai pembelajaran yang berharga bagi kami untuk mengelola setiap kepercayaan yang diberikan oleh kami," kata Muzani.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers