web analytics
  

Covid-19 Perparah Situasi Rentan Perempuan Alami Kekerasan

Sabtu, 28 November 2020 11:48 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Covid-19 Perparah Situasi Rentan Perempuan Alami Kekerasan, KDRT,Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT),Pandemi Covid-19,COVID-19,Unpad

[Ilustrasi] KDRT. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sejak 1 Januari hingga 20 November 2020, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemenppa) mencatat adanya 6.088 kasus kekerasan pada perempuan. Dari jumlah tersebut, bentuk kekerasan yang palin sering terjadi adalah kekerasan dalam rumah tannga (KDRT).

Sekretaris Kemenppa Pribudiarta Nur Sitepu mengatakan, pandemi Covid-19 memperbesar peluang perempuan untuk mendapat kekerasan. Hal ini salah satunya dipicu oleh situasi krisis yang tengah dihadapi, yang membuat perempuan dalam poisisi rentan semakin terancam.

"Covid-19 bukan hanya ancama pada sistem kesehatan, tetapi juga bagi keluarga yang banyak menghabiskan waktu di rumah," ungkapnya dalam webinar Pandemi Covid-19 dan Perlindungan terhadap Perempuan, Jumat (27/11/2020).

Hal serupa juga disampaikan Peneliti Departemen Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Unpad, Binahayati Rusyidi. Dia memaparkan, Covid-19 menjadikan posisi perempuan yang selama ini cenderung subordinat dalam masyarakat menjadi lebih terpinggirkan karena berbagai akses layanan terhenti.

Akses layanan tersebut mencakup program-program perlindungan perempuan, program konseling untuk para korban kekerasan, dan sebagainya. Selain itu, dukungan sosial pun jadi lebih sulit diakses karena keterbatasan aktivitas selama Covid-19.

"Kita mendapat data bahwa Covid-19 telah mengubah atau mengurangi alokasi dana pembangunan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada. Banyak terjadi pemotongan anggaran, sehingga para instansi atau dinas terkiat jadi terhambat untuk memberi layanan perlindungan perempuan," ungkapnya.

Dia mengatakan, pemotongan anggaran tersebut mau tidak mau menyulitkan lembaga untuk memberi bantuan pada korban kekerasan saat dibutuhkan. Tak jarang beberapa lembaga mengeluarkan uang pribadi untuk membantu perempuan yang mengalami kekerasan.

Selain itu, dia juga menemukan bahwa ruang gerak para perempuan pekerja yang mengalami kekerasan di rumahnya pun menjadi semakin sempit. Pasalnya, sumber-sumber dukungan yang didapatkan dari para rekan kerjanya menjadi sulit diakses.

"Tidak semua korban melaporkan kekerasan yang dialaminya. Mereka masih menggantungkan sumber dukungan emosional dari rekan-rekan kerja. Saat pandemi, mereka menjadi stress karena terhambat untuk mendapatkan sumber-sumber layanan informal yang biasa mereka dapatkan, lewat curhat dengan teman-temannya," ungkapnya.

Saat pandemi ketika keluarga lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan terisolasi dari orang lain akibat physical distancing, pelaku dapat lebih leluasa melakukan kekerasan. Hal tersebut diperparah dengan krisis yang dialami keluarga seperti PHK dan hal lainnya yang memicu stres.

"Pada saat itu perempuan pun semakin stress, harus menangani keluarga, mengajari anak bersekolah di rumah, beban mereka tidak berubah. Malah risiko kekerasan meningkat," ungkapnya.

"Dukungan sosial pun menurun saat pandemi. Covid-19 memperparah situasi ketidakadilan gender yang sebelumnya sudah ada mengakar dalam masyarakat," tuturnya.

Binahayati mengatakan, saat menghadapi pandemi, berbagai negara di dunia disebut masih belum mampu mengantisipasi kemungkinan munculnya kekerasan terutama pada perempuan, dan dampak yang diakibatkannya. Fokus penanganan masih berada pada tataran kesehatan.

"Isu kekerasan ini kurang mendapat perhatian, dan mau tidak mau harus berkompetisi dengan isu yang lebih besar. Akibatnya ada pemotongan-pemotongan alokasi dana ataupun hal lainnya yang sebenarnya diperlukan," ungkapnya.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Investasi di Jabar Rp120,4 Triliun, BKPM Puji Ridwan Kamil

Bandung Selasa, 26 Januari 2021 | 21:37 WIB

Provinsi Jawa Barat masih menjadi nomor satu dalam realisasi investasi sepanjang tahun 2020, yakni sebesar Rp120,4 trili...

Bandung Raya - Bandung, Investasi di Jabar Rp120,4 Triliun, BKPM Puji Ridwan Kamil, Investasi di Jabar,Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM),Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Wagub Jabar Minta Sarbumusi NU Jabar Gelar Pelatihan Pekerja

Bandung Selasa, 26 Januari 2021 | 21:33 WIB

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menghadiri Pelantikan dan Musyawarah Kerja Wilayah Dewan Pimpinan Wilayah (DP...

Bandung Raya - Bandung, Wagub Jabar Minta Sarbumusi NU Jabar Gelar Pelatihan Pekerja, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum,Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi),Pelatihan Pekerja

PSBB Proporsional Kota Bandung Diperpanjang, Ini Aturan yang Berubah

Bandung Selasa, 26 Januari 2021 | 19:12 WIB

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional se-Jawa Barat diperpanjang hingga 8 Februari 2020,. Untuk itu, Wali...

Bandung Raya - Bandung, PSBB Proporsional Kota Bandung Diperpanjang, Ini Aturan yang Berubah, Perwal no 3 tahun 2021,PSBB Proporsional Kota Bandung Diperpanjang,Wali Kota Bandung Oded M. Danial

Pemkot Bandung Bantu Pengangkatan Jenazah Covid-19 Hingga Liang Lahat

Bandung Selasa, 26 Januari 2021 | 17:02 WIB

Merespon adanya polemik jasa angkut jenazah di TPU Cikadut yang mematok sejumlah imbalan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandu...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Bantu Pengangkatan Jenazah Covid-19 Hingga Liang Lahat, Pemkot Bandung,Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung,Jenazah Covid-19,Pemulasaraan Jenazah Covid-19,Pemakaman Jenazah Covid-19

Kota Bandung Sudah Terima 25.000 Vaksin Covid-19 Dosis Kedua 

Bandung Selasa, 26 Januari 2021 | 15:53 WIB

Vaksin Covid-19 dosis kedua ini sudah dapat didistribusikan ke fasilitas-fasilitas kesehatan yang ditunjuk mulai Rabu, 2...

Bandung Raya - Bandung, Kota Bandung Sudah Terima 25.000 Vaksin Covid-19 Dosis Kedua , Ahyani Raksanegara,Dinas Kesehatan Kota Bandung,vaksin dosis kedua,vaksinasi dosis kedua di Kota Bandung

Keterisian Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Ini Strategi Pemkot Ban...

Bandung Selasa, 26 Januari 2021 | 15:30 WIB

Jumlah keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 Kota Bandung mencapai 75,03% per Senin (25/1/2021). 

Bandung Raya - Bandung, Keterisian Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Ini Strategi Pemkot Bandung, rumah sakit rujukan covid-19,Dinas Kesehatan Kota Bandung,Berita Bandung,COVID-19,Protokol Kesehatan,siranap rs

Kamis ini, Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Kota Bandung

Bandung Selasa, 26 Januari 2021 | 14:41 WIB

10 orang tokoh yang telah divaksin Covid-19 Kamis (14/1) lalu akan kembali divaksin

Bandung Raya - Bandung, Kamis ini, Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Kota Bandung, vaksinasi Covid-19 dosis kedua di Bandung,vaksinasi Covid-19 dosis kedua,Kepala Dinkes Kota Bandung, Ahyani Raksanagara

Curi Motor di Andir, Pelaku Beralasan untuk Beli Cupang

Bandung Selasa, 26 Januari 2021 | 12:57 WIB

Saat melakukan aksinya, pelaku mencuri dan membawa kabur motor jenis Suzuki Satria FU. Tak hanya itu, sebelumnya pelaku...

Bandung Raya - Bandung, Curi Motor di Andir, Pelaku Beralasan untuk Beli Cupang, Curanmor Bandung,Curanmor Andir,Polsek Andir,pencurian Bandung

artikel terkait

dewanpers