web analytics
  

Ruang Isolasi Covid-19 di Jabar Diminta Ditambah

Sabtu, 28 November 2020 07:12 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Ruang Isolasi Covid-19 di Jabar Diminta Ditambah, rumah sakit rujukan covid-19,Ridwan Kamil,WHO

[Ilustrasi] Tingkat keterisian atau okupansi rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Bandung hampir mencapai titik maksimal. Wali Kota Bandung Oded M Danial menyebut, per Jumat (14/11/2020), keterisian rumah sakit untuk pasien Covid-19 mencapai 87%. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Saat ini, tingkat keterisian atau okupansi rumah sakit-rumah sakit rujukan Covid-19 di Jawa Barat mengalami peningkatan. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut keterisiannya sudah mencapai 'titik kritis'.

Rata-rata okupansinya telah mencapai batas maksimal yang ditetapkan WHO. Ridwan Kamil pun meminta para kepala daerah mulai menyiapkan fasilitas tambahan.

"Rumah sakit masih memadai walaupun dalam teori WHO sudah mencapai titik kritis di 65%. Kita sudah mencapai titik itu," ungkap Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Jumat (27/11/2020).

Ridwan Kamil mengatakan, bila telah mencapai titik tersebut, kepala daerah harus segera bergerak menambah fasilitas ruang-ruang isolasi bagi pasien Covid-19. Dengan begitu, meningkatnya okupansi dapat kembali ditekan.

"Kalau presentasi sudah mencapai 65%, itulah momen kepala daerah menambahi ruang-ruang isolasi sehingga persentase (okupansi)-nya turun. Kita tidak pernah berharap 100% terisi, oleh karena itu setiap mencapai titik kritis, maka SOP (penambahan ruang isolasi) harus dilakukan," katanya.

Terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, Ridwan Kamil menginstruksikan wali kota/bupati untuk mempersiapkan "kemungkinan terburuk". Bila terjadi lonjakan kasus Covid-19 usai pilkada, Ridwan Kamil mengatakan, langkah penanganan harus dilakukan termasuk menyediakan fasilitas rumah sakit.

"Sudah instruksikan wali kota dan bupati untuk menyiapkan kemungkinan terburuk. Kalau terjadi lonjakan, maka rumah sakit, karatina wilayah dan ruang harus segera dipersiapkan," ungkapnya.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers