web analytics
  

Terdampak Covid-19, Persib Harapkan Pemain Tak Tinggalkan Tim

Jumat, 27 November 2020 20:21 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Terdampak Covid-19, Persib Harapkan Pemain Tak Tinggalkan Tim, Persib Bandung,Pemain Persib,Komisaris Persib Umuh Muchtar

Pemain Persib Bandung. (Istimewa)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM -- Stabilitas finansial mayoritas tim peserta Liga 1 tidak dalam kondisi positif di tengah badai pandemi Covid-19. Bagaimana tidak? Potensi anjloknya neraca keuangan mayoritas klub Liga 1 2020 ini lantaran kompetisi yang ditangguhkan sejak Maret lalu. Akibat pandemi Covid-19 pula, PSSI memilih untuk menunda lanjutan Liga 1 2020 hingga tahun 2021. 

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar menghormati segala keputusan Federasi untuk menunda Liga hampir satu musim usai terdampak pandemi. Swdianya, Umuh mengakui, keputusan PSSI ini menjadi ujian berat untuk para insan di industri sepak bola Tanah Air.

Namun Umuh mencoba menerimanya dengan lapang dada. Umuh hanya bisa berharap ke depan kompetisi bisa berjalan lagi. Dia juga berharap kondisi finansial para klub peserta khususnya Persib Bandung bisa membaik di masa pandemi Covid-19 yang belum terlihat ujungnya ini.
 
"Sekarang sudah diputuskan kita harus menghormati. Karena situasi dan kondisi seperti ini, kita mencari selamat dan sehat untuk semua," kata Umuh.

Umuh menyadari, kesehatan dan keselamatan semua pihak harus tetap menjadi prioritas di tengan pandemi virus corona. Karenanya, doa utama Umuh saat ini ialah agar pandemi covid-19 bisa segera menghilang dari muka bumi dan membawa kondisi kembali normal.

"Mudah-mudahan juga Januari ada kabar lagi dan Pilkada beres dengan lancar. Mudah-mudahan di 2021 sepak bola Indonesia melejit dan PSSI akan lebih berjaya," katanya.

Di sisi lain, Umuh juga berharap para pemain bisa lebih bersabar menghadapi musim ini. Dia jua berharap para pemain bisa menimbang dengan matang apabila menerima tawaran untuk meninggalkan tim atau berganti klub di pertengahan musim 2020.

Bukan tanpa alasan? Umuh khawatir pemain justru mengalami kendali yang lebih, mengingat banyak tim menemui masalah dengan kondisi keuangannya imbas pandemi Covid-19. Terlebih, beberapa pemain Pangeran Biru saat ini memang masih terikat kerja sama kontrak.

"Pasti melarang, semua klub masing-masing pasti mempunyai kontrak dengan pemainnya, jika masih punya kontrak dan diambil itu juga tidak bagus, kecuali, setelah 2021 dimulai lembaran baru itu lain cerita. Tapi kan kemungkinan ada yang masih punya kontrak dua tahun atau satu tahun dengan pemainnya," ujarnya.
 

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers