web analytics
  

7 Dampak Buruk Jarang Mandi, Awas Kena Hepatitis A!

Jumat, 27 November 2020 16:24 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Gaya Hidup - Sehat, 7 Dampak Buruk Jarang Mandi, Awas Kena Hepatitis A!, mandi,jarang mandi,Kesehatan,cara mengatasi jerawat,jerawat,Hepatitis A,Gatal,selangkangan

[Ilustrasi] Mandi tidak hanya menyegarkan tapi juga menyehatkan. Rutin mandi bisa menghindarkan Anda dari hepatitis A. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COMMandi umumnya dilakukan setidaknya 2-3 kali sehari tergantung pada kondisi tubuh. Namun, bagaimana jika seseorang jarang bahkan tidak mandi dalam waktu yang lama?

Jarang mandi akan berdampak buruk bagi kesehatan dan penampilan, termasuk bagi organ intim. Anda pun bisa terkena hepatitis A jika tidak memerhatikan persoalan mandi. Berikut ini beberapa gejala yang timbul jika tidak mandi dalam waktu yang lama, dilansir Bright Side.

1. Gatal

Jarang mandi akan menimbulkan masalah pada kulit. Bakteri  dan kotoran akan membuat tubuh gatal. Di sisi lain, menggaruk badan yang gatal dapat menyebabkan kulit pecah dan infeksi.

2. Infeksi

Bakteri dan virus ada di mana-mana, termasuk di ponsel, pegangan pintu, maupun dudukan toilet. Jika Anda tidak mandi, kuman dan bakteri akan masuk tubuh  melalui tangan, hidung, maupun mulut. Salah satu dampak terburuknya, Anda bisa terkena hepatitis A.

3. Jamur

Jika tidak menjaga kebersihan kulit, seseorang bisa infeksi jamur. Infeksi jamur bisa dialami siapapun: anak-anak, wanita hamil, hingga orang yang kelebihan berat badan. Mandi secara teratur termasuk salah satu cara mencegah terjadinya infeksi jamur di tubuh.

4. Bau badan

Jika Anda tidak mandi, sel kulit mati bisa menumpuk di kulit. Jumlahnya bahkan bisa mencapai 4 kg.

Selain itu, jarang mandi bisa menimbulkan bau badan. Seseorang yang jarang mandi dan bau badan—seiring waktu—akan tidak bisa mencium baunya sendiri. Kondisi ini disebut kelelahan penciuman yang berarti  tidak akan merasakan bau tidak sedap dari tubuhnya sendiri dalam waktu yang lama.

5. Organ intim tidak sehat

Selangkangan dan organ intim sangat rawan terhadap jamur. Karenanya, area tersebut mesti dibersihkan secara teratur. Jika tidak, jamur akan berkembang, menyebabkan gatal, dan menyebabkan infeksi.

6. Jerawat

Jerawat muncul karena produksi minyak berlebih atau adanya bakteri yang menumpuk. Selain di wajah, jerawat dapat tumbuh di semua bagian tubuh.

7. Bercak cokelat pada kulit

Kotoran, keringat, bakteri, dan sebum yang berlebih akan menyebabkan kulit memiliki bercak cokelat atau dermatitis neglecta. Mandi teratur adalah cara terbaik untuk menghindari bercak cokelat seperti “kulit jerapah”. (Deni Suhendar)

Sumber: Brightside
Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers