web analytics
  

Bandung Zona Oranye, Ini Cara agar Aman Belanja di Supermarket

Jumat, 27 November 2020 08:15 WIB M. Naufal Hafizh
Gaya Hidup - Sehat, Bandung Zona Oranye, Ini Cara agar Aman Belanja di Supermarket, Bandung zona oranye,Tips Belanja,Cara Mencegah Virus Corona,Rumah sakit rujukan Covid-19 Jabar,rumah sakit rujukan di Kota Bandung,waktu belanja

Aktivitas warga seperti belanja di supermarket terus berjalan. Untuk mencegah penularan corona, Anda bisa mencoba menerapkan langkah-langkah berikut, seperti dibagikan Direktur Pusat Penelitian dan Kebijakan Penyakit Menular Universitas Minnesota, Michael Osterholm. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Pada Senin (23/11/2020) Kota Bandung masih berada di zona oranye penyebaran Covid-19. Meski begitu, situasi di lapangan cukup rawan.

Bahkan hingga Rabu, keterisian tempat tidur untuk pasien Covid-19 di berbagai rumah sakit rujukan di Kota Bandung sudah maksimal. Per hari tersebut, tinggal 79 tempat tidur yang tersisa.

Di sisi lain, aktivitas warga seperti belanja di supermarket terus berjalan. Untuk mencegah penularan corona, Anda bisa mencoba menerapkan langkah-langkah berikut, seperti dibagikan Direktur Pusat Penelitian dan Kebijakan Penyakit Menular Universitas Minnesota, Michael Osterholm.

1. Batasi waktu

Semakin singkat waktu di toko, semakin kecil kemungkinan tertular Covid-19. Waktu ideal berbelanja yang disarankan adalah 30 menit. Untuk menyiasati ini, siapkan daftar belanjaan yang akan dibeli sejak dari rumah.

Segera temukan bahan makanan yang dibutuhkan dan membayar di kasir atau gerai. Daripada berkeliaran di lorong melihat berbagai macam sikat gigi dan tepung roti, fokuslah hanya untuk mengambil barang-barang dalam daftar.

2. Pilih waktu belanja

Laporan terbaru oleh Google menemukan bahwa waktu teraman untuk pergi berbelanja ke swalayan atau gerai bahan makanan adalah Senin pukul 8 pagi. Laporan sama mengklaim Sabtu sore sebagai waktu terburuk.

Secara umum, toko bahan makanan cenderung sepi pada Senin pagi.  Alternatif lain, pilih hari kerja lain selama sepekan di pagi hari untuk berbelanja makanan sekaligus menghindari berjumpa dengan terlalu banyak orang.

3. Bayar nontunai

Pilih metode pembayaran minim kontak atau bebas kontak usai mendapatkan semua yang dibutuhkan. Menggunakan kartu debet, kartu kredit, aplikasi, atau uang elektronik akan membatasi transfer bakteri dari uang.

4. Batasi percakapan

Belanja sambil mengobrol dengan penjual atau pembeli lain memang menyenangkan, tapi tidak di masa pandemi. Tahan diri untuk sementara waktu, batasi kontak dan pembicaraan selagi Covid-19 masih merebak dan menyerang dunia.

Sebuah studi menemukan bahwa karyawan toko kelontong lebih mungkin terinfeksi Covid-19 daripada pelanggan toko. Amat penting membatasi paparan karena virus lebih mungkin berpindah saat berbicara.

5. Pesan-antar belanjaan

Belanja daring menurunkan risiko tertular virus corona, dan sekarang sudah banyak toko menawarkan layanan pesan antar. Jika ini tersedia di toko grosir di daerah Anda, jangan ragu untuk menggunakan kemudahan yang ada.

Selalu kenakan masker saat menerima kiriman belanjaan. Secara umum, tidak perlu membasuh atau menyemprot bahan makanan, namun yang lebih penting adalah cuci tangan usai menerima paket belanja.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers