web analytics
  

Pelaku Wisata di Cianjur Diimbau Tidak Gelar Acara Pergantian Tahun

Jumat, 27 November 2020 19:00 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Pelaku Wisata di Cianjur Diimbau Tidak Gelar Acara Pergantian Tahun, Pelaku Wisata

Wisata di Cianjur. (Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Cianjur menghimbau pelaku usaha tidak menggelar acara perayaan tahun baru 2021, agar bisa menghindari kerumunan untuk menghambat penyebaran Covid 19.

Kepala Disparpora Kabupaten Cianjur, Yudi Ferdiana menuturkan sejak jauh-jauh hari sudah berkoordinasi dengan para pelaku usaha pariwisata agar tidak menggelar event-event yang bisa memicu kerumunan saat malam pergantian tahun nanti. 

“Saya yakin para pengelola atau pelaku usaha wisata sudah memahami langkah yang boleh atau tidak dilakukan selama kondisi pandemi covid-19 saat ini,” kata Yudi Ferdiana pada Ayobandung.com, Jumat (27/11/2020).

Yudi mengungkapkan, sebenarnya di Cianjur itu perayaaan-perayaan pergantian tahun itu sudah jarang. Meski begitu, tetap saja akan tetap berkoordinasi dengan pihak pengelola agar tidak menggelar event-event yang bisa memicu terjadinya kerumunan.

Perihal banyaknya hotel maupun restoran yang memberikan promo akhir tahun, pemerintah mengintensifkan pemantauan penerapan protokol kesehatan.

"Sebenarnya, promo tarif itu sebetulnya sudah berjalan sampai sekarang. Namun, kami selalu imbau dan memberikan arahan kepada para pelaku usaha wisata agar berperan serta mengantisipasi penyebaran covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan," jelasnya.

Ketua BPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur, Nano Indrapraja menjelaskan, para pelaku usaha sektor perhotelan, restoran, maupun objek daerah tujuan wisata di Kabupaten Cianjur setahap demi setahap kembali berjalan seperti biasa.

"Kami para pelaku pariwisata selalu memprioritaskan protokol kesehatan, terlihat dari tingkat hunian hotel, meskipun okupansinya baru sekitar 10%-15%. Tapi ini menunjukkan progres yang cukup baik," ucap Nano.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers