web analytics
  

GOR Watubelah Cirebon Berkapasitas 175 Tempat Tidur Isolasi

Jumat, 27 November 2020 18:18 WIB Erika Lia
Umum - Regional, GOR Watubelah Cirebon Berkapasitas 175 Tempat Tidur Isolasi, GOR Watubelah,Tempat Isolasi Pasien Covid-19,Tempat isolasi Covid-19 Cirebon,Tempat isolasi Cirebon

Pemkab Cirebon mempertimbangkan perubahan sementara fungsi GOR Watubelah di Kecamatan Sumber sebagai tempat karantina pasien Covid-19. (dok. Pemkab Cirebon)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- GOR Watubelah di Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, direncanakan memiliki kapasitas 175 tempat tidur.

Pemkab Cirebon tengah memfokuskan atensi untuk menyiapkan GOR Watubelah sebagai lokasi karantina pasien Covid-19, menyusul pembengkakan kasus yang terus berlangsung sampai kini.

GOR Watubelah menjadi opsi utama ketimbang bangunan eks RSUD Arjawinangun, yang pula dipertimbangkan untuk tujuan yang sama. Dibanding GOR Watubelah, proses perwujudan eks RSUD Arjawinangun sebagai lokasi karantina dinilai memakan waktu sebab membutuhkan perbaikan banyak.

Rencananya, pengelolaan GOR Watubelah dilaksanakan pihak RSUD Arjawinangun. Direktur RSUD Arjawinangun, Bambang Sumardi menyatakan, sebagai lokasi karantina, kapasitas tempat tidur pada GOR Watubelah akan diisi sesuai standar.

"Setelah dihitung sesuai standar kapasitas sekitar 160-175 tempat tidur," katanya, Jumat (27/11/2020).

Gedung ini akan dikhususkan untuk menangani pasien Covid-19 dengan gejala. Meski merupakan kebutuhan mendesak, dia tak merinci target waktu perwujudan gedung ini sebagai lokasi karantina.

Bambang hanya berharap, keseluruhan proses berlangsung cepat sebagai antisipasi pembengkakan pasien yang memerlukan penanganan medis. RSUD Arjawinangun sendiri telah menambah tempat tidur untuk merawat pasien, namun masih ada saja pasien yang masuk daftar tunggu.

Sejauh ini, total 2.186 warga Kabupaten Cirebon terkonfirmasi Covid-19. Sebanyak 991 pasien menunjukkan gejala, sedangkan 1.195 pasien tanpa gejala.

Bambang meyakinkan, risiko penularan Covid-19 bagi warga sekitar gedung dapat dicegah melalui penerapan protokol kesehatan (prokes) secara disiplin.

"Kalau dari cara penularan penyakit sih, Insyaallah aman, yang penting disiplin protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, dan sering cuci tangan," tegasnya.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers