web analytics
  

Masuk Zona Merah, Wali Kota Ditangkap KPK, Ini Sebaran Terkini Pandemi Covid-19 di Cimahi

Jumat, 27 November 2020 14:22 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Cimahi, Masuk Zona Merah, Wali Kota Ditangkap KPK, Ini Sebaran Terkini Pandemi Covid-19 di Cimahi, Update Corona Cimahi,Covid-19 Cimahi,Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna,Wali Kota Cimahi OTT KPK

Pelukis asal Kota Bandung Andi Sopiandi melukis dinding rumah warga dengan mural berisi pesan protokol kesehatan di Rw 05, Jalan Bapa Ampi, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Kamis (29/10/2020). Jumlah total kasus positif Covid-19 terkonfirmasi di Cimahi dilaporkan sudah melampaui angka 1.000 kasus. (AyoBandung.com/Irfan Al-Faritsi)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Kembali masuk ke zona merah sejak pekan lalu, penanganan pandemi Covid-19 di Kota Cimahi mendapat ujian berat menyusul penangkapan Wali Kota Ajay Muhamad Priatna oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (27/11/2020). Selain orang nomor satu di birokrasi pemerintahan daerah, Ajay adalah juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cimahi.

Jumlah total kasus positif Covid-19 terkonfirmasi di Cimahi dilaporkan sudah melampaui angka 1.000 kasus. Per Jumat pagi, jumlahnya sebanyak 1.044 kasus terdiri dari 353 kasus aktif, 661 kasus sembuh, serta 30 kasus meninggal dunia.

Cipageran, dengan 57 kasus, betahan sebagai kelurahan dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak. Dibandingkan data sehari sebelumnya, terjadi penambahan 3 kasus di kelurahan ini.

Merujuk situs web https://covid19.cimahikota.go.id/, kita mengetahui terjadi penambahan 19 kasus terkonfirmasi dalam satu hari, terdiri dari 9 kasus aktif,dan 10 kasus sembuh. Tingkat kesembuhan di Cimahi kembali turun ke angka 63,31 persen.

Lewat data sebaran pandemi ini, warga bisa mengetahui pergerakan kasus aktif di tiap-tiap kelurahan. Di belakang Cipageran, Kelurahan Utama menjadi penyumbang jumlah kasus aktif terbanyak. Tercatat ada 40 kasus aktif di kelurahan ini.  

Kasus positif aktif adalah kasus positif Covid-19 terkonfirmasi yang saat ini sedang menjalani perawatan berupa isolasi. Isolasi bisa dilakukan di rumah sakit, hotel, atau juga rumah. Kasus positif aktif berakhir ketika pasien dinyatakan sembuh atau meninggal dunia. 

Lewat data yang disajikan Pemkot Cimahi, kita juga bisa mengetahui jumlah total suspek saat ini sebanyak 1.667 kasus dengan 165 kasus di antaranya sedang berada dalam proses perawatan atau isolasi. Sementara itu, jumlah kontak erat tercatat sebanyak 11.061 kasus dengan 858 kasus di antaranya sedang menjalani pemantauan.

Berikut daftar 8 kelurahan dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak per Jumat (27/11/2020) pagi:

Cipageran dengan 57 kasus positif aktif

Utama (40)

Cibeureum (32)

Melong (32)

Cibabat (31)

Cigugur Tengah (30)

Citeureup (28)

Cibeber (25)

Bulan Terburuk

Dua hari sebelumnya Wali Kota Cimahi Ajay Muhamad Priatna mengakui peningkatan paparan Covid-19 di wilayahnya mengalami bulan terburuk selama 8 bulan pandemi berlangsung. Ia berharap agar kondisi ini menjadi pengingat bagi masyarakat Kota Cimahi untuk lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan

"Selama kurang lebih 8 bulan berlangsungnya pandemi Covid-19, akhir-akhir ini disebut bulan terburuk karena selalu ada penambahan kasus yang cukup banyak. Hari ini saja ada penambahan 36 kasus, bulan-bulan ini temasuk bulan tidak baik," kata Ajay saat ditemui di Pemkot Cimahi, Selasa (24/11/2020).

Kota Cimahi saat ini masuk zona merah atau kategori wilayah dengan risiko tinggi penularan virus. Meski begitu, Ajay meyakini dalam beberapa pekan ke depan bakal banyak pasien yang sembuh.

"Insya Alloh kalau lihat trennya terkonfirmaisnya 80% kondisi baik dan seminggu ke depan dalam kondisi sembuh," ucapnya.

PSBM

Pekan sebelumnya Ajay M Priatna meminta jajaran camat-lurah memperketat penerapan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) di tingkat wilayah menyusul status zona merah Kota Cimahi. Salah satu kelemahan selama ini ada pada pengelolaan kerumunan masyarakat atau disiplin jaga jarak.

"Dengan zona merah ini, PSBM kita berlakukan. Saya minta camat-lurah mempertegas hal itu di wilayah karena yang bisa mencegah virus masuk ya warga sendiri," ujarnya dikutip dari siaran pers Humas Kota Cimahi.

Menurut Ajay, penambahan kasus positif terutama bersumber dari penularan luar daerah. Bahkan diklaim tidak ada satu kasus yang murni berasal dari dalam wilayah Kota Cimahi.

"Kebanyakan pulang dari luar daerah, terus positif dan menularkan ke keluarga yang disini. Ada juga tertular dari tamu yang datang ke Cimahi," terangnya.

Pemkot Cimahi mengajak masyarakat terus berdisiplin protokol kesehatan dan menaati imbauan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19. Selain wajib memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, serta menjaga jarak wajib, warga diajak untuk meningkatkan imunitas tubuh. 

Editor: Tri Joko Her Riadi
dewanpers