web analytics
  

Bio Farma Kaji Kerja Sama Vaksin Covid-19 dengan Pfizer dan AstraZeneca

Jumat, 27 November 2020 09:07 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, Bio Farma Kaji Kerja Sama Vaksin Covid-19 dengan Pfizer dan AstraZeneca, Vaksin Sinovac,Vaksin Covid-19,vaksin corona,Berita Vaksin Covid-19,sinovac,Vaksin Biofarma,Vaksin Covid-19 Biofarma,Biofarma,Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM),AstraZeneca,Vaksin Pfizer,Pfizer

Petugas medis menunjukkan vaksin Covid-19 saat simulasi uji klinis vaksin Covid-19 di Rumah Sakit Pendidikan Unpad, Jalan Prof. Eyckman, Kota Bandung, Kamis (6/8/2020). ( Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- BUMN produsen vaksin Bio Farma menyebut masih terus mengkaji kemungkinan kerja sama vaksin Covid-19 dengan perusahaan asing Pfizer dan AstraZeneca. Saat ini, kerja sama vaksin Covid-19 yang tengah dijalani Bio Farma adalah dengan perusahaan asal Cina, Sinovac BioTech.

Direktur Operasi Bio Farma Rahman Roestan mengatakan, kerja sama dengan dua perusahaan lainnya tersebut terus dikaji karena Indonesia tidak bisa mengandalkan vaksin dari satu sumber saja. Karena berharap pada vaksin dalam negeri akan memakan waktu, maka kerja sama global adalah hal yang menjadi pertimbangan.

"Untuk memenuhi kebutuhan vaksin masyarakat Indonesia, tidak bisa hanya mengandalkan satu sumber. Yang kita utamakan adalah kemandirian, itu butuh waktu. Untuk kecepatan, kita perlu partner global yang siap uji klinis fase III serta beberapa parameter lainnya," ungkap Rahman dalam konferensi pers di gedung Bio Farma Bandung, Kamis (26/11/2020).

Beberapa parameter tersebut, ia mengatakan, adalah proses distribusi dan logistiknya. Tidak hanya kecepatan dan kuantitas, namun kepraktisan distribusi vaksin di lapangan juga menjadi pertimbangan.

"AstraZeneca masih kita review untuk kemungkinan kerja samanya, (untuk Pfizer) sama, potensi kerja sama harus kita kaji betul. Karena beberapa parameter harus kita pertimbangkan," ungkapnya.

Ia mengatakan, bentuk negara Indonesia yang berupa kepulauan dengan suhunya yang tropis menjadi tantangan tersendiri untuk mendistribusikan vaksin. Pertimbangan matang diperlukan sebelum meneken kerja sama dengan perusahaan vaksin lainnya.

"Kita kepulauan dan negara tropis, jadi harus ada penyesuaian yang kita kaji betul. Semua potensi kerja sama dengan global partner harus di-review dengan komprehensif," paparnya.

BPOM beri dukungan

Sementara itu, pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ketua BPOM Penny Lukito mengatakan, pihaknya akan mendukung apapun keputusan pemerintah dalam mengambil kerja sama vaksin. Ia mengatakan, BPOM akan mengeluarkan izin penggunaan vaksin apabila telah memenuhi aspek mutu, keamanan, dan efikasinya.

"Apapun keputusan Kemenkes kami siap dukung, jaminannya bahwa vaksin yang kita berikan izin penggunaan adalah yang sudah memenuhi aspek mutu, keamanan, dan efikasinya. Sudah ada data-data hasil uji klinis fase III," ungkapnya dalam kesempatan yang sama.

Namun, ia mengatakan, pengecualian dapat dilakukan apabila vaksin yang bersangkutan telah di-review oleh otoritas di negara yang bersangkutan bahwa proses evaluasinya memenuhi syarat. Misalnya seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat.

"Apabila vaksin tersebut sudah di-review oleh otoritas obat di suatu negara yang proses evaluasinya baik, bisa kami keluarkan otorisasi tanpa harus uji klinis di Indonesia," ungkapnya.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Pelaku Masturbasi di Depan Konter Hape Diduga Konsumsi Kecubung

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 21:52 WIB

Terduga pelaku asusila berupa masturbasi di depan umum hingga Selasa (26/1/2021) masih menjalani pemeriksaan unit reskri...

Umum - Regional, Pelaku Masturbasi di Depan Konter Hape Diduga Konsumsi Kecubung, Masturbasi di Depan Konter Hape,Kecubung,Polsek Indihiang

5 Desa di Kabupaten Tasikmalaya Punya Angka Stunting Tinggi

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 21:05 WIB

Masalah gizi masyarakat masih menjadi kendala yang di hadapi Kabupaten Tasikmalaya. Persoalan stunting atau gagal tumbuh...

Umum - Regional, 5 Desa di Kabupaten Tasikmalaya Punya Angka Stunting Tinggi, Angka Stunting Kabupaten Tasikmalaya,Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya,kekurangan gizi

Kota Tasikmalaya Perpanjang PPKM Hingga 8 Februari

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 20:31 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya resmi memperpan...

Umum - Regional, Kota Tasikmalaya Perpanjang PPKM Hingga 8 Februari, PPKM Kota Tasikmalaya,PSBB Proporsional Kota Tasikmalaya,PPKM diperpanjang

Emak-emak Cianjur Gandrungi Tanaman Hias di Masa Pandemi

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 20:14 WIB

Emak-emak atau ibu rumah tangga di Cianjur saat ini lagi menggandrungi tanaman hias di masa pandemi Covid-19, ada yang d...

Umum - Regional, Emak-emak Cianjur Gandrungi Tanaman Hias di Masa Pandemi, Tanaman Hias,Hobi Tanaman Hias,Tanaman Hias di Cianjur

Pendamping PKH Gasak Uang Rakyat Miskin di Cianjur

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 19:21 WIB

Seorang pendamping PKH, PI (33) gasak uang rakyat miskin dari program keluarga harapan (PKH) selama dua tahun. Pelaku be...

Umum - Regional, Pendamping PKH Gasak Uang Rakyat Miskin di Cianjur, Pendamping PKH,Rakyat Miskin di Cianjur,Polres Cianjur

Plt Bupati Cianjur Segera Lakukan Rotasi, Mutasi dan Promosi

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 19:02 WIB

Sejumlah pejabat eselon II, III dan IV saat ini harap harap cemas, lantaran Plt Bupati Cianjur Herman Suherman akan mela...

Umum - Regional, Plt Bupati Cianjur Segera Lakukan Rotasi, Mutasi dan Promosi, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman,Pemkab Cianjur,Rotasi Jabatan

Vaksin Covid-19 Sinovac di Cianjur Dijaga Ketat Polri dan TNI

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 18:47 WIB

Vaksin Covid-19 begitu berharga hingga dilakukan pengamanan ekstra, mulai dari pengiriman dari Pemprov Jabar, penyimpana...

Umum - Regional, Vaksin Covid-19 Sinovac di Cianjur Dijaga Ketat Polri dan TNI, Vaksin Covid-19,vaksin Covid-19 Sinovac,Vaksin Covid-19 di Cianjur,Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur,Polres Cianjur

Kampung Budak Capetang di Tasikmalaya Ajarkan Anak Etika dan Kreativit...

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 18:19 WIB

Setahun terakhir ini pemerintah melalui TNI, Polri menggalakan pembentukan kampung tangguh dalam melawan atau memerangi...

Umum - Regional, Kampung Budak Capetang di Tasikmalaya Ajarkan Anak Etika dan Kreativitas, Kampung Budak Capetang (KBC),Kampung Tangguh,wahana edukasi anak

artikel terkait

dewanpers