web analytics
  

Jokowi Bakal Ingin Kurangi Libur Akhir Tahun, Ini Alasannya

Kamis, 26 November 2020 19:18 WIB
Umum - Nasional, Jokowi Bakal Ingin Kurangi Libur Akhir Tahun, Ini Alasannya, Presiden Joko Widodo,Jokowi,Libur akhir tahun

Presiden Joko Widodo (Jokowi). ([email protected])

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Presiden Joko Widodo meminta libur dan cuti bersama akhir tahun 2020 dikurangi. Berkenaan dengan itu, pemerintah pun bakal mengambil keputusannya pada Jumat (27/11/2020) besok.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan atau Menko PMK Muhadjir Effendy.

"Ya, insyaallah," kata Muhadjir saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (26/11/2020).

Sejumlah menteri dikabarkan bakal ikut hadir dalam rapat pengambilan keputusan tersebut. Mereka ialah Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau MenPAN RB Tjahjo Kumolo dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauzia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta libur dan cuti bersama akhir tahun dikurangi dengan alasan menjadi menyebabkan munculnya klaster Covid-19. Hal itu dikatakan Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

"Berkaitan dengan masalah libur, cuti bersama akhir tahun, termasuk libur pengganti cuti bersama hari raya Idul Fitri, Bapak Presiden memberikan arahan supaya ada pengurangan," ujar Muhadjir dalam konferensi pers virtual, usai Ratas dengan Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (23/11).

Jokowi memerintahkan agar segera dilakukan rapat koordinasi yang dilaksanakan Kemenko PMK dengan kementerian/lembaga terkait untuk membahas libur dan cuti bersama akhir tahun serta pengganti libur cuti bersama Idul Fitri ini.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers