web analytics
  

Lewat Sadesha, Wagub Jabar Berharap Santri Belajar Multidisiplin Ilmu

Kamis, 26 November 2020 19:25 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, Lewat Sadesha, Wagub Jabar Berharap Santri Belajar Multidisiplin Ilmu, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum,Sadesha (Satu Desa Satu Hafizh)

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. (Dok Humas Pemprov Jabar)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menghadiri Diklat Wawasan Kebangsaan Sadesha (Satu Desa Satu Hafizh) Angkatan IV, di Grand Asrilia Hotel, Kota Bandung, Kamis (26/11/2020). 

Menurut Kang Uu, program kerja sama Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar dan Pimpinan Wilayah Jam'Iyyatul Qurra' Wal Huffazh Nahdlatul Ulama (PW JQH NU) Jabar ini termasuk bentuk silaturahmi antara pemerintah dan para santri. 

"Juga ada taklim multidisiplin ilmu, selain ilmu tentang Alquran, manajemen, juga terkait wawasan kebangsaan," ucap Kang Uu. 

"Karena kami ingin di saat santri diberikan pendidikan agama kemudian harus ada pembanding dalam wawasan kebangsaan. Supaya para santri kelak menjadi muslim yang fundamental," tambahnya. 

Sosok yang juga Panglima Santri Jabar ini menjelaskan, program Sadesha juga bernuansa religius-nasionalis. Ilmu kebangsaan dan ukhrawi (akhirat) sekaligus diberikan kepada para santri calon hafidz Alquran. 

"Harapan kami mereka jadi muslim fundamental yang punya wawasan luas dan punya banyak dimensi dalam pemikirannya," tutur Kang Uu. 

Sehingga, lanjutnya, ilmu yang dikuasai para santri dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan banyak orang. Selain itu, Kang Uu juga berharap kedepan akan hadir ulama dari Jawa Barat yang bertaraf internasional. 

Dengan harapan dapat menunjukkan kepada dunia bahwa Islam adalah agama yang cinta damai, ramah, dan penuh kasih sayang. 

"Kami ingin sekian tahun ke depan Jabar punya ulama dengan kapasitas dan wawasan global. Karena dunia sudah tidak ada batas maka para kiai yang akan lahir harus juga memiliki wawasan global. Dan diharapkan berkapasitas internasional," kata Kang Uu. 

Untuk itu, Kang Uu mendorong santri untuk menguasai empat kunci kesuksesan. Pertama, menguasai perkembangan teknologi. Kedua, public speaking. Ketiga, membangun jaringan seluas-luasnya. Keempat, menguasai setidaknya empat bahasa yakni bahasa daerah, bahasa Indonesia, bahasa Arab, dan bahasa Inggris. 

Selain itu, para santri juga diharap dapat belajar berorganisasi. Sehingga setiap santri dapat melatih leadership, memperluas relasi pergaulan, dapat belajar kerja, pembentukan terhadap karakteristik, peningkatan terhadap wawasan serta pengetahuan, belajar menghadapi berbagai tekanan, serta belajar berbagi tugas, atau memanah permasalahan dengan anggota organisasi lainnya. 

"Muslim fundamental selain memahami kaidah keagamaan, dia punya wawasan terhadap isu global, punya perhatian terhadap konunitas Muslim lainnya, serta peduli terhadap perkembangan Islam," ujar Kang Uu.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Monyet Resahkan Warga Ditangkap Damkar Cianjur

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 21:05 WIB

Warga Kampung Tegalega Desa Limbangansari Kecamatan Cianjur bisa tenang, lantaran monyet jenis Macaca Fascicularis yang...

Umum - Regional, Monyet Resahkan Warga Ditangkap Damkar Cianjur, Monyet Resahkan Warga Cianjur,Damkar Cianjur

Desa di Cianjur Siapkan Rumah Isolasi Mandiri

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 20:48 WIB

Sejumlah desa di Kabupaten Cianjur menyatakan sudah siap menyediakan tempat isolasi bagi warga yang dinyatakan terkonfir...

Umum - Regional, Desa di Cianjur Siapkan Rumah Isolasi Mandiri, Rumah Isolasi Mandiri,Desa di Cianjur,Pasien Covid-19 di Cianjur

Besok, Cianjur Mulai Vaksinasi Covid-19

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 20:30 WIB

Pemerintah Kabupaten Cianjur akan melakukan penyuntikan Vaksin Covid-19 perdana dengan secara simbolis dilakukan di Pend...

Umum - Regional, Besok, Cianjur Mulai Vaksinasi Covid-19, Vaksinasi Covid-19 Cianjur,Pemkab Cianjur,Vaksin Covid-19,Vaksin Sinovac

Kesadaran Prokes Kaum Milenial di Cianjur Masih Rendah

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 20:15 WIB

Kaum milenial Cianjur dinyatakan paling banyak melanggar protokol kesehatan. Rata-rata mereka tidak taat memakai masker...

Umum - Regional, Kesadaran Prokes Kaum Milenial di Cianjur Masih Rendah, milenial Cianjur,Pelanggar Prokes di Cianjur

7 Kecamatan di Cianjur Beresiko Tinggi Penyebaran Covid-19

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 19:57 WIB

Sebanyak tujuh kecamatan di Kabupaten Cianjur memiliki jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 paling tinggi dibandi...

Umum - Regional, 7 Kecamatan di Cianjur Beresiko Tinggi Penyebaran Covid-19, Satgas Covid-19 Cianjur,Kecamatan Covid-19 di Cianjur,PSBB Proporsional Cianjur

Lokasi Syuting Sinetron Ikatan Cinta Bakal Digerebek Satpol PP, Kenapa...

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 18:24 WIB

Satpol PP Kabupaten Bogor akan melakukan pengecekan ke lokasi syuting sinetron Ikatan Cinta di wilayah Gunung Geulis, Su...

Umum - Regional, Lokasi Syuting Sinetron Ikatan Cinta Bakal Digerebek Satpol PP, Kenapa?, Sinetron Ikatan Cinta,Satpol PP Kabupaten Bogor,Syuting Ikatan Cinta,Arya Saloka,Amanda Manopo

Diduga Terpapar Covid-19, Seorang Pria Meninggal di Bus Budiman

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 18:10 WIB

Seorang penumpang bus Budiman jurusan Tasikmalaya - Cikarang ditemukan meninggal di kursi bus saat tiba di pul bus Budim...

Umum - Regional, Diduga Terpapar Covid-19, Seorang Pria Meninggal di Bus Budiman, Pria Meninggal di Bus,Bus Budiman,Bus jurusan Tasikmalaya - Cikarang

Vaksinasi Covid-19 di Kota Tasik Akan Dilaksanakan Hari Jumat

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 14:33 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya berencana melakukan vaksinasi pada Jumat (29/1/2021). Vaksinasi tahap pertama di Ko...

Umum - Regional, Vaksinasi Covid-19 di Kota Tasik Akan Dilaksanakan Hari Jumat, Vaksinasi Covid-19,vaksin corona,Vaksin Covid-19,COVID-19
dewanpers