web analytics
  

LAN Kembangkan Manajemen Talenta, Wujudkan ASN Berkelas Dunia

Kamis, 26 November 2020 16:15 WIB Adi Ginanjar Maulana
Umum - Regional, LAN Kembangkan Manajemen Talenta, Wujudkan ASN Berkelas Dunia, Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI,Manajemen Talenta ASN,Kementerian Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB)

Deputi Kajian dan Inovasi Manajemen ASN LAN (kanan) Agus Sudrajat dan Kepala Puslatbang PKASN LAN (Kiri) Hari Nugraha. (dok. LAN)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah saat ini terus melakukan upaya percepatan proses reformasi birokrasi melalui penguatan sistem merit. Salah satu upaya yang dilakukan dengan membentuk manajemen talenta bagi aparatur sipil negara (ASN).

Deputi Kajian dan Inovasi Manajemen ASN Lembaga Administrasi Negara (LAN), Agus Sudrajat, mengatakan, manajemen talenta ASN merupakan sebuah proses komprehensif dan dinamis untuk mengelola serta mengembangkan potensi terbaik sesuai jabatan yang dipangku.

“Hal tersebut sesuai dengan yang tercantum di dalam Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 3 tahun 2020 tentang Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara,” katanya pada diskusi publik di Hotel Amaaroosa, Bandung, Rabu (25/11/2020). 

Tujuan manajemen talenta ASN di antaranya untuk menemukan dan mempersiapkan talenta terbaik. Selain itu, untuk mengisi posisi kunci sebagai pemimpin masa depan (future leaders) dan posisi yang mendukung urusan inti organisasi (core business) dalam rangka optimalisasi pencapaian tujuan organisasi dan akselerasi pembangunan nasional.

Analis Kebijakan Ahli Muda Kemenpan dan RB, Sudibyo mengatakan, manajemen talenta ASN nasional meliputi tahapan akuisisi, pengembangan, retensi, dan penempatan talenta yang diprioritaskan untuk menduduki jabatan target berdasarkan tingkatan potensial dan kinerja tertinggi.

Dalam Pasal 7, manajemen talenta ASN nasional ditetapkan dan dilaksanakan oleh Tim Manajemen Talenta ASN Nasional yang terdiri dari unsur Kemenpan dan RB, Kementrian PPN/ Bappenas, Kemendagri, LAN, BKN, dan KASN.

"Manajemen talenta ASN nasional ini merupakan proyek prioritas nasional dalam RPJMN 2020-2024 dalam rangka memperkuat transformasi pelayanan publik untuk mecapai World Class Bureaucracy," ungkapnya. 

Dalam mendukung sistem merit, setiap ASN wajib memiliki kompetensi sesuai standar, serta dilakukan uji kompetensi dan pemberian sertifikasi sebagai pengakuan terhadap kompetensi yang dimiliki ASN tersebut.

Kepala Puslatbang PKASN LAN, Hari Nugraha mengatakan, kamus kompetensi teknis bidang pelatihan ASN menjadi salah satu hal yang urgen dalam pengembangan kompetensi maupun uji kompetensi.

Setiap instansi dapat mengidentifikasi PNS yang potensial dan bertalenta melalui uji kompetensi dan penilaian kinerja, yang memadankan kompetensi dengan kualifikasi dari jabatan-jabatan yang ada dalam instansi pemerintah serta mengidentifikasi gap-nya.

“Masing-masing PNS yang memenuhi kualifikasi dapat disiapkan untuk mengisi jabatan yang lowong. Sedangkan PNS yang tidak memenuhi kualifikasi tetap dapat dikembangkan kompetensi dan kinerjanya agar memiliki ikatan dan komitmen terhadap organisasi,” terangnya.

Hari Nugraha mengungkapkan, untuk mendukung proses manajemen talenta instansi, LAN sudah menerbitkan Peraturan Kepala LAN Nomor 6 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta LAN.

Sementara itu untuk pembangunan sistemnya/platform digital, masih sedang dibangun aplikasi sistem kerjasama dengan The Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ). 

Untuk melakukan penguatan terhadap pelaksanaan manajemen talenta  tersebut, Hari Nugraha sebagai peserta PKN I LAN Angkatan 47 tahun 2020 membuat proyek perubahan sehingga manajemen talenta PNS Lembaga Administrasi Negara dapat berjalan dengan baik karena dukungan standar kompetensi manajerial, teknis, dan sosio kultural sudah lengkap. 

Input data hasil penilaian potensi dan penilaian kompetensi juga terintegrasi dengan sistem aplikasi manajemen talenta LAN. 

“Dengan berjalannya manajemen talenta di Lembaga Administrasi Negara, maka diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran Institusi lain untuk menerapkan manajemen talenta Instansinya,” terangnya.

Head Of Public Policy Analysis Center IKA Unpad, Guruh Muamar Khadafi mengapresiasi Lembaga Administrasi Negara untuk mengelola sistem merit dalam manajemen ASN yang mendapatkan nilai 357,5 dan indeks 0,89 dengan kategori IV (Sangat Baik) dari KASN.

Penguatan Manajemen Talenta  melalui   proyek perubahan yang dilakukan oleh Hari Nugraha selaku peserta PKN I LAN Angkatan 47 tahun 2020 juga menjadi suatu langkah yang tepat untuk meningkatkan profesionalitas ASN.

“Ya, sistem merit maupun manajemen talenta yang dilakukan LAN sangat bagus, ini akan membuat ASN lebih profesional. Sebab ASN yang bertugas di instansi pusat maupun daerah memiliki kesempatan yang sama untuk menduduki posisi strategis seperti jabatan pimpinan tinggi berdasarkan kompetensi dan kinerjanya,” ujar Guruh.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers