web analytics

Perceraian di Bandung Capai 7.800 Kasus, Didominasi Masalah Ekonomi

clockKamis, 26 November 2020 14:17 WIB
Bandung Raya - Bandung, Perceraian di Bandung Capai 7.800 Kasus, Didominasi Masalah Ekonomi, Angka perceraian,Angka perceraian Bandung,Perceraian,Perceraian Bandung

Ilustrasi perceraian. (Pixabay)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengungkapkan perceraian di Kota Bandung hingga November 2020 di masa pandemi Covid-19 telah mencapai 7.800 kasus. Kasus-kasus perceraian yang terjadi sebanyak 80% didominasi oleh permasalahan ekonomi pada rumah tangga pasangan.

Ketua TP PKK Kota Bandung Siti Muntamah mengatakan, kasus perceraian yang terjadi di Kota Bandung sangat tinggi dan di dalamnya terjadi tindak kekerasan dalam rumah tangga. Ia mengatakan, upaya yang dilakukan untuk memberdayakan perempuan sebagai korban perceraian dengan membuat pusat pelayanan pemberdayaan perempuan di tingkat kelurahan.

"Hari ini perceraian tinggi, 7.800 kasus, 80% masalah ekonomi. Kalau di keluarga yang berdampak perempuan," ujar Siti, Kamis (26/11/2020).

Selain pemberdayaan, menurutnya, pusat pelayanan dapat segera mengadvokasi jika terdapat kekerasan rumah tangga di masyarakat. Ia mengatakan, keberadaan pusat pelayanan pemberdayaan perempuan dan anak diharapkan dapat mengembalikan hak-hak perempuan.

Menurutnya, kasus kekerasan terhadap perempuan bervariasi dari kekerasan verbal dan nonverbal. Ia mengatakan, pemberdayaan yang dapat dilakukan di antaranya dengan pelatihan dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan.

"Kekerasan macam-macam, verbal termasuk ditinggal itu kekerasan. Akhirnya perempuan harus menjadi kepala keluarga, mau tidak mau harus mengembangkan kemampuan," kata dia.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Bandung, Tatang Muhtar mengatakan sepanjang 2020 akan didirikan 45 pusat pelayanan pemberdayaan perempuan dan anak di tingkat kelurahan. Menurutnya, pendirian layanan akan dilaksanakan pada periode November-Desember.

"Tahun ini menargetkan 45 kelurahan ada pembentukan pusat pelayanan secara serempak di bulan November-Desember. Target di 151 kelurahan hingga di akhir masa jabatan Wali Kota Bandung," katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Benih Bunbun, Inovasi Daur Ulang Kertas Bekas Jadi Souvenir Edukasi

Bandung Selasa, 27 Juli 2021 | 22:00 WIB

Melalui Benih Bunbun, terungkap fakta menarik bahwa menanam tumbuhan sangatlah mudah dan dapat menggunakan cara yang men...

Bandung Raya - Bandung, Benih Bunbun, Inovasi Daur Ulang Kertas Bekas Jadi Souvenir Edukasi, Benih Bunbun,Inovasi,Daur Ulang,Kertas Bekas,Souvenir Edukasi

Supplier Ikan Hias, meski Pandemi Tak Pernah Merugi

Bandung Selasa, 27 Juli 2021 | 21:45 WIB

Bisnis ikan hias ini memang cukup menjanjikan. Puluhan hingga ratusan juta bisa dikantongi supplier setiap minggunya.

Bandung Raya - Bandung, Supplier Ikan Hias, meski Pandemi Tak Pernah Merugi, Supplier Ikan Hias,ikan hias,Tak Pernah Merugi,Pandemi,PPKM,Bisnis

Ridwan Kamil Minta Bupati dan Wali Kota di Jabar Melek Digital

Bandung Selasa, 27 Juli 2021 | 21:10 WIB

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mendorong bupati/wali kota di Jabar untuk meningkatkan kemampuan mengelola tekn...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil Minta Bupati dan Wali Kota di Jabar Melek Digital, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,teknologi digital,ekonomi digital,Provinsi Digital

Pedagang Pasar Baru Ingin Kembali Jualan, Pemkot Bandung: Keputusan Be...

Bandung Selasa, 27 Juli 2021 | 17:40 WIB

Sejumlah pedagang Pasar Baru menginginkan agar bisa kembali berjualan di tengah kebijakan Perwal terbaru Kota Bandung.

Bandung Raya - Bandung, Pedagang Pasar Baru Ingin Kembali Jualan, Pemkot Bandung: Keputusan Besok, Pedagang,Pasar Baru,Pemkot Bandung,Kembali Jualan,Ekonomi,Tuntutan Pedagang,Perwal terbaru,Kota Bandung

Pemkot Bandung Raih 2 Penghargaan, Ajeg dan Pinunjul

Bandung Selasa, 27 Juli 2021 | 17:29 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berhasil meraih dua penghargaan, yakni kategori Terbaik 1 Kabupaten/Kota Terbaik untuk...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Raih 2 Penghargaan, Ajeg dan Pinunjul, Pemkot Bandung,Pengendalian Inflasi,Digitalisasi Ekonomi Daerah,Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana

Suka dan Duka di Balik Produksi Peti Jenazah Covid-19

Bandung Selasa, 27 Juli 2021 | 16:45 WIB

Di antara himpitan rumah dan akses jalan yang hanya cukup untuk satu motor, ada tempat produksi peti jenazah Covid-19.

Bandung Raya - Bandung, Suka dan Duka di Balik Produksi Peti Jenazah Covid-19, Produksi,Peti Jenazah,COVID-19,Wirausaha,UMKM,Kota Bandung

Oded Masih Bertugas, Sekda: Pemkot Bandung Tidak Pernah Ajukan Plt

Bandung Selasa, 27 Juli 2021 | 16:42 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan pihaknya belum pernah mengajukan surat pengajuan Pelaksan...

Bandung Raya - Bandung, Oded Masih Bertugas, Sekda: Pemkot Bandung Tidak Pernah Ajukan Plt, Wali Kota Bandung Oded M Danial,Sekda Kota Bandung Ema Sumarna,Pemkot Bandung

Pemkot Bandung Pastikan Ketersediaan Oksigen di Puskesmas Aman

Bandung Selasa, 27 Juli 2021 | 16:11 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan ketersediaan oksigen di puskesmas aman. Dari kebutuhan sebanyak 183,62 meter...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Pastikan Ketersediaan Oksigen di Puskesmas Aman, oksigen Bandung terbatas,oksigen bandung,stok oksigen bandung,stok tabung oksigen bandung,tabung oksigen bandung,oksigen puskesmas bandung
dewanpers
arrow-up