web analytics
  

Kabupaten Bogor Perpanjang PSBB Pra-AKB hingga 28 Hari ke Depan

Kamis, 26 November 2020 11:38 WIB Husnul Khatimah
Umum - Regional, Kabupaten Bogor Perpanjang PSBB Pra-AKB hingga 28 Hari ke Depan, Corona Bogor,covid-19 bogor,Positif Covid-19 Kabupaten Bogor,PSBB Pra-AKB

Pelaksanaan rapid dan swab test massal di Kampung Lembah Nendeut, Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Bogor, Kamis (19/11/2020). (Suara.com/Andi Ahmad Sulaendi)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

PSBB Pra AKB perpanjangan ke enam, dilakukan selama dua kali masa inkubasi, atau selama 28 hari ke depan terhitung mulai Rabu (25/11/2020).

Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor Irwan Purnawan mengatakan, perpanjangan keenam PSBB Pra AKB, dilakukan berdasarkan masukan dari pakar epidemiologi. 

Menurut pakar epidemiologi, potensi penyebaran covid-19 di Kabupaten Bogor masih cukup tinggi. Hal itu yang kemudian menjadi bahan pertimbangan bagi Pemkab Bogor untuk memperpanjang PSBB Pra AKB.

"Setelah mempertimbangkan hasil analisa epidemiologi, kasus penyebaran Covid-19 kita masih lumayan tinggi, sehingga kita akan putuskan untuk memperpanjang PSBB pra AKB menjadi perpanjang ke enam," katanya, seperti dilaporkan Ayobogor.com.

Pada perpanjangan PSBB Pra AKB ke enam ini, setidaknya ada dua fokus yang akan diperketat. Dua fokus tersebut yakni, tentang aturan kerumunan massa dalam jumlah besar dan penyeragaman jam operasional.

Pemkab Bogor akan meminta kepada Satgas Covid-19 Bodebek, agar kembali mempertegas penyeragaman jam operasional dan sektor yang diperbolehkan beroperasi. Hal ini penting, sebab saat satu sektor dilarang di suatu wilayah masyarakat secara otomatis akan mencari alternatif ke daerah lain yang membuka sektor tersebut.

"Misal di Kabupaten Bogor sektor wisata di buka, di daerah lain ditutup, maka secara otomatis masyarakat akan berdatangan ke Kabupaten Bogor. Nah makannya penyeragaman ini perlu dilakukan," katanya.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers